Gadget

Konflik Lagi, Amerika Tuduh Huawei Curi Data Rahasia Perusahaan

Dalam dakwaan terbarunya, jaksa memberikan tuduhan baru mengenai keterlibatan Huawei pada negara yang dijatuhi sanksi.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Belum usai konflik antara Huawei dan Amerika. Terbaru, negara adidaya ini menuduh Huawei telah curi data rahasia perusahaan lokal. Hal ini jelas saja memicu konflik baru di antara keduanya.

Adalah seorang jaksa Amerika yang menyampaikan tuduhan bahwa Huawei telah mencuri data rahasia perusahaan untuk membantu Iran melacak para pengunjuk rasa.

Mengutip NY Times, hal ini disampaikan dalam sidang dakwaan untuk Huawei. Sebelumnya, beberapa dakwaan telah disampaikan. Dakwaan mengenai curi data rahasia perusahaan ini adalah yang terbaru.

Dalam dakwaan terbarunya, jaksa memberikan tuduhan baru mengenai keterlibatan Huawei pada negara yang dijatuhi sanksi.

Beberapa tuduhan yang disampaikan, Huawei disebut memasang peralatan mata-mata di Iran yang digunakan untuk memonitor, mengidentifikasi, dan menahan para pengunjuk rasa saat demo anti pemerintah tahun 2009 lalu di Tehran.

Presiden AS, Donald Trump. (Instagram/ @realdonaldtrump)
Presiden AS, Donald Trump. (Instagram/realdonaldtrump)

 

Sebelumnya, dalam putusan tahun 2019 lalu di pengadilan federal Brooklyn, Huawei dituduh telah berkonspirasi mencuri rahasia bisnis enam perusahaan teknologi Amerika.

Hal ini jelas saja melanggar pasal persengkokolan yang biasanya dikenakan dalam melawan kejahatan terorganisir.

Tidak diketahui dengan pasti mengenai kebenaran dakwaan ini, mengingat peradilan sedang terus berlanjut dengan berbagai dakwaan baru yang muncul.

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

 

Konflik di antara Huawei dan Amerika memang sudah terkuak sejak akhir 2019 lalu. Saat itu, Huawei masuk ke dalam daftar hitam perdagangan Amerika.

Perusahaan-perusahaan asal Amerika yang bekerja sama dengan Huawei lantas memutuskan hubungan kerja samanya, termasuk Google.

Tidak diketahui sampai kapan Huawei dan Amerika akan terus terlibat dalam konflik. Apalagi babak baru dari tuduhan Huawei curi data rahasia perusahaan baru saja terungkap dan dalam penyelidikan.

Berita Terkait