Gadget

4 Alasan POCO M3 Mendominasi Segmen Entry-Level Indonesia

Keunggulan yang ditawarkan oleh POCO M3 masih menjadi daya tarik peminatnya.

Dinar Surya Oktarini

Poco M3. (Xiaomi Indonesia)
Poco M3. (Xiaomi Indonesia)

Hitekno.com - POCO Indonesia memperkenalkan POCO M3 sebagai smartphone yang memiliki performa ekstrim dengan harga memikat serta desain yang menjawab pengguna muda berjulukan “The New Entry-Level Killer”.

Hingga hari ini, keunggulan yang ditawarkan oleh POCO M3 masih menjadi penawaran yang sulit ditolak oleh mereka yang membutuhkan smartphone terbaik di kelasnya, inilah empat cara POCO M3 menghadapi kompetitornya.

Menggunakan prosesor mid-end di kelas entry level

POCO M3 yang diotaki oleh Qualcomm Snapdragon 662 adalah alasan pertama yang membuatnya sebagai pilihan terbaik. Chipset yang biasa ditemui pada smartphone kelas mid-range kini bisa dinikmati pada POCO M3 yang menawarkan kelebihan dalam hal efisiensi daya, menampilkan performa buas. Sementara smartphone lain hanya bisa berpuas dengan performa ala kadarnya, POCO M3 hadir dengan kecepatan hingga 2.0GHz serta penggunaan Adreno 610 GPU, dan teknologi 3rd Generation AI engine yang sangat membantu menghasilkan foto-foto keren.

POCO M3. (POCO)
POCO M3. (POCO)

 

Tersedia dengan dua varian RAM yakni 4GB serta varian 6GB yang khusus dihadirkan untuk pasar Indonesia, POCO M3 menerapkan teknologi LPDDR4X yang sangat membantu pengguna dalam menjalankan sejumlah aplikasi sekaligus. Ini jelas menjadi angin segar di tengah produk kompetitor yang masih menawarkan varian RAM 2GB atau 3GB.

Selain keunggulan pada RAM, sama juga untuk penyimpanan internal yang menggunakan teknologi UFS 2.2[1] dengan sinkronisasi menulis dan membaca data jauh lebih baik dari teknologi eMMC yang lazim dipakai smartphone kelas entry-level lainnya. Ini jelas menjadikan pengguna POCO M3 mendapatkan pengalaman smartphone kelas menengah dengan harga yang terbaik.

Menjadikan FHD+ standar resolusi untuk mendobrak smartphone entry level

Layar 6,53” FHD+ ditambah dengan dual stereo speakers menjadi alasan berikutnya mengapa POCO M3 cocok sebagai perangkat yang menemani hiburan penggunanya. Layar depan dengan bezel tipis menjadikan pengguna bisa menikmati konten dengan lega dan leluasa ditambah rasa tenang berkat perlindungan Corning  Gorilla Glass 3. Sementara itu, smartphone kelas entry-level kebanyakan harus puas dengan layar resolusi HD+ serta speaker tunggal.

POCO M3 juga hadir dengan dukungan sertifikasi Widevine L1 demi pengalaman menonton konten di Netflix jauh lebih nyaman karena bisa menikmati konten dengan resolusi tinggi. Tidak perlu khawatir dengan radiasi layar karena sertifikasi dari TÜV Rheinland memberikan jaminan bahwa mereka terlindung dari sinar biru yang merugikan mata. Kelebihan seperti ini biasanya tidak tersedia pada smartphone entry-level pada umumnya.

Menggunakan perpaduan baterai besar dengan teknologi terbaru

POCO M3. (POCO)
POCO M3. (POCO)

 

Menggunakan smartphone sepanjang hari bukanlah masalah bagi POCO M3 berkat baterai 6.000 mAh yang memberikan daya pakai hingga 2,5 hari dengan penggunaan wajar. Dari kondisi penuh terisi, pengguna bisa menikmati hiburan hingga ratusan jam mulai dari mendengarkan musik, menikmati layanan streaming video, atau merekam video sendiri.

Dukungan untuk pengisian daya cepat 18W melalui USB Type-C mempersingkat waktu tunggu sehingga pengguna POCO M3 memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkarya menjadikan POCO M3 berbeda dengan kompetitor yang bisa menghadirkan baterai besar tapi tidak diimbangin dengan pengisian daya cepat. Hadir dengan charger 22,5W di dalam kemasan, pengguna tidak perlu lagi khawatir lagi untuk mengisi daya.

Meningkatkan standar kualitas kamera smartphone entry level

Alasan keempat untuk memilih POCO M3 adalah kamera utama 48MP yang memperlihatkan warna yang menonjol serta kontras tinggi dan mampu menaklukkan kondisi gelap, untuk mengatasi kendala pengambilan gambar di malam hari. Ditemani sepasang lensa makro 2MP serta depth sensor 2MP, POCO M3 hadir untuk memberikan kebebasan bagi penggunanya dalam menangkap momen dalam segala kondisi.

Kamera POCO M3 juga mendukung pembuatan video timelapse tanpa membutuhkan perangkat atau aplikasi khusus, semua bisa diakses dari aplikasi kameranya. Begitu pula fitur Movie Frame membuat video yang diambil terasa sinematik dengan mengganti tampilannya.

POCO M3 memiliki empat alasan kuat bagi siapapun yang membutuhkan smartphone dari kelas entry-level yang tidak sekadar menawarkan harga memikat, tapi juga performa buas dan bisa diandalkan penggunanya. Tidaklah mengherankan, POCO M3 mendobrak standar segmen entry-level di Indonesia dengan kelebihan tersebut.

Berita Terkait