Sains

Setia, Planet Kecil Ini Terus Mengorbit Bintang yang Sudah Mati

Planet kecil ini terdiri dari besi dan nikel yang selamat dari kematian bintang induk SDSS J122859.93 + 104032.9.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Bintang katai putih dengan cincin. (NASA Goddard Space Flight Center/Scott Wiessinger)
Bintang katai putih dengan cincin. (NASA Goddard Space Flight Center/Scott Wiessinger)

Hitekno.com - Ruang angkasa memiliki rahasia yang mungkin jarang dan sulit dideteksi oleh siapa saja termasuk ilmuwan. Belum lama ini, para ilmuwan menemukan sebuah planet kecil yang terus mengorbit bintang yang sudah mati.

Planet kecil ini rupanya merupakan salah satu yang selamat dari kematian bintang induk. Planet kecil ini berada di piringan yang ada di sekeliling bintang katai putih. Diketahui, planet kecil ini terdiri dari besi dan nikel yang selamat dari kematian bintang induk SDSS J122859.93 + 104032.9.

Reruntuhan planet yang sudah hancur ini lalu ditemukan sedang mengorbit bintang katai putih yang merupakan bintang yang sudah memasuki akhir hidupnya.

Dilansir dari Cosmos Magazine, para ilmuwan menggunakan Gran Telescopio Canarias di La Palma untuk dapat mempelajari materi yang terdapat pada piringan bintang katai putih ini.

Planet kecil yang mengorbit bintang. (Universitas Warwick/Mark Garlick)
Planet kecil yang mengorbit bintang. (Universitas Warwick/Mark Garlick)

 

Keberadaannya sendiri sekitar 410 tahun cahaya dari Bumi. Piringan ini berbentuk runtuhan batu yang hancur. Sebagian besar materinya adalah besi, magnesium, silikon, dan oksigen.

Pada piringan ini juga diemukan cincin gas yang mengalirkan objek padat yang mirip dengan ekor komet. Gas ini biasanya dihasilkan oleh objek penguapan debu yang bertabrakan dengan puing-puing kecil.

Bintang katai putih sendiri merupakan sisa-sisa yang serupa dengan Matahari. Diketahui, bintang katai putih telah kehabisan bahan bakar hingga inti padatnya menjadi dingin dan tidak lagi beroperasi.

Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa bintang induk tersebut memiliki massa sekitar 2 massa Matahari. Usai berevolusi menjadi bintang katai putih, masa bintang ini menjadi 0,7 massa Matahari.

Gugusan planet. (NASA)
Gugusan planet. (NASA)

 

Dengan ukuran massa seperti ini, bintang katai putih merupakan bintang yang padat dengan gravitasi sekitar 100.000 kali gravitasi Bumi.

Planet kecil ini yang berisi besi ini membuatnya mampu bertahan dari bintang katai putih yang hancur. Namun, planet kecil ini dapat hancur seketika seandainya ada asteroid yang melintas di dekatnya.

Penemuan planet kecil yang terus mengorbit bintang yang sudah mati ini memberikan gambaran jika kelak Matahari mulai punah dan meninggalkan Bumi. Momen ini diprediksi terjadi dalam 5 hingga 6 miliar tahun lagi.

Berita Terkait