Gadget

Mau Balikan, Google Minta Kerja Sama Lagi dengan Huawei

Sameer Samat selaku VP Android dan Google Play, menjelaskan bahwa perusahaannya telah mengajukan izin ke pemerintah Amerika Serikat mengenai hal ini.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Logo Google. (Instagram/google)
Logo Google. (Instagram/google)

Hitekno.com - Bulan Mei 2019 lalu, vendor smartphone asal China, Huawei mendapatkan banned dari pemeritah Amerika Serikat (AS). Perusahaan asal AS, termasuk Google dilarang berhubungan dengan Huawei.

Usai beberapa waktu berlalu, kini Google ingin kembali dan meminta kerja sama lagi dengan Huawei.

Hal ini disampaikan oleh VP Android dan Google Play, Sameer Samat, Google ingin bisa kembali menjalin kerja sama dengan Huawei. Keinginan ini disampaikan agar beberapa aplikasi Google bisa lagi tersedia di Huawei.

Mengutip Tech Radar, Sameer Samat selaku VP Android dan Google Play, menjelaskan bahwa perusahaannya telah mengajukan izin ke pemerintah Amerika Serikat untuk dapat kembali melanjutkan hubungan bisnis dengan Huawei.

Sayangnya, pemerintah Amerika Serikat masih belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai apakah izin akan diberikan atau disetujui atau tidak.

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

 

Walaupun perizinan kerja sama antara Google dan Huawei masih belum dikeluarkan pihak pemerintah Amerika Serikat. Diprediksi kuat bahwa ke depannya, hal ini mungkin saja terjadi.

Mengingat, beberapa waktu lalu, salah satu perusahaan Amerika Serikat yang mendapat lampu hijau dan bisa kembali bekerja sama dengan Huawei adalah Microsoft.

Usai mendapat perizinan, kini produk-produk Microsoft seperti Windows dan lain-lain sudah dapat diakses di perangakt Huawei.

Jika nantinya Google kembali bekerja sama dengan Huawei, dapat dipastikan jika perangkat dari vendor smartphone asal China ini nantinya dapat kembali mengakses deretan produk dan aplikasi Google.

Ilustrasi kantor Google. (unsplash/@pawel_czerwinski)
Ilustrasi kantor Google. (unsplash/@pawel_czerwinski)

 

Masih belum pasti, saat pertama kali berpisah dari Google, Huawei diketahui telah mandiri dengan merilis sistem operasinya sendiri yaitu HongMeng.

Tidak diketahui dengan pasti apakah Huawei akan meninggalkan HongMeng dan kembali menjalin hubungan dengan Google atau tidak.

Namun, disampaikan Sameer Samat, keinginan menjalin kerja sama antara Google dan Huawei ini akan terus berlaku hingga mendapat izin resmi dari pemerintah Amerika Serikat.

Berita Terkait