Gadget

Masih Ingat Nokia Communicator, HP Jadul Pilihan Pebisnis di Masanya

Masih ingat seri HP jadul Nokia Communicator ini?

Agung Pratnyawan

Nokia Communicator: Nokia 9210 Communicator. (kolase GSM Arena)
Nokia Communicator: Nokia 9210 Communicator. (kolase GSM Arena)

Hitekno.com - Masih ingat Nokia Communicator, lini atas di masanya jadi pilihan para pebisnis. Hingga berkembang jadi kegemaran para depth collector atau penagih hutang.

HP jadul ini terkenal akan ukurannya yang besar, bisa dibuka untuk menampilkan layar dan keyboard QWERTY. Namun bukan cuma itu menjadi pilihan para pebisnis di masanya.

Seri Nokia Communicator ini awalnya diluncurkan pada 1998 dengan seri pertamanya 9000. Dan seri terakhirnya Nokia E90 dengan menanggalkan nama Communicator.

Nokia 9000 Communicator hadir pertama kali dengan prosesor Intel 386 memori internal 8 MB. 4 MB digunakan sebagai sistem operasi, 2 MP program, 2 MB yang bisa dipakai pengguna untuk menyimpan data.

HP jadul ini menggunakan sistem operasi GEOSTM 3.0, bukan Symbian. Yang di masanya bisa digunakan untuk menerima SMS, email, dan FAX. Yup, Nokia Communicator bisa menerima FAX.

Dilanjutkan dengan Nokia 9110i Communicator yang meluncur pada 1999. Menggunakan CPU AMD 486, dan jumlah memori yang sama, cuma 8 MB.

Seri ini mendapatkan fitur browser yang lebih lengkap, bukan cuma HTML namun bisa WAP. Fitur email kini mendukung protokol SMTP, IMAP4, POP3, dan MIME1.

Nokia Communicator: Nokia 9110i Communicator. (GSM Arena)
Nokia Communicator: Nokia 9110i Communicator. (GSM Arena)

 

Lini HP jadul ini dilanjutkan ke Nokia 9210 Communicator yang rilis tahun 2000. Kali ini sudah menggunakan sistem operasi Symbian berbasis Symbian v6.0.

Sayangnya, mulai seri ini sudah tidak lagi mendapatkan fitur FAX. Sebagai gantinya kini sudah memakai layar berwarna di bagian dalam.

Menggunakan prosesor ARM 9 yang berjalan cuma 52 MHz. Ditambah memori 14 MB, namun untuk data disediakan 2 MB dan sudah memakai MMC.

Seri Nokia Communicator ini berlanjut ke 9210i pada 2002 silam. Mendapatkan upgrade untuk memori internal sampai 40 MB, dan RAM 8 GB.

Nama Comunicator mulai ditanggalkan pada Nokia 9300 pada 2004. HP ini sudah memakai Symbian 7.0s dan chipset TI OMAP 1510 berisi CPU ARM025T 150 MHz.

Nokia Communicator: Nokia 9210 Communicator. (kolase GSM Arena)
Nokia Communicator: Nokia 9210 Communicator. (kolase GSM Arena)

 

Nokia 9300 dilengkapi pula memori internal 80 MB dan masih tersedia slot MMC. Di sini, fitur-fitur entertainment mulai ditingkatkan dan layar dengan warna lebih banyak.

Lini HP jadul ini ditutup dengan Nokia E90, yang diluncurkan pada 2007 silam. Sudah menjalankan sistem operasi Symbian 9.2 dengan CPU 330 MHz dan memori internal 128 MB.

Meski menanggalkan nama Communicator, Nokia E30 ini masih mempertahan desain candy bar di sisi luar. Ketika dibuka terdapat layar memanjang dan terdapat keyboard QWERY.

Setelah seri ini, memang masih banyak HP Nokia yang menggunakan keyboard QWERTY. Namun mekanisme berubah dari clamshell menjadi slide dengan satu layar.

Seperti Nokia N97 pada 2009 dan Nokia E7 yang meluncur 2010 silam. HP ini tidak lagi memakai dua layar seperti selayaknya Nokia Communicator sebelumnya.

Nokia E90 dan Nokia 9300. (kolase GSM Arena)
Nokia E90 dan Nokia 9300. (kolase GSM Arena)

 

Popularitas seri Nokia Communicator ini terkenal karena tidak hanya menawarkan komunikasi saja. Namun juga produktivitas secara mobile di masanya.

HP jadul ini memungkinkan untuk membuka email dan web browser di saat internet masih jadi hal yang langka. Terlebih bisa mengakses FAX secara mobile.

Mulai dari seri 9210, Nokia Communicator bahkan bisa membuka dokumen Word, Excel, PowerPoint, PDF, dan melakukan fungsi yang serupa dengan personal digital assistant (PDA).

Di saat HP jadul lain cuma bisa SMS dan panggilan telepon, seri ini sudah menawarkan fitur-fitur produktivitas. Tak heran banyak pebisnis dan pekerja mobile memilihnya.

Itulah Nokia Communicator, HP jadul yang jadi pilihan para pebisnis di masanya. Hingga jadi pilihan para debt collector sebelum Android dan iOS menguasai pasar.

Berita Terkait