Gadget

Makin Diminati, HarmonyOS Terima 4 Juta Pengembang Aplikasi

Huawei belum lama ini disebut-sebut telah memiliki 134.000 aplikasi dengan lebih dari 4 juta pengembang untuk HarmonyOS.

Amelia Prisilia

Ilustrasi HarmonyOS. (YouTube/ Huawei Mobile)
Ilustrasi HarmonyOS. (YouTube/ Huawei Mobile)

Hitekno.com - Resmi lepas dari Android, Huawei kini semakin berjaya bersama HarmonyOS yang menjadi sistem operasi baru andalan keluarganya. Dalam laporan terbaru, HarmonyOS disebut-sebut menerima 4 juta pengembang aplikasi untuk sistem operasi tersebut.

Walaupun masih belum sempurna layaknya Android, HarmonyOS perlahan-lahan memiliki pasarnya sendiri dan lepas dari bayang-bayang sistem operasi sebelumnya.

Dilansir dari GSM Arena, Huawei belum lama ini disebut-sebut telah memiliki 134.000 aplikasi dengan lebih dari 4 juta pengembang yang telah mendaftar untuk tergabung menjadi bagian HarmonyOS.

Angka ini jelas saja fantastis dan menakjubkan untuk sistem operasi anyar sekelas HarmonyOS yang diketahui masih baru dalam pengembangannya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Huawei di tahun 2019 lalu harus berpisah dari Google dan Android usai perusahaan asal China ini masuk dalam daftar hitam perdagangan Amerika Serikat.

Produk Baru yang Didukung oleh HarmonyOS 2.(Huawei)
Produk Baru yang Didukung oleh HarmonyOS 2.(Huawei)

Terlepasnya dukungan Google dan Android ini dari Huawei membuat perusahaan HP tersebut tidak lagi dapat menggunakan sistem operasi ini untuk deretan perangkat anyarnya.

Karena terhambat dengan masalah ini, Huawei lalu perlahan-lahan mengembangkan alternatif dengan menghadirkan HarmonyOS sebagai sistem operasi anyarnya.

Uniknya, HarmonyOS tidak hanya dapat digunakan untuk perangkat HP, sistem operasi ini juga dapat digunakan untuk beberapa gadget lainnya seperti smart TV hingga peralatan rumah tangga yang serba canggih.

Prestasi Huawei bersama HarmonyOS yang telah menerima 4 juta pengembang aplikasi ini jelas saja memungkinkan kesempatan sistem operasi ini untuk nantinya dapat bersaing dengan sistem operasi lainnya sekelas Android sekalipun.

Berita Terkait