Finansial Twitter Terpukul, Elon Musk: Mereka Mencoba Menghancurkan Kebebasan Berbicara

Elon menuding para aktivis yang punya "agenda" berusaha mendesak para pengiklan agar hengkang dari Twitter.

Cesar Uji Tawakal
Rabu, 09 November 2022 | 11:58 WIB
Logo Twitter. (Twitter)

Logo Twitter. (Twitter)

Hitekno.com - Elon Musk mengakui bahwa media sosial Twitter menerima pukulan finansial besar dari pengiklan yang hilang dan menuduh "kelompok aktivis" "mencoba menghancurkan kebebasan berbicara."

"Twitter mengalami penurunan pendapatan yang sangat besar, karena kelompok aktivis menekan pengiklan, meskipun tidak ada yang berubah dengan moderasi konten dan kami melakukan semua yang kami bisa untuk menenangkan para aktivis," cuit Musk seperti dilansir dari NY Post.

"Sangat kacau! Mereka mencoba menghancurkan kebebasan berbicara di Amerika," tambah Musk.

Baca Juga: Spesifikasi Infinix Zero 5G 2023 Terungkap, Bawa Dimensity 1080 dan Kamera 50 MP

Musk tidak merinci apakah dia memandang kelompok aktivis tertentu bertanggung jawab atas penurunan pendapatan yang tiba-tiba.

Tetapi pemilik Twitter baru telah menghadapi segunung kritik dalam beberapa hari terakhir dari kelompok dan aktivis yang khawatir penekanannya pada kebebasan berbicara akan memberanikan suara ekstremis di platform.

Awal pekan ini, sekelompok lebih dari 40 kelompok hak-hak sipil dan aktivis mendesak 20 pengiklan teratas Twitter untuk menahan dolar iklan mereka kecuali Musk setuju untuk menegakkan standar moderasi konten dan menindak ujaran kebencian.

Baca Juga: TiMi Kembali Berulah, Game Keren Monster Hunter Siap Dibikin Versi Mobile

Penandatangan surat terbuka itu termasuk Media Matters, GLAAD dan NAACP, di antara lusinan lainnya.

Musk dan penasihat utamanya telah berebut untuk meyakinkan pengiklan. Dalam sebuah surat terbuka kepada mitra iklan Twitter pekan lalu, Musk mengatakan dia tidak akan membiarkan platform menjadi "pemandangan neraka" dan mengakui komitmennya terhadap keamanan merek di situs tersebut.

Elon Musk datang ke kantor Twitter bawa wastafel. (Twitter/ elonmusk)
Elon Musk datang ke kantor Twitter bawa wastafel. (Twitter/ elonmusk)

Musk juga mengambil langkah-langkah untuk mendiversifikasi aliran pendapatan Twitter karena pengiklan menolak.

Baca Juga: Bocoran Realme 10 5G Mencuat, Chipset Dimensity Jadi Sorotan

Perusahaan sedang dalam proses meluncurkan model berlangganan berbayar "Twitter Blue" yang dirubah yang akan menagih pengguna 8 dolar AS per bulan untuk verifikasi akun dan fasilitas lainnya.

Miliarder itu menguraikan upaya itu sambil menanggapi kritik dari penulis terkenal Stephen King, yang telah mengecam rencana perusahaan untuk mengenakan biaya atas lencana "cek biru".

"Kita harus membayar tagihan entah bagaimana! Twitter tidak dapat sepenuhnya bergantung pada pengiklan," kata Musk saat itu.

Twitter juga bertujuan untuk memangkas biaya melalui putaran PHK besar-besaran. Pemotongan dimulai pada hari Jumat, dengan sekitar setengah dari tenaga kerja perusahaan dikatakan terpengaruh.

Berita Terkait
TERKINI

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak,...

internet | 10:36 WIB

Dell APEX Cloud Platform for Red Hat OpenShift ini merupakan hasil kerja sama Dell dan Red Hat....

internet | 10:34 WIB

Garmin Run ini akan berlangsung pada 29 September 2024 mendatang di ICE BSD, Tangerang....

internet | 10:25 WIB

Jaringan internet yang ditawarkan HSPnet berkapasitas tinggi hingga 6 Tb/s....

internet | 10:48 WIB

Intel juga mengumumkan jajaran sistem-sistem AI baru yang skalabel dan terbuka, produk-produk generasi berikutnya dan ko...

internet | 18:50 WIB

Seluruh transaksi di acara JakCloth Ramadan 2024 akan menggunakan QRIS dan transfer bank melalui BI FAST....

internet | 14:12 WIB

PointStar menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi...

internet | 17:09 WIB

Grab menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPP...

internet | 17:15 WIB

Seminar di UI memfokuskan pada perkembangan terkini dalam ilmu data, komputasi super, AI generatif, dan etika AI....

internet | 21:26 WIB

Dalam acara ini, peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan....

internet | 16:31 WIB

Aplikasi Merchant BCA ini didesain sebagai solusi untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala....

internet | 09:36 WIB

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB
Tampilkan lebih banyak