Bobol Keamanan Instagram, Orang Ini Malah Dapat Hadiah Tembus 600 Jutaan Rupiah

Orang ini dapat hadiah usai temukan celah keamanan di Instagram.

Cesar Uji Tawakal

Posted: Rabu, 21 September 2022 | 15:30 WIB
Ilustrasi Instagram. (Unsplash/ NeONBRAND)

Ilustrasi Instagram. (Unsplash/ NeONBRAND)

Hitekno.com - Seorang anak laki-laki dari Jaipur, India bernama Neeraj Sharma telah menerima hadiah dari Meta milik Zuckerberg karena melaporkan bug kritis di Instagram.

Dilansir dari Mysmartprice, Sharma melaporkan kepada Meta tentang bug kritis di Instagram Reels yang memungkinkan siapa saja untuk mengubah thumbnail (gambar sampul) video yang sudah diunggah, yang mana bisa merugikan si pengunggah asli.

Hal ini bisa mengakibatkan crores akun diretas. Sharma melaporkan hal ini kepada Meta yang berujung pada pemberian penghargaan kepadanya.

Neeraj Sharma, pada Desember tahun lalu menemukan sesuatu yang tidak biasa dengan akunnya. Dia mulai mencari tahu sepanjang malam dan menemukan bahwa ada bug yang terkait dengan akun Instagram-nya. Kemudian, dia menemukan bahwa itu juga umum di akun lain.

Ilustrasi Instagram Reels. (Instagram)
Ilustrasi Instagram Reels. (Instagram)

Seperti Apa Bug Instagram yang Dilaporkan Neeraj Sharma?

Saat kita menonton Instagram Reels atau mengunggahnya melalui akun kita. Jika Anda telah mengunggah video apa pun, kamu mungkin telah melihat opsi gambar sampul yang bertindak sebagai thumbnail video.

Neeraj memperhatikan bahwa thumbnail Instagram Reels ini dapat diubah dari akun lain hanya dengan menggunakan ID Media akun tersebut.

Pada 31 Januari, Neeraj mengetahui setiap detail setelah itu dia mengirim email ke Meta. Pejabat perusahaan menjawabnya dalam waktu tiga hari memintanya untuk mengirim demo.

Neeraj menunjukkan kepada mereka mengubah thumbnail hanya dalam lima menit. Pejabat Meta memperhatikan bahwa bug itu nyata dan menghadiahinya dengan jumlah 45,000 dolar AS (sekitar hampir 675 juta rupiah).

Namun, Meta membutuhkan waktu empat bulan untuk merilis hadiah hadiah yang mereka tawarkan kepadanya kompensasi sebesar 4,500 (hampir 67,5 juta rupiah) sebagai bonus.

Baca Juga: Incar Segmen Non Musik, Spotify Sekarang Jualan Audio Books

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB