Gadget

Apa Beda 4G dan 5G, Cuma Kecepatan Saja?

Kecepatan internet bukan satu-satunya kelebihan jaringan 5G.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi jaringan 5G. (Pixabay)
Ilustrasi jaringan 5G. (Pixabay)

Hitekno.com - Jaringan 5G telah resmi masuk ke Indonesia, dan sudah bisa dirasakan oleh sejumlah pengguna di beberapa lokasi. Tapi apa beda 4G dan 5G, apakah hanya pada kecepatan saja?

Dengan hadirnya 5G, jaringan internet 4G secara perlahan bakal mulai tergusur. Bukan hanya soal kecepatan yang ditawarkan teknologi seluler generasi baru ini.

Jaringan 5G sendiri mulai dikenalkan di Indonesia pada Kamis (27/5/2021) lalu. Dan secara perlahan akan meluaskan jangkauan ke berbagai wilayah Indonesia.

Jaringan internet 5G diklaim memiliki kecepatan hingga 100 kali lipat dibandingkan 4G. Beda 4G dan 5G tak hanya dari kecepatan internetnya, tetapi juga dari beberapa aspek. Dengan teknologi jaringan 5G tentu menawarkan fitur yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Jaringan 5G memiliki spesifikasi yang jauh lebih unggul dibandingkan jaringan 4G.  Berikut ini beda 4G dan 5G dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.

1. Kecepatan Lebih Tinggi

Jaringan 5G merupakan generasi kelima yang memiliki kecepatan lebih tinggi dari generasi sebelumnya, yaitu 4G LTE. Kecepatan 5G setara WiFi.

Jaringan 5G mengandalkan teknologi transmisi baru seperti antenna array MIMO dan agregasi operator yang meningkatkan kecepatan melebihi 4G-LTE. Bahkan, jaringan 5G disebut memiliki kecepatan 100 kali lipat dibandingkan 4G.

Beda 4G dan 5G: Kecepatan hingga Ponsel yang Mensupport - Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).
Beda 4G dan 5G: Kecepatan hingga Ponsel yang Mensupport - Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).

2. 5G Belum Bisa Menjangkau Banyak Wilayah Seperti 4G

Jaringan 5G memerlukan investasi dan bandwidth yang lebih banyak pula. Oleh karenanya jangkauan jaringan 5G masih belum bisa diakses di berbagai wilayah layaknya jaringan 4G.

Internet 5G baru tersedia di enam lokasi Jabotabek, yaitu Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Widya Chandra, Bumi Serpong Damai, dan Alam Sutera. Pasalnya, jaringan 5G memerlukan bandwidth minimal 100 Mhz dan contiguous. Sementara hal itu belum bisa diterapkan di berbagai wilayah.

3. Jaringan 5G Belum Mensupport Banyak Ponsel

Teknologi 5G memiliki kemampuan bekerja di berbagai frekuensi atau Band, yaitu High Bands (24GHz-40 GHz), Mid Bands (1GHz-2,6GHz dan 3,5Ghz-6GHz), dan Low Bands (di bawah 1GHz). Namun tidak semua provider menggunakan band tersebut.

Telkomsel 5G misalnya, provider itu menggunakan band 40 (40GHz) yang bekerja di frekuensi 2300 MHz (Mid Bands). Oleh karenanya tidak semua HP dapat menggunakan layanan jaringan 5G Telkomsel.

4. 5G Lebih Efisien Dibandingkan 4G

Dengan kecepatan yang tinggi, jaringan internet 5G lebih efisien dibandingkan 4G. Hal ini lantaran waktu tempuh akses 5G lebih singkat daripada 4G. Kecepatan transfer data yang stabil dan lebih cepat akan menghemat waktu dan kuota internet.

5. Latensi

Latensi jaringan 5G akan lebih cepat dibandingkan dengan 4G. Latensi merupakan waktu mengirim SMS ke ponsel lain dan saat ponsel mendaftar, ponsel tersebut menerima pesan baru.

Berbeda dengan kecepatan, yang merupakan waktu ponsel mengunduh konten halaman web. Meskipun waktu mengirim dan terkirimnya pesan dengan jaringan 4G sudah terbilang rendah, jaringan 5G akan menjadikannya hampir nol. Hal ini penting karena dapat mendukung teknologi lain, seperti mobil tanpa pengemudi yang perlu mengirim sinyal tentang lingkungan mereka melalui internet ke komputer di cloud.

Itulah beda 4G dan 5G yang tidak hanya soal kecepatan jaringan internet saja. Dengan masuknya jaringan 5G di Indonesia, membuka banyak inovasi baru ke depannya. (Suara.com/ Lolita Valda Claudia).

Berita Terkait