Internet

Makanan Dapat Review Buruk karena Rambut, Padahal Begini Penampakan Kokinya

Kok sampai segitunya, lihat seperti ini kondisi koki yang masak.

Agung Pratnyawan

Makanan Dinilai Jorok karena Ada Rambut, Padahal Begini Penampakan Kokinya. (Twitter)
Makanan Dinilai Jorok karena Ada Rambut, Padahal Begini Penampakan Kokinya. (Twitter)

Hitekno.com - Ada-ada saja kelakuan orang yang iri dengan kesuksesan orang lain. Salah satunya dialami oleh koki penjual makanan ini seperti dalam postingan viral di media sosial.

Akun Twitter @txtdarionlshop membagikan kisah restoran yang mendapat rating jeblok atau review buruk gara-gara ulang oknum pelanggan yang tidak bertanggung jawab.

Dalam ulasan tersebut, si pelanggan pesan makanan di sebuah resto sebanyak tiga kali. Ketika pesanan tiga kali, maka pelanggan tersebut diberi kesempatan untuk memberi ulasan tiga kali juga.

Alih-alih sanjungan, pelanggan tersebut dianggap memberi respons ngawur. Hal tersebut terlihat dari alasan review buruk yang dia berikan.

"Ada rambutnya oi, jorok amat jadi orang," tulisnya pada ulasan 1.

"Ada rambutnya tuh, menjijikan apa nggak diikat waktu masak," tulisanya pada review 2.

"ada rambut nasi gorengnya, udah kedua kali ini. Ikat dulu rambutnya kalau masak," review 3.

Makanan Dinilai Jorok karena Ada Rambut, Padahal Begini Penampakan Kokinya. (Twitter)
Makanan Dinilai Jorok karena Ada Rambut, Padahal Begini Penampakan Kokinya. (Twitter)

Padahal dalam akun tersebut, ditampilkan koki alias tukang masak dalam restoran atau rumah makan yang ternyata botak alias tidak punya rambut.

"Jelas-jelas, dan sengaja menjatuhkan resto. Pesan tiga kali, kasih bintang 1. Kasih ulasannya sama, ada rambutnya. Padahal yang masak gak punya rambut alias gundul. Nggak habis pikir," bunyi keterangan dalam foto.

Pengguna Twitter pun menyayangkan aksi pelanggan yang sudah dianggap keterlaluan itu.

Kebanyakan dari mereka ternyata juga punya masalah yang sama. Hanya karena saingan iri dengan ramainya warung makan, banyak warganet yang juga pernah mendapat fitnah yang sama.

"Sumpah tapi ini beneran terjadi. Ceritanya kakak gue punya usaha rumahan, ratingnya udah lumayan by apps tp ada 1 customer ngejelekin ngasih ratenya trs komen kayak "ini donatnya ga ngembang donat kampung ya yg dijual," tulis salah satu netizen.

"Itu resto kompetitor yang emang niat ngejatuhin gais, sejak review ditampilkan di aplikasi pembeli, ulasan pelanggan bukan jadi ulasan pelanggan lagi, tapi jadi tempat ngatain resto. karena yang order banyak dan puas sama resto terus ngasih bintang 5 pada ga kasih ulasan komentar," tambah yang lain.

Itulah kisah viral di media sosial, resotran dapat review buruk gegara rambut. Padahal penampakan koki yang memasak makanan berkepala botak.

Kontributor: Damai Lestari

Berita Terkait