Gadget

GrabGerak Meluncur di Yogyakarta, Penyandang Disabilitas Terbantu

Penyandang disabilitas makin terbantu dengan transportasi ini.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Driver GrabGerak sebelum menjemput calon pelanggan yang menyandang disabilitas. (Grab)
Driver GrabGerak sebelum menjemput calon pelanggan yang menyandang disabilitas. (Grab)

Hitekno.com - GrabGerak resmi meluncur di Yogyakarta untuk melengkapi layanan Grab yang sudah ada lainnya. Sebelumnya, GrabGerak sudah dikenalkan di Jakarta dan mendapatkan respon positif terutama dari penyandang disabilitas.

Hari ini (11 Oktober 2018), Grab meluncurkan layanan GrabGerak di Yogyakarta guna mewujudkan kota Yogyakarta yang inklusif dan ramah bagi semua orang.

Dalam data yang dimiliki oleh Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat 29.350 penyandang disabilitas yang tersebar di beberapa daerah di Yogyakarta.

Grab memperhatikan isu yang dihadapi para penyandang disabilitas terutama terkait dengan keterbatasan mobilitas harian yang dialami mereka.

Grab dengan Difabike saat sesi tanya jawab. (Grab)
Grab dengan Difabike saat sesi tanya jawab. (Grab)

 

Area khusus penyandang disabilitas seringkali disalahgunakan oleh para pengemudi transportasi.

Tak hanya itu, trotoar seringkali dipenuhi oleh pedagang kaki lima sehingga membuat penyandang disabilitas mengalami keterbatasan dalam hal mobilitas.

Pendiri Grab sebelumnya memiliki filosofi bahwa aksesibilitas merupakan milik semua orang. Oleh karena itu, dengan diluncurkannya GrabGerak di Yogyakarta, penyandang disabilitas dapat terbantu berkat aplikasi yang ada di dalamnya.

Aksesibilitas merupakan hak semua orang, termasuk para penyandang disabilitas. GrabGerak akan menjadi layanan baru yang tengah diuji coba di kota Yogyakarta.

Ia akan melengkapi layanan Grab yang telah tersedia saat ini termasuk GrabCar, GrabBike, GrabCar Plus, Grabcar 6 Seater, Grabfood, dan GrabExpress.

Donasi Motor roda 3 kepada Difabike. (Hitekno)
Donasi Motor roda 3 kepada Difabike. (Hitekno/Rezza Dwi Rachmanta)

 

GrabGerak di Yogyakarta telah memiliki 100 mitra pengemudi yang sudah melalui proses pelatihan khusus. Hal itu akan sangat membantu bagi konsumen yang menyandang disabilitas.

Pengguna GrabGerak yang mengalami keterbatasan gerak dapat dibantu oleh para driver yang telah memiliki sertifikasi khusus. Nantinya, mobil yang digunakan akan dilengkapi dengan stiker GrabGerak yang menandakan bahwa driver sudah tersertifikasi.

Driver sudah mengikuti proses pelatihan khusus seputar kesetaraan dan layanan bagi penyandang disabilitas termasuk pengetahuan mengenai keamanan mendasar yang diberikan oleh Advokasi Disabilitas Inklusi.

Foto bersama Grab dengan Difa Bike serta perwakilan dari UIN. (Grab)
Foto bersama Grab dengan Difa Bike serta perwakilan dari UIN. (Grab)

 

''Yogyakarta menjadi kota kedua yang memiliki layanan GrabGerak. Layanan ini merupakan upaya untuk mendukung para penyandang disabilitas dalam meraih aspirasi dan tujuan hidup mereka. Ini merupakan perpanjangan DNA brand kami sebagai penghubung untuk melayani keragaman demografi pelanggan kami dengan lebih baik,'' kata Mediko Azwar, Direktur Marketing Grab Indonesia dalam keterangan resminya.

Universitas Islam Yogyakarta (UIN) selaku salah satu Universitas pertama yang menyediakan fasilitas penyandang disabilitas menyambut baik peluncuran GrabGerak ini.

Mahasiswa yang mengalami disabilitas akan sangat terbantu dengan adanya salah satu layanan Grab ini. Mereka dapat belajar dan meraih cita-cita apabila didukung dengan layanan transportasi yang didesain khusus.

''Kami menyambut gembira hadirnya layanan GrabGerak ini karena salah satu hambatan terbesar disabilitas adalah mobilitas. Semoga apa yang dilakukan Grab dapat mendorong kota Yogyakarta yang lebih inklusif dan ramah kepada difabel,'' kata Dr Arif Maftuhin, M.A., Ketua Pusat Layanan Difabel UIN Yogyakarta.

Donasi Motor roda 3 kepada Difabike. (Hitekno)
Donasi Motor roda 3 kepada Difabike. (Hitekno/Rezza Dwi Rachmanta)

 

Grab pada bulan Juni 2018 juga sudah memberikan donasi 10 unit sepeda motor 3 roda kepada Difa Bike, layanan khusus trasnportasi khusus disabilitas di Yogyakarta.

Donasi tersebut sebelumnya digalang melalui media sosial, penukaran poin GrabRewards, dan situs KitaBisa.com.

Rencananya, Difa Bike dan GrabGerak akan berdampingan melayani transportasi khusus disabilitasi di Yogyakarta. Mereka akan tetap berjalan dengan masing-masing platform dan aplikasinya.

Namun Difa Bike nanti juga akan memberikan masukan terkait permasalahan atau kendala yang sering dialami di lapangan.

GrabGerak resmi meluncur di Yogyakarta dan diharapkan layanan ini juga akan berkembang di kota lain sehingga penyandang disabilitas yang akan terbantu semakin banyak.

Berita Terkait