Jelang MWC Shanghai 2021, Huawei Optimistis Era Keemasan 5G

Huawei optimistis dengan perkembangan jaringan 5G.

Agung Pratnyawan
Sabtu, 20 Februari 2021 | 21:30 WIB
Logo Huawei. (Huawei)

Logo Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Menjelang Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2021, Huawei menyoroti bagaimana perkembangan jaringan 5G yang makin pesat. Bahkan disebut-sebut akan memasuki masa keemasan 5G.

Perusahaan teknologi asal China ini mengatakan melihat 5G telah mengalami perkembangan yang pesat, dan di sisi lain, melihat geliat pengadopsian 5G di industri, terutama pada proses produksi inti mereka.

MWC Shanghai 2021 sendiri telah dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 23 – 25 Februari 2021. Dan Huawei dipastikan akan ikut meramaikan ajang ini.

Baca Juga: Menjelang Perilisan, Teaser Huawei Mate X2 Kembali Diungkap

Berbicara di acara pre-briefing Huawei tersebut, kepada media dan analis mengenai MWC Shanghai 2021 secara online, Ryan Ding, Direktur Eksekutif dan Presiden Carrier Business Group Huawei menjelaskan, "5G mengalami perkembangan lebih cepat dari yang kami harapkan. Lebih dari 140 jaringan 5G komersial telah digunakan di 59 negara," kata Ding, seraya menambahkan bahwa lebih dari 50 persen jaringan ini dibangun oleh Huawei.

Menurut Ding, Huawei mendukung pelanggan agar mereka dapat melalui tahun 2020 yang sarat tantangan ini dengan baik, dengan mendukung dihadirkannya operasional jaringan yang stabil untuk lebih dari 300 jaringan di lebih dari 170 negara.

Huawei juga membantu operator dalam menghadirkan layanan secara daring, serta meminimalkan dampak pandemi pada bisnis mereka. Sebanyak 22 juta pengguna baru untuk broadband nirkabel rumahan di seluruh dunia berhasil digaet oleh operator melalui kolaborasi kolaborasi yang terjalin bersama Huawei.

Baca Juga: 5 Alasan Huawei MateBook D14 Sangat Cocok untuk Penuhi Kebutuhan

"Kami bersyukur, berkat ini semua, masyarakat kini dapat dengan mudah mengakses layanan telemedicine dan bekerja dari rumah," kata Ding. Ia juga mengatakan bahwa ekosistem kini juga kian matang.

Ryan Ding, Direktur Eksekutif dan Presiden Carrier Business Group Huawei. (dok. Huawei)
Ryan Ding, Direktur Eksekutif dan Presiden Carrier Business Group Huawei. (dok. Huawei)

"Lebih dari 68 persen perangkat smartphone yang dikapalkan oleh Tiongkok pada tahun 2020 merupakan ponsel berbasis 5G. Lebih dari 200 modul 5G dan perangkat industri kini telah tersedia dan mendukung aplikasi 5G di berbagai industri," ujar Ding.

Huawei membantu operator dalam membangun jaringan terbaik. Menurut laporan tahun 2020 yang disusun oleh pihak ketiga, seperti IHS, P3, OpenSignal dan Meqyas, jaringan 5G terbaik di Seoul, Amsterdam, Madrid, Zurich, Hong Kong dan Riyadh adalah semua jaringan yang dibangun oleh Huawei.

Baca Juga: Huawei P50, P50 Pro, dan P50 Pro Plus Dilaporkan Segera Rilis, Kapan?

Ding menekankan bahwa menghadirkan pengalaman jaringan yang prima merupakan kunci dalam meraih kesuksesan bisnis, dan menurutnya 6 kota ini hanyalah satu puncak gunung es dalam hal inovasi kolaboratif Huawei dengan operator.

Misalnya, dengan menerapkan 64T64R AAU Huawei dan algoritma multi-antena terkemuka, LG U + bisa mencapai efisiensi spektrum yang lebih tinggi. Network experience bisa mencapai 25% lebih baik daripada operator lain.

Dengan Blade AAU Huawei, yang dapat beroperasi di Sub3G dan C-Band, Sunrise mempersingkat waktu akuisisi lokasi dari 24 bulan menjadi 6 bulan, dan merupakan satu-satunya operator yang berhasil memperoleh penilaian prima selama lima kali berturut-turut di Swiss.

Baca Juga: Makin Produktif, Ini 4 Keunggulan Desain HUAWEI MateBook D14 Intel

Ia optimis terkait prospek penerapan skala besar dari aplikasi industri 5G pada tahun 2021 karena 5G sendiri merupakan bagian dari proses produksi inti di industri.

Aplikasi 5G telah diterapkan di lebih dari 20 industri, termasuk manufaktur, perawatan kesehatan, pendidikan, dan logistik.

''5G tidak lagi hanya bagi para pengadopsi pemula. 5G diharapkan akan memegang peranan dalam turut meningkatkan kualitas di kehidupan sehari-hari. 2021 akan menjadi tahun pertama dimulainya aplikasi industri 5G berskala besar. Operator akan membutuhkan kapabilitas baru dalam perencanaan jaringan, peluncuran, pemeliharaan, pengoptimalan, dan operasi, untuk mencapai titik "dari 0 hingga 1", dan selanjutnya mereplikasi kesuksesan dari 1 ke lebih banyak lagi. Huawei akan mengadakan pameran dan diskusi secara mendalam mengenai topik ini dengan para pemangku kepentingan industri secara daring maupun tatap muka langsung pada perhelatan di MWC Shanghai mendatang. Kami akan terus berinovasi agar dapat membantu pelanggan kami membangun jaringan 5G terbaik dan meraih kesuksesan bisnis yang lebih besar," ujar Ding.

Dia mencontohkan bahwa di Tiongkok aplikasi industri 5G sudah memberikan banyak manfaat, seperti di sektor pertambangan batu bara, produksi baja dan manufaktur, di mana adopsi 5G telah mendukung diterapkannya proses-proses produksi yang lebih aman, lebih cerdas, dan lebih efisien.

Ritchie Peng, Presiden Lini Produk 5G Huawei. (dok. Huawei)
Ritchie Peng, Presiden Lini Produk 5G Huawei. (dok. Huawei)

Sementara itu, Ritchie Peng, Presiden Lini Produk 5G Huawei, mengungkapkan optimisme yang sama dan mengatakan bahwa penyebaran 5G akan makin cepat di seluruh dunia.

"Saat ini jumlah pengguna 5G secara global telah mencapai 200 juta. Terdapat 800.000 lokasi 5G sites yang telah dibangun di seluruh dunia. Demikian pula pengalaman pengguna secara keseluruhan telah meningkat hingga lebih dari sepuluh kali lipat. Terminal 5G untuk level awal sudah tersedia dengan harga yang cukup rendah sebesar US$350," imbuh Ritchie.

Dia mengaitkan sejumlah faktor yang mendorong pesatnya pertumbuhan jaringan 5G di seluruh rantai industri, terutama dengan inovasi berkelanjutan oleh operator telekomunikasi pada layanan; vendor perangkat pada bentuk-bentuk produk dan aplikasi baru; dan vendor peralatan sistem pada sistem, algoritma, dan solusi; juga pelanggan industri pada aplikasi-aplikasi vertikal.

Operator di luar Tiongkok dapat dengan cepat meluncurkan 5G Massive MIMO di lokasi-lokasi situs yang tidak memiliki cukup ruang untuk penggelaran antena-antena baru, sebagian berkat keberhasilan jaringan untuk mendukung penggelaran Massive MIMO dalam berbagai skala pada pita menengah TDD yang menyediakan bandwidth besar, melalui jaringan 5G tertentu yang mampu menyediakan kapasitas yang besar serta menjamin dihadirkannya jangkauan jaringan yang terus terkoneksi.

Produk dan solusi pita menengah 5G dari Huawei yang inovatif membantu operator dalam menyediakan layanan jaringan 5G berkualitas tinggi, seperti yang ditunjukkan dalam pengujian oleh pihak ketiga yang dilakukan di Korea Selatan, Jerman, Austria, Arab Saudi, serta negara dan wilayah lainnya, bahkan saat meskipun carriers sendiri tidak unggul di sisi spektrum, mereka masih merasakan pengalaman pengguna terbaik, berada 10 persen hingga 50 persen lebih baik dengan menggunakan perangkat 5G yang sama.

Berita Terkait

TERKINI

Ridley Scott ingin bikin film pakai kamera dari ponsel flaghsip Samsung Galaxy S23 Ultra.
gadget | 20:00 WIB
Dengan ukuran sistem operasi sebesar itu, pengguna ponsel bermemori 128 GB tentu bakal cepat kehabisan ruang untuk aplikasi.
gadget | 17:16 WIB
Lebih dekat dengan sederet fitur baru status WhatsApp yang akan dihadirkan. Lebih Seru!
gadget | 15:19 WIB
Seberapa ciamik calon penerus Nothing Phone 1 ini? Berikut bocorannya.
gadget | 14:53 WIB
Chipset jempolan ini sudah ada tapi di Indonesia, dan POCO X5 Pro tentu bakal harus meladeni perlawanan alot dari kompetitor.
gadget | 14:46 WIB
POCO X5 diklaim bisa melibas game populer seperti MLBB, PUBG Mobile, hingga Genshin Impact.
gadget | 11:32 WIB
Realme GT Neo 5 akan membawa fast charging 240 W.
gadget | 09:04 WIB
Spesifikasi POCO X5 Pro sangat menarik di kelas menengah.
gadget | 08:36 WIB
Mirip tapi beda, ini yang perlu kamu tahu tentang perbedaan prosesor dengan chipset.
gadget | 19:07 WIB
Setelah lakukan PHK massal, Meta ingin berforkus untuk kembali meraih keuntungan.
gadget | 18:00 WIB
Anjloknya penjualan smartphone telah berdampak pada banyak produsen dan mitra mereka.
gadget | 17:42 WIB
Pixel kemungkinan bakal menjadi HP pertama dengan Android 14.
gadget | 16:38 WIB
Gempa Turki ini sempat memancing alarm peringatan tsunami di pesisir Eropa.
gadget | 15:10 WIB
Apple mengirimkan 22.5 juta unit pada Q4 2022.
gadget | 14:32 WIB
Vivo Y100 menawarkan konektivitas 5G dan RAM hingga 16 GB.
gadget | 13:41 WIB
Lagi bermasalah dengan monitor kedua di Windows 10? Coba cek beberapa tips dari Hitekno.com berikut ini.
gadget | 13:35 WIB
Berikut adalah langkah-langkah plus syarat yang perlu ditempuh untuk mendaftar GoFood.
gadget | 12:36 WIB
Cek daftar harga HP Advan terbaru per Februari 2023 berikut ini. Daftar ini bisa kamu jadikan rekomendasi sebelum membeli.
gadget | 11:42 WIB
Tampilkan lebih banyak