Tak Peduli Tekanan AS, Huawei Kebanjiran Kontrak Jaringan 5G

Lebih dari 50 negara percaya jaringan 5G Huawei, 28 di antaranya dari Eropa.

Agung Pratnyawan
Senin, 22 Juli 2019 | 12:30 WIB
Ilustrasi tower jaringan seluler. (Pixabay)

Ilustrasi tower jaringan seluler. (Pixabay)

Hitekno.com - Drama pemerintah Amerika Serikat (AS) - Huawei memang sempat melemahkan perusahaan asal China ini. Namun Huawei malah kebanjiran permintaan jaringan 5G.

Beberapa operator seluler dari berbagai negara ternyata masih percaya pada Huawei sebagai penyedia perangkat dan infrastruktur jaringan 5G.

Pemerintah AS sendiri sempat memberikan tekanan kepada negara-negara lain untuk menghindari Huawei dalam jaringan 5G dengan alasan keamanan.

Baca Juga: Bukan Apple, Malah Samsung dan Xiaomi yang Diuntungkan Drama Huawei - AS

Negara-negara seperti Australia, Selandia Baru, dan Jepang pun sepakat untuk ikutan pemerintah AS dalam membanned produk jaringan dari Huawei.

Namun negara-negara lain nampak tak menghiraukan seruan pemerintah AS untuk menghindari produk jaringan dari perusahaan asal China tersebut.

Mengutip dari Gizmochina, Huawei malah kebanjiran kontrak untuk infrastruktur dan jaringan 5G. Tidak hanya satu, bahkan lebih dari 50 negara telah sepakat.

Baca Juga: Kalahkan Korea Selatan, AS Jadi yang Terkencang dalam Jaringan 5G

28 dari 50 negara tersebut berasal dari Eropa, yang tidak lain juga aliansi dekat AS. Mereka tetap memilih Huawei sebagai partner dalam jaringan 5G.

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

Bahkan di Juli 2019 ini, Monako telah mengoperasikan jaringan 5G dengan Huawei sebagai suplier infrastruktur dan teknologi.

Sedangkan di Inggris, penyediaan jaringan 5G Huawei masih menjadi perdebatan. Bahkan sampai parlemen Inggris membahasnya secara serius.

Baca Juga: Bos Huawei: Teknologi 5G Kami Lebih Mahal dari Nokia dan Ericsson, Tapi..

Sebelumnya, berkat pertemuan antara Presiden China dan Rusia, perusahaan ini mendapatkan kontrak kerja membangun infrastruktur di negara tersebut.

Karena hubungan yang dekat dengan China, Rusia nampak tidak bermasalah dengan jaringan 5G yang ditawarkan oleh Huawei. Begitu juga dengan sejumlah negara lainnya.

Bahkan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia nampak menghiraukan imbauan pemerintah AS pada masalah keamanan jaringan 5G milik Huawei.

Baca Juga: Ini Alasan Negara Asia Memilih Abaikan Seruan AS untuk Boikot Huawei

Berita Terkait
TERKINI

Apa yang bisa dilakukan Samsung Galaxy A35 5G untuk Food Photography?...

gadget | 10:46 WIB

Colorful EVOL G Series, laptop gaming terbaru dengan prosesor Intel Core Generasi ke-13 dan grafis NVIDIA RTX 4060....

gadget | 09:56 WIB

Pada awal tahun ini, Xiaomi Indonesia meluncurkanbrand campaign#AlwaysReadyyang merupakan sebuah seruan dan ajakan bagi ...

gadget | 09:45 WIB

MediaTek Dimensity 6300 hadir untuk HP 5G terbaru....

gadget | 15:52 WIB

ROG Tessen memiliki desain travel-friendly yang mudah dilipat, cek seperti apa bentuknya?...

gadget | 10:11 WIB

Pilih tipe HP POCO yang sesuai dengan karakter kamu....

gadget | 09:07 WIB

Cek berapa harga Vivo V30e secara resmi?...

gadget | 10:13 WIB

SanDisk Desk Drive, desktop SSD terbaru dari Western Digital....

gadget | 10:24 WIB

Cek apa saja peningkatan yang ditawarkan MediaTekDimensity 9300+....

gadget | 18:11 WIB

Samsung Galaxy A55 5G dibekali Secure Folder untuk mengamankan data....

gadget | 09:56 WIB

Langsung, dua monitor baru dihadirkan Xiaomi Indonesia....

gadget | 08:39 WIB

Apa saja yang ditawarkan ole Vivo V30e ini....

gadget | 11:07 WIB

Cek apa yang ditawarkan tablet Xiaomi Pad 6S Pro 12.4....

gadget | 10:55 WIB

Hollyland Pyro H dihadirkan sebagaisolusi HDMI yang dirancang khusus untuk transmisi video hingga 4K/30fps....

gadget | 14:12 WIB

Cek seperti apa Xiaomi Pad 6S Pro ini....

gadget | 14:05 WIB

Cek seperti apa Coros Vertix 2S ini....

gadget | 17:13 WIB

Galaxy AI akhirnya mendukung Bahasa Indonesia untuk Samsung Galaxy S24 Series....

gadget | 10:01 WIB

Untuk menggunakan Layanan Perbaikan Antar Jemput, Vivo menyiapkan saluran khusus yang bisa dihubungi....

gadget | 14:10 WIB
Tampilkan lebih banyak