Internet

Foto Warga Eropa dan Orang Lokal di Salatiga 1923, Netizen: Kagum Sekaligus Miris

Netizen mengaku terenyuh melihat perjuangan orang-orang di zaman sebelum kemerdekaan.

Rezza Dwi Rachmanta

Foto jadul orang Eropa dan warga lokal di Salatiga 1923. (Leiden University Libraries via Facebook Potret Sejarah Indonesia)
Foto jadul orang Eropa dan warga lokal di Salatiga 1923. (Leiden University Libraries via Facebook Potret Sejarah Indonesia)

Hitekno.com - Foto jadul dapat menyimpan nilai sejarah tersendiri bagi generasi modern setelahnya. Sebuah foto lawas mengenai warga Eropa dan orang lokal di Salatiga pada tahun 1923 ini menarik perhatian netizen.

Akun fanspage Potret Sejarah Indonesia membagikan foto yang memperlihatkan sosok wanita saat ditandu. Itu adalah unggahan ulang sebuah arsip yang tersimpan di Leiden University Libraries (UBL).

Laman perpustakaan online internasional itu menyimpan banyak foto mengenai warga Eropa dan bangsawan Belanda di Indonesia pada 1890 hingga 1950.

"De familie Charls met Louise Charls Ort in de draagstoel te Kohpeng ten zuidwesten van Salatiga op de Goenoeng Merbaboe. (Keluarga Charls dengan Louise Charls Ort di kursi tandu pada Kopeng, barat daya Salatiga, lereng Gunung Merbabu)," tulis Leiden University Libraries pada keterangannya.

Foto tersebut direkam pada tahun 1923. Laman perpustakaan turut menyebutkan dua subjek termasuk orang Jawa dan warga Eropa.

Foto jadul orang Eropa dan warga lokal di Salatiga 1923. (Leiden University Libraries via Facebook Potret Sejarah Indonesia)
Foto jadul orang Eropa dan warga lokal di Salatiga 1923. (Leiden University Libraries via Facebook Potret Sejarah Indonesia)

Dua orang di dalam foto merupakan orang Jawa sementara perempuan yang ditandu adalah warga Eropa. Leiden University Libraries menyimpan banyak foto mengenai keluarga Louise Charls Ort.

Beberapa wilayah yang pernah dikunjungi oleh keluarga tersebut adalah Grobogan, Semarang, dan Salatiga. Deskripsi foto tak menjelaskan sejauh mana mereka menandu wanita itu ketika berkunjung di Salatiga.

Foto menampilkan penandu dengan pakaian sederhana dan tak menggunakan alas kaki. Mereka nampak membawa wanita tua yang ditemani oleh dua asisten di belakangnya.

Postingan foto jadul tersebut berhasil viral setelah memperoleh 17 ribu tanda suka dan ribuan komentar. Unggahan foto jadul ini memancing beragam komentar dari netizen.

Foto jadul orang Eropa dan warga lokal di Salatiga 1923. (Leiden University Libraries via Facebook Potret Sejarah Indonesia)
Foto jadul orang Eropa dan warga lokal di Salatiga 1923. (Leiden University Libraries via Facebook Potret Sejarah Indonesia)

"Ya Allah terenyuh ketika orang-orang lokal menandu warga asing (emoticon sedih)," kata Nu**l Ais**h.

"Di balik para kuli panggul terdapat otot-otot yang kekar," balas M**h Ke**ng.

"Nyonya itu ditandu tetapi menggunakan sepatu. Sementara bapak-bapak yang menandu melakukan perjalanan jauh tanpa alas kaki. Hebatnya mereka punya kaki kuat. Kagum sekaligus miris," tulis Y**ll**y Azth**ya.

"Mendengar kisah zaman dulu, sungguh menyedihkan. Kita menjadi budak di negeri sendiri," pendapat J** Do**k. Itulah tadi foto jadul warga Eropa dan orang lokal pada tahun 1923 yang menarik perhatian netizen, bagaimana pendapat kalian?

Berita Terkait