Sains

Komodo Gigi Pemandu Wisata, Turis Diminta Lebih Hati-hati

Pemandu wisata ini tengah menjalani pemulihat setelah kejadian.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi komodo. (Pixabay/ Jonny Belvedere)
Ilustrasi komodo. (Pixabay/ Jonny Belvedere)

Hitekno.com - Anton, seorang naturalist guide atau pemandu wisata alam dilaporkan telah digigit Komodo hingga dilarikan ke rumah sakit.

Diwartakan Suara.com, pemandu wisata ini bertugas  di Resort Loh Buaya, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur bernama.

Anton kini tengah menjalani masa pemulihan pasca digigit komodo pada 28 September 2021.

"Tanggal 4 Oktober lalu Anton sudah dibawa ke Rumah Sakit Siloam untuk pemeriksaan luka dan mengganti perban. Tidak ada keluhan darinya," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Lukita Awang ketika dihubungi di Labuan Bajo, Rabu (7/10/2021).

Sementara itu dalam keterangan tertulis yang dimuat Suara.com disebutkan bahwa Anton digigit komodo saat melaksanakan pengamanan pada area sarana prasarana wisata alam Resort Loh Buaya pada pukul 16.50 WITA.

Ia terjatuh saat menjaga dan menjauhkan komodo agar tidak dekat dengan para tenaga kerja di sana.

Pemandu wisata alam Anton mendapatkan gigitan komodo di area pangkal paha. Dia berusaha melepas gigitan komodo dengan tangan kiri yang menyebabkan adanya luka sayatan.

Seekor Komodo sedang beristirahat. (Suara.com/Lilis Varwati)
Seekor Komodo sedang beristirahat. (Suara.com/Lilis Varwati)

Kemudian, ia dibantu oleh para jagawana dan pemandu wisata alam lainnya sehingga komodo melepas gigitan pada pukul 16.55 WITA.

Selanjutnya, Anton pun mendapatkan pertolongan pertama gawat darurat sembari menanti jemputan tiba di Loh Buaya.

Kapal cepat BTNK tiba pukul 17.30 WITA dan membawa Anton kembali ke Labuan Bajo untuk dilarikan ke RSt Siloam dan saat ini Anton menjalani perawatan intensif dan dalam proses pemulihan.

Atas kejadian tersebut, ia mengimbau wisatawan untuk lebih berhati-hati dan bersikap bijak dalam bertindak di dalam kawasan Taman Nasional Komodo.

"Hal itu harus dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," demikian Lukita Awang.

Setelah kejadian pemandu wisata digigit komodo ini, para wisatawan untuk lebih berhati-hati dalam bertindak di kawasan Taman Nasional Komodo. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait