Indosat Beri Pelatihan AI ke Ratusan Guru hingga Penyandang Disabilitas

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan IDCamp Gen AI Bootcamp 2024: Generative Teacher dan IDCamp for Disabilities 2024 sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung aksesibilitas dan inklusi literasi digital di Indonesia.

Dicky

Posted: Minggu, 29 Desember 2024 | 12:35 WIB
IDCamp Disabillities [Indosat]

IDCamp Disabillities [Indosat]

Hitekno.com - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan IDCamp Gen AI Bootcamp 2024: Generative Teacher dan IDCamp for Disabilities 2024 sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung aksesibilitas dan inklusi literasi digital di Indonesia.

Program ini memberikan pelatihan kurikulum kecerdasan artifisial (AI) komprehensif yang diikuti oleh 526 guru sekolah dasar hingga menengah dan 74 peserta disabilitas, termasuk penyandang disabilitas fisik, tuli, rungu, dan netra.

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang menyatakan, tujuan besar Indosat adalah memberdayakan Indonesia dan mereka berkomitmen untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

"Melalui program IDCamp Gen AI Bootcamp ini, kami berupaya untuk mengembangkan talenta digital secara merata. Kami juga memberikan bekal literasi digital kepada para guru dan penyandang disabilitas untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian mereka," katanya dalam siaran pers, Minggu (29/12/2024).

Dengan implementasi yang tepat, AI berpotensi untuk meningkatkan efisiensi, keterlibatan, dan hasil belajar di sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Berfokus pada topik utama “Pemanfaatan AI untuk Proses Pembelajaran di Sekolah” bagi para guru, program ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mengajarkan konsep dan penerapan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan.

IDCamp Teacher. [Indosat]
IDCamp Teacher. [Indosat]

Dikemas dalam delapan Live Sessions, para guru mendapatkan pengetahuan praktis dan keterampilan yang dapat langsung diaplikasikan di kelas.

"Dengan pendekatan ini, pengalaman belajar siswa menjadi lebih kaya, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan," lanjut Steve.

Pemanfaatan teknologi AI juga berpotensi membawa perubahan signifikan dalam proses belajar-mengajar, termasuk otomatisasi tugas administratif sehingga guru dapat lebih fokus pada interaksi langsung dengan siswa. Selain itu, AI membantu dalam desain kurikulum yang lebih efektif dan personal.

Lebih lanjut Steve menerangkan IDCamp for Disabilities dirancang untuk membekali teman-teman disabilitas dengan keterampilan digital yang berdampak nyata.

Dengan sesi yang mencakup aplikasi Be My Eyes untuk tunanetra dan Gemini by Google yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan aksesibilitas.

Antusiasme tinggi dari para guru dan penyandang disabilitas setiap tahunnya menunjukkan semangat besar untuk mengembangkan keterampilan teknologi pendidikan.

Pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi pengajaran dan mengotomatisasi tugas administratif, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan inklusif.

"Dengan dukungan teknologi dan otomasi dalam hal pembelajaran AI dan menciptakan pengalaman belajar yang inklusif, Indosat mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan global dengan keterampilan baru yang efektif dan adaptif," pungkasnya.

 

 

Berita Terkait Berita Terkini

Jadwal resmi CPNS 2025 dan cara pendaftaran online melalui SSCASN BKN. Siapkan dokumen dan pantau informasi terbaru....

internet | 18:40 WIB

Aksi demonstrasi besar-besaran dengan tuntutan 'pembubaran DPR RI' yang digelar berbagai elemen di depan gedung DPR RI....

internet | 17:55 WIB

Cara mudah untuk membuka HP yang terkunci dengan nomor darurat....

internet | 17:30 WIB

Sebuah video viral memperlihatkan uang palsu dengan gambar kocak saat diterawang dan bikin netizen ngakak. Ini tips memb...

internet | 17:21 WIB

Iklan di HP Xiaomi mengganggu? Pahami alasan di baliknya dan ikuti panduan lengkap ini untuk mematikan iklan secara tota...

internet | 15:54 WIB