Google Disinyalir akan Sajikan Layanan Cloud Gaming via Youtube

Kini Google siapkan Youtube sebagai platform streaming tak cuma video, tapi juga musik dan yang akan datang, game!

Cesar Uji Tawakal
Minggu, 25 Juni 2023 | 20:58 WIB
Logo Google. (Instagram/@google)

Logo Google. (Instagram/@google)

Hitekno.com - Google baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan layanan gaming cloud mereka, Stadia. Namun, ada laporan bahwa perusahaan pencarian tersebut sedang mengerjakan sesuatu yang baru dan inovatif bernama Playables. Inisiatif baru ini akan memungkinkan pengguna untuk bermain game online langsung di platform YouTube. Playables akan tersedia di versi web YouTube dan pada aplikasi seluler untuk Android dan iOS.

Dilansir dari Gizchina, integrasi game online dengan platform YouTube merupakan ide inovatif yang berpotensi merevolusi industri game. Dengan memungkinkan pengguna bermain game langsung di platform, YouTube menciptakan cara baru bagi para pemain game untuk terhubung dan berinteraksi satu sama lain.

Saat ini, Playables sedang menjalani pengujian internal, dan karyawan Google telah diundang untuk berpartisipasi. Hingga saat ini, hanya satu game yang tersedia, yaitu Stack Bounce. Ini adalah game arcade di mana tujuannya adalah untuk memecahkan blok horizontal dengan bola yang memantul saat bergerak secara vertikal ke bawah.

Baca Juga: Gabung Team Secret, Maxx dan Matt Debut di MPL Malaysia Season 12

Proyek Playables dilaporkan merupakan bagian dari upaya CEO YouTube, Neil Mohan, untuk menemukan area pertumbuhan baru. Mengingat pengeluaran iklan di platform ini telah mengalami penurunan. Dengan Playables, YouTube berharap dapat menarik lebih banyak pengguna dan membuat mereka terlibat dalam waktu yang lebih lama.

Logo YouTube. (Pixabay)
Logo YouTube. (Pixabay)

Langkah ini dalam bidang game bukanlah kejutan. Google telah mencoba memasuki pasar game sejak lama, dengan hasil yang beragam. Stadia diluncurkan pada tahun 2019 dengan banyak sorak-sorai, tetapi gagal mendapatkan perhatian dan mengalami masalah teknis. Keputusan Google untuk menutup studio pengembangan game internal Stadia pada awal tahun ini dianggap sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut menyerah pada pasar game secara keseluruhan.

Namun, dengan Playables, Google tampak mengambil pendekatan yang berbeda. Alih-alih mencoba bersaing dengan platform game yang sudah mapan seperti Xbox dan PlayStation, Google memanfaatkan popularitas YouTube untuk menciptakan pengalaman bermain game yang baru bagi pengguna.

Baca Juga: Benarkah Android Lebih Ribet Dibanding iOS? Riset Menunjukkan Sebaliknya

Potensi Playables sangat besar. YouTube sudah merupakan platform berbagi video terbesar di dunia, dengan lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan. Dengan mengintegrasikan game ke dalam platform, YouTube bisa menjadi satu tempat hiburan lengkap. Menarik lebih banyak pengguna dan membuat mereka terlibat dalam waktu yang lebih lama.

Masih harus dilihat seberapa sukses Playables nantinya. Namun, ini adalah perkembangan yang menarik baik bagi para pemain game maupun pengguna YouTube. Jika Playables berhasil, ini bisa mengubah industri game selamanya. Dan mengokohkan posisi YouTube sebagai platform hiburan terkemuka di dunia.

Baca Juga: Jangan Nekat Pakai Fredrinn Kalau Ada Hero Marksman Ini, The Real Counter Alami!

Berita Terkait
TERKINI

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak,...

internet | 10:36 WIB

Dell APEX Cloud Platform for Red Hat OpenShift ini merupakan hasil kerja sama Dell dan Red Hat....

internet | 10:34 WIB

Garmin Run ini akan berlangsung pada 29 September 2024 mendatang di ICE BSD, Tangerang....

internet | 10:25 WIB

Jaringan internet yang ditawarkan HSPnet berkapasitas tinggi hingga 6 Tb/s....

internet | 10:48 WIB

Intel juga mengumumkan jajaran sistem-sistem AI baru yang skalabel dan terbuka, produk-produk generasi berikutnya dan ko...

internet | 18:50 WIB

Seluruh transaksi di acara JakCloth Ramadan 2024 akan menggunakan QRIS dan transfer bank melalui BI FAST....

internet | 14:12 WIB

PointStar menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi...

internet | 17:09 WIB

Grab menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPP...

internet | 17:15 WIB

Seminar di UI memfokuskan pada perkembangan terkini dalam ilmu data, komputasi super, AI generatif, dan etika AI....

internet | 21:26 WIB

Dalam acara ini, peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan....

internet | 16:31 WIB

Aplikasi Merchant BCA ini didesain sebagai solusi untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala....

internet | 09:36 WIB

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB
Tampilkan lebih banyak