Dulu Gembar-gembor Bela Pemerintah, Deddy Corbuzier Malah Update Begini di Tengah Kondisi Genting

Publik kritik sikap Deddy Corbuzier soal kondisi Indonesia saat ini.

Lintang Siltya Utami

Posted: Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:48 WIB
Deddy Corbuzier. (Instagram/ mastercorbuzier)

Deddy Corbuzier. (Instagram/ mastercorbuzier)

Hitekno.com - Aksi demo rakyat besar-besaran di depan gedung DPR RI memunculkan tragedi memilukan, seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan meninggal setelah terlindas mobil rantis Brimob. Peristiwa ini mengguncang publik dan membuat banyak orang menunggu suara dari figur publik, salah satunya Deddy Corbuzier.

Sosok Deddy yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik di pemerintah sekaligus dikenal sebagai podcaster dan influencer besar dianggap punya tanggung jawab moral untuk bersuara.

Pasalnya, sebelum masuk ke lingkaran pemerintahan, ia sering lantang mengkritik sekaligus membela rakyat lewat platform digitalnya. Namun, di tengah kondisi genting kali ini, warganet menilai sikapnya tak segencar dulu.

Banjir komentar pun muncul di akun Instagram Deddy.

“Woi speak up dong! Dulu anda suka membela kami-kami karena punya platform dan berani bersuara untuk rakyat. Sekarang anda kemana? Diam! Mana smart people-nya!” komen @andh********.

Desakan publik semakin kuat setelah tragedi Affan Kurniawan memicu gelombang kritik terhadap aparat dan pemerintah. Banyak yang merasa, sebagai figur publik yang kini punya jabatan di kabinet Prabowo, Deddy seharusnya menyampaikan posisi yang jelas.

Apalagi, ia sebelumnya dikenal sering ikut menyuarakan dukungan pada program pemerintah, salah satunya ketika program makan bergizi gratis (MBG) yang menuai kontroversi. Kala itu, Deddy Corbuzier terlihat membela program tersebut habis-habisan, bahkan menggunakan kata-kata tak kasar ketika mengkritik seorang bocah SD yang mengeluh soal rasa makanan MBG.

Namun, yang kemudian dilakukan Deddy justru berbeda dari ekspektasi publik. Ia mengunggah pernyataan resmi bahwa PodHub, salah satu program podcast di kanal YouTubenya, tidak akan tayang. Alasan yang ia tulis adalah bentuk duka dan empati atas tragedi yang menimpa bangsa.

“PodHub tidak tayang hari ini. Program ini kami ciptakan untuk memberi tawa dan sukacita. Namun kali ini kami izin hening sejenak saat negara sedang berduka. Love and Peace to All,” tulis Deddy dalam unggahannya di Instagram.

Akan tetapi, meski menunjukkan empati, ia sama sekali tidak menyinggung soal aksi demo rakyat maupun memberikan pandangan tegas sebagai bagian dari pemerintahan. Hal inilah yang membuat sebagian netizen tetap melancarkan kritik keras.

Baca Juga: Xiaomi Siap Meluncurkan Pad 8 dan Pad 8 Pro dengan Snapdragon 8 Elite 2

“Empati bagus, tapi kok diam aja soal DPR dan pemerintah? Bukannya dulu paling galak kalau ada isu?” sindir @yoga**********

"Bang Deddy coba sekalian senggol Ahmad Sahroni dong, dia yang bikin rakyat makin panas,” imbuh @ratna********

"Kata maaf tak sepadan dengan nyawa,” sahut @sri********

"Power lu gunain kek om, lu deket sama presiden sama menteri sama DPR, please lah suruh pada tanggung jawab," sambung @ini******

"Giliran masalah gini diam, eh lupa berada di lingkungan pemerintahan," timpal @aji*******

"Kalau nggak bisa bela rakyat, mending keluar dari pemerintahan aja bang. Kami kangen smart people yang dulu,” harap @suka*********

Kontributor: Ellyca Susetyo
Berita Terkait Berita Terkini

Warganet mencari harta termahal yang ada di rumah Sahroni....

internet | 10:25 WIB

Beberapa pihak yang menunjukkan kepedulian dan empati atas meninggalnya Affan Kurniawan, ternyata justru menjadi sasaran...

internet | 20:09 WIB

Jumat Berkah! Perburuan link DANA Kaget 30 Agustus 2025 dimulai. Dapatkan saldo DANA gratis dengan panduan strategi terc...

internet | 17:42 WIB

Link DANA kaget hari ini bisa dipergunakan untuk mendapatkan saldo DANA gratis yang bisa dipergunkan untuk libur akhir p...

internet | 17:18 WIB

Viral di media sosial, foto sejumlah oknum polisi santap hidangan mewah senilai Rp11 juta picu amarah publik. Perilaku i...

internet | 16:53 WIB