Ilustrasi HP Realme. [Unsplash/Rajkamal rk]
Hitekno.com - Dalam rangka memperingati tujuh tahun kehadirannya di industri smartphone, Realme mengumumkan perubahan arah strategi bisnisnya. Perusahaan asal China tersebut memutuskan untuk tidak terlibat dalam pengembangan HP lipat dalam waktu dekat.
Pengumuman ini disampaikan saat acara “828 Real Fan Festival” yang digelar pada 28 Agustus, sekaligus menjadi bagian dari perayaan ulang tahunnya yang ke-7.
Alih-alih memasuki pasar HP dengan desain layar lipat yang saat ini sedang menjadi tren di kalangan produsen smartphone, Realme lebih memilih untuk memperkuat lini produk flagshipnya dan memperluas portofolio aksesori pendukung dalam ekosistemnya.
CEO Realme, Xu Qi, dalam wawancara dengan Securities Times yang dikutip oleh IT Home, menyatakan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk memproduksi HP lipat.
Menurutnya, salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut adalah biaya produksi yang sangat tinggi, sementara minat pasar terhadap produk tersebut masih tergolong rendah, khususnya di kalangan konsumen umum.
Xu Qi menyampaikan bahwa dibandingkan menghabiskan sumber daya untuk perangkat premium yang pasarnya terbatas, Realme memilih untuk mengalihkan fokus pada produk yang lebih praktis dan terjangkau, seperti power bank dan perangkat audio nirkabel.
Salah satu produk yang menjadi sorotan dalam acara tersebut adalah power bank berkapasitas besar, yaitu 20.000 mAh, yang rencananya akan mulai dipasarkan pada September.
Power bank ini mendukung pengisian daya cepat hingga 45W dan akan tersedia dalam tiga pilihan warna. Langkah ini menunjukkan komitmen Realme dalam menyediakan solusi pengisian daya yang kuat dan efisien bagi para penggunanya, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan memerlukan perangkat yang tahan lama saat bepergian.
Selain itu, Realme juga memperkenalkan sebuah ponsel konsep yang dilengkapi dengan baterai super besar berkapasitas 15.000 mAh.
Meskipun perangkat ini belum tentu masuk ke tahap produksi massal, kehadirannya menjadi sinyal bahwa Realme serius dalam menghadirkan produk-produk yang fokus pada daya tahan baterai dan efisiensi energi.
Baca Juga: Bukan Jam Mewah Rp 11 Miliar, Ini Harta Termahal di Rumah Sahroni Usai Digeruduk Warga
Ini juga memperlihatkan arah inovasi perusahaan yang lebih berorientasi pada kebutuhan praktis daripada mengikuti tren desain futuristik seperti layar lipat.
Di samping produk aksesori, Realme juga mengumumkan kehadiran seri flagship terbarunya, yakni Realme 15, yang akan resmi diluncurkan bersamaan dengan power bank terbaru pada September.
Perusahaan menyatakan bahwa mereka akan terus mengembangkan ponsel dengan desain klasik dan fitur canggih, tanpa harus mengikuti jejak produsen lain yang berlomba menghadirkan perangkat dengan mekanisme lipat. Pendekatan ini dinilai lebih masuk akal mengingat kebutuhan pasar yang lebih luas masih berada pada kategori ponsel dengan bentuk konvensional.
Realme secara jelas menegaskan bahwa fokus mereka adalah pada pasar ponsel kelas menengah serta ekosistem produk yang mendukung gaya hidup pengguna sehari-hari.
Dengan menjadikan power bank 20.000 mAh sebagai salah satu produk andalan, perusahaan menyasar konsumen yang membutuhkan solusi pengisian daya yang andal dan efisien untuk aktivitas di luar ruangan atau saat bepergian jauh.
Keputusan untuk tidak memproduksi HP lipat juga menandakan bahwa Realme memilih untuk bersaing secara langsung dengan produsen seperti Xiaomi, yang juga memiliki pendekatan serupa dalam membangun ekosistem produk melalui power bank dan perangkat lain yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Selain itu, Realme juga tengah mempersiapkan peluncuran model Realme 15T yang dijadwalkan hadir di pasar India pada minggu mendatang. Melalui berbagai peluncuran produk ini, Realme berharap dapat memperkuat daya saingnya di pasar global dengan mengedepankan nilai fungsionalitas, efisiensi, dan harga yang terjangkau.