Sains

Hasil Penelitian: Perubahan Iklim Picu Penurunan Kualitas Kopi

Menurut penelitian, kualitas rasa dan aroma kopi terpengaruh oleh perubahan iklim.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi kopi. (pixabay/EnginAkyurt)
Ilustrasi kopi. (pixabay/EnginAkyurt)

Hitekno.com - Kabar kurang mengenakkan untuk kamu penggemar kopi. Pasalnya hasil penelitian terbaru menemukan kalau perubahan iklim berdampak pada kualitas kopi.

Seperti dalam penelitian dari Tufts University and Montana State University asal Amerika Serikat, diungkap bagaimana dampak perubahan iklim pada kopi.

Menurut hasil penlitian ini, perubahan iklim bisa berdampak pada menurunya kualitas rasa dan aroma kopi.

Sean Cash selaku salah satu peneliti tersebut mengungkapkan, dampak perubahan iklim pada tanaman bisa menyebabkan gangguan ekonomi dan politik di banyak negara di dunia. Untuk itulah, penelitian ini dimaksudkan untuk membantu petani agar bisa memahami dampak perubahan iklim.

"Jika kita dapat memahami efek perubahan ini, maka itu bisa membantu petani dan stakeholder lain untuk mengelola kopi dengan lebih baik dalam menghadapi tantangan sekarang maupun selanjutnya," kata Cash, lewat makalah yang diterbitkan di Frontiers in Plant Science, dikutip dari Tufts, Senin (1/11/2021).

Para peneliti mengidentifikasi efek dari 10 faktor lingkungan dan manajemen pengelolaan yang terkait dengan perubahan maupun adaptasi iklim.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa dua faktor paling berpengaruh. Pertama, semakin tinggi kopi ditanam maka aroma dan rasa menjadi lebih baik. Kedua, semakin banyak paparan sinar matahari, maka itu bisa menurunkan kualitas kopi.

Ilustrasi kopi. (pixabay/acekreations)
Ilustrasi kopi. (pixabay/acekreations)

Kemudian faktor lainnya adalah kualitas kopi juga rentan terhadap perubahan dan tekanan air, peningkatan suhu, hingga karbon dioksida.

Faktor pertama itulah menjadi sesuatu yang disorot. Sebab, kondisi suhu dingin di dataran tinggi akan sulit didapat jika bumi semakin panas.

Sementara mengurangi paparan sinar matahari diyakini masih bisa diatasi. Petani bisa menggunakan kanopi yang optimal untuk melindungi kopi dari sinar matahari.

Selain itu, peneliti juga mengungkap upaya yang bisa dilakukan seperti pemilihan dan pemeliharaan tanaman kopi liar tahan iklim hingga manajemen pemberantasan hama.

"Strategi ini memberikan harapan bahwa kualitas kopi dapat dipertahankan atau ditingkatkan, dan pada akhirnya bisa membantu petani," kata Selena Ahmed, peneliti dari Montana State University.

Para ahli juga memperingatkan perubahan iklim berpotensi mengganggu budidaya tanaman lain yang dibutuhkan untuk memenuhi nutrisi dan kesehatan manusia.

"Dampak pada tanaman ini penting untuk dipelajari secara umum, tak hanya untuk kopi," ujar Ahmed.

Itulah hasil penelitian terbaru yang mendapati kalau perubahan iklim berdampak pada penurunan kualitas kopi. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait