Polisi Telusuri Dugaan Jual Beli Foto Selfie dengan KTP

Jual beli Foto Selfie dengan KTP sempat membuat heboh.

Agung Pratnyawan
Sabtu, 26 Juni 2021 | 16:30 WIB
Ilustrasi KTP. (Suara.com)

Ilustrasi KTP. (Suara.com)

Hitekno.com - Kepolisian menindaklanjuti kabar dugaan adanya jual beli data pribadi warga negara Indonesia dalam wujud foto selfie dengan KTP, demikian dikatakan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono.

Dugaan jual beli data pribadi berupa foto selfie dengan KTP ini sempat ramai jadi perbincangan netizen di Twitter. Hingga akhirnya mendapatkan tanggapan dari kepolisian.

"Iya, dilakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut," ujar Argo saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga: Waspada, Foto Selfie dengan KTP Dijual Bebas Gini

Penjualan data pribadi berupa KTP dan foto selfie milik orang lain ini telah membuat resah netizen dan masyarakat umum.

Dikutip dari akun Twitter milik recehvasi membuat unggahan dengan narasi: "Data dan fotomu bisa dijual oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Waspadalah."

Ilustrasi KTP. (Suara.com/Fakhri Hermansyah)
Ilustrasi KTP. (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Dalam unggahan itu, akun recehvasi menampilkan foto unggahan salah satu akun berisi gambar sejumlah foto KTP dan foto selfie yang disensor nama serta wajahnya.

Baca Juga: Fotokopi KTP Jadi Bungkus Gorengan, Tak Perlu Hacking untuk Dapat Data

Foto KTP dan foto selfie yang diunggah tidak diketahui siapa pemiliknya. Namun, narasi dalam unggahan tersebut tertulis: "Ready KTP selfie HD minat PM aja bahan masih fresh."

Kasus kebocoran data pribadi akhir-akhir ini kian marak terjadi. Sebelum kebocoran peserta BPJS Kesehatan, disdukcapil di tiga daerah seperti Bogor dan Sukabumi.

Dalam kasus kebocoran data nasabah BPJS Kesehatan, polisi pada Jumat telah menaikkan status perkara ke penyidikan karena menemukan dugaan tindak pidana.

Baca Juga: Tanda Tangan di KTP Ini Bikin Salfok, Netizen: Auto Ribut Sama CS Bank

Kasus kebocoran data pribadi tengah jadi perhatian serius belakangan ini. Ditambah jual beli foto selfie dengan KTP terbaru ini. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait

TERKINI

Anthropic, startup AI yang digadang-gadang punya teknologi chatbot pesaing dari ChatGPT.
internet | 09:21 WIB
Google telah tama mengembangkan teknologi AI berupa chatbot, jauh sebelum ChatGPT populer.
internet | 08:57 WIB
Peter Marrs akan menggantikan Amit Midha memimpin Dell Technologies di Asia Pasifik dan Jepang.
internet | 08:07 WIB
Dapat perlakuan buruk dari driver Gojek, kamu bisa melaporkan dengan berbagai metode ini.
internet | 07:20 WIB
DCT Agency mengaku akan menggunakan pendanaan dari Sinar Mas bersama Living Lab Ventures ini untuk melahirkan talenta di industri digital.
internet | 20:39 WIB
Gojek Tokopedia Tbk mengupayakan peningkatan literasi digital UMKM terkait pelindungan data pribadi.
internet | 19:15 WIB
Customer itu lalu memberikan Rp 100 ribu untuk membeli bensin dan meminta driver tidak usah menggantinya.
internet | 19:05 WIB
Yoyo si kucing buntal yang viral karena tingkahnya yang manja, kembali jadi sorotan.
internet | 18:57 WIB
iSeller di bawah PT Intersoft Solutions merupakan platform digital penjualan omni-channel.
internet | 18:24 WIB
"Go Internasional jalur malu-maluin,," kata netizen.
internet | 16:52 WIB
Ajang ini menjadi pemenuhan kebutuhan bisnis korporasi dan industri di era digital yang semakin maju.
internet | 16:11 WIB
Netizen bersimpati setelah melihat banyak gedung yang runtuh di Turki.
internet | 15:45 WIB
Begini syarat dan cara untuk gabung jadi driver Grab, lengkap untuk pengguna motor maupun mobil.
internet | 14:35 WIB
Ingin jadi penjual di Shopee? Begini cara buka toko online di e-commerce lengkap dengan cara kirim pesanan.
internet | 14:18 WIB
Begini cara bergabung menjadi Mitra Usaha Gojek lengkap dengan syarat-syaratnya. Apa saja?
internet | 14:11 WIB
Nilai startup milik pria ini mencapai 5 miliar dolar AS atau Rp 75 triliun.
internet | 11:26 WIB
Startup ini menciptakan sistem perawatan kesehatan yang didukung dengan AI.
internet | 09:05 WIB
Akses ke situs web akan dipulihkan jika pihak Wikipedia memenuhi tuntutan PTA.
internet | 19:30 WIB
Tampilkan lebih banyak