Gadget

Tak Lagi Gunakan Proyektor Mercator, Peta Google Maps Berubah

Nih bentuk tampilan baru Google Maps, jangan bingung ya guys.

Dinar Surya Oktarini

Update Google Maps. (Unsplash/Slava Bowman)
Update Google Maps. (Unsplash/Slava Bowman)

Hitekno.com - Google Maps baru-baru ini mengupdate tampilan bumi yang tak lagi datar.

Bagi kalian yang masih percaya dengan teori bumi datar, kalian harus lihat update terbaru dari Google Maps yang saat ini memperlihatkan peta berbentuk bulat.

Sebelumnya, Google Maps menggunakan peta datar yang seolah-olah membenarkan teori tersebut.

Namun, kali ini tidak lagi karena Google Maps mengenalkan update terbaru Google Maps peta dunia menyerupai bentuk globe.

Update Google Maps kali ini menggunakan mode globe 3D yang semakin meyakinkan ketika kamu ingin melihat bumi lebih akurat.

Update Google Maps. (vishwacommunications.com)
Update Google Maps. (vishwacommunications.com)

Namun, update Google Maps ini masih tersedia di dekstop atau laptop kamu. Google Maps terbaru ini belum tersedia dalam versi mobile.

Kalau sudah bisa digunakan dalam versi mobile, tentunya akan sangat membantu pengguna.

Selama ini Google Maps menggunakan proyektor Mercator untuk mencetak peta, karena dengan proyektor ini mudah untuk dicetak dalam bentuk peta dan sebagian besar sudah distandarisasi.

Namun dengan proyektor ini, hasilnya akan menunjukkan penampakan bentuk distorsi bumi yang datar.

Dengan proyektor ini, objek yang ada di sekitar garis khatulistiwa akan memiliki skala relatif yang sama.

Sedangkan, objek yang lebih dekat dengan kutub akan terlihat besar dari aslinya.

Seperti ukuran Greenland yang menjadi lebih besar dari Afrika, keadaaan itu menjadi terbalik karena harusnya wilayah Afrika 14 kali lebih besar dari Greenland.

Namun pada Google Maps dalam mode globe 3D ini, kamu nggak akan menemukan Greenland sebesar Afrika lagi.

Update Google Maps. (Endgadget)
Update Google Maps. (Endgadget)

Kalau dulu Greenland memiliki bentuk yang besar karena ditampilkan secara mendatar.

Sedangkan sekarang, dengan mode 3D yang memutar kamu akan melihat perbedaanya lho guys.

Sekarang kamu coba deh jelajahi Google Maps versi terbaru, eits jangan bingung ya.

Berita Terkait