Gadget

Mengalami Peningkatan, Apple dan Huawei Pimpin Pasar Smartwatch Global

Apple mempertahankan posisi teratas dengan pangsa pasar 28 persen.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi Apple Watch. (Pixabay/fancycrave1)
Ilustrasi Apple Watch. (Pixabay/fancycrave1)

Hitekno.com - Dibandingkan dengan kuartal sama di tahun 2019, pasar smartwatch global meningkat sebanyak 6 persen di kuartal ketiga 2020. Firma riset dari Counterpoint Research baru saja mempublikasikan data pasar smartwach global pada Rabu (11/10/2020) lalu.

Menurut Global Smartwatch Model Tracker dari Counterpoint Research, Apple mempertahankan posisi teratas dengan pangsa pasar 28 persen.

Perusahaan besutan Steve Jobs itu mengalami kenaikan sebesar 2 persen selama periode yang sama dari 2019 lalu.

Selama kuartal ketiga 2020, Apple Watch SE yang dibanderol kurang dari 300 dolar atau Rp 4,2 juta menyumbangkan banyak penjualan. Huawei juga berhasil mempertahankan posisi kedua dengan pangsa pasar 15 persen.

Raksasa teknologi asal China tersebut memiliki kinerja baik selama kuartal ketiga 2020 berkat model smartwatch baru, khususnya untuk anak-anak.

Apple Watch SE. (Apple)
Apple Watch SE. (Apple)

 

Dikutip dari ET Telecom, dengan suksesnya peluncuran Galaxy Watch 3, Samsung menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar 10 persen.

"Dalam hal penjualan, posisi Apple lebih kuat (dibanding merek lain). Pada kuartal ketiga, mereka berhasil mencapai 2,3 miliar dolar AS atau Rp 32,5 triliun. Itu hampir setengah dari pengiriman smartwatch global dan naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata analis senior Counterpoint Research, Sujeong Lim pada keterangan resminya.

Counterpoint ikut menyoroti bahwa pangsa pasar smartwatch segmen anak-anak di China telah melebihi 70 persen pada masa lalu.

Pasar smartwatch global pada kuartal ketiga 2020. (Counterpoint)
Pasar smartwatch global pada kuartal ketiga 2020. (Counterpoint)

 

Namun kini, secara perlahan, pasar smartwatch China mulai menyasar kategori "normal".

Counterpoint memperkirakan bahwa pasar smartwatch akan semakin menggeliat setelah pandemi COVID-19 berakhir.

"Di India, merek lokal Noise berkembang pesat sementara Realme, merek China yang akrab bagi konsumen India, telah meluncurkan smartwatch anyar pada kuartal ketiga Pasar smartwatch di negara tersebut tampaknya telah mencapai periode pertumbuhan pertama, berkat ekspansi merek yang aktif. Pasar diperkirakan akan tumbuh dengan sungguh-sungguh mulai akhir tahun depan setelah pulih dari COVID-19," kata Sujeong Lim menambahkan.

Pada posisi lima besar, BBK dan Fitbit berhasil memperoleh pangsa pasar smarwatch global masing-masing sebesar 7 persen dan 6 persen.

Berita Terkait