Jerman Berpotensi Melarang ChatGPT, Ini Sebabnya

Akankah Jerman menerapkan kebijakan serupa dengan yang telah dilakukan Italia?


Posted: Selasa, 04 April 2023 | 19:35 WIB
Jerman Berpotensi Melarang ChatGPT, Ini Sebabnya

Jerman Berpotensi Melarang ChatGPT, Ini Sebabnya

hitekno.com - Jerman berpotensi memblokir akses ke chatbot ChatGPT OpenAI karena masalah privasi, juru bicara komisaris perlindungan data negara tersebut.

"Pada prinsipnya, prosedur serupa juga dimungkinkan di Jerman," Komisaris Federal untuk Perlindungan Data Ulrich Kelber mengatakan, dilansir dari Russia Today.

Sebelumnya Otoritas Nasional Italia untuk Perlindungan Data Pribadi memerintahkan ChatGPT untuk sementara offline, karena menyelidiki dugaan kebocoran data pengguna oleh aplikasi bulan lalu.

Regulator Italia juga mengkritik ChatGPT karena tidak memberi tahu pengguna bahwa mereka mengumpulkan dan menyimpan informasi mereka, dan karena gagal memasang filter apa pun untuk memverifikasi usia pengguna.

Juru bicara Kelber mengatakan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk melarang chatbot di Jerman, dan bahwa keputusan seperti itu akan berada di bawah yurisdiksi masing-masing negara bagian.

Ilustrasi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. (Pixabay/ Geralt)
Ilustrasi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. (Pixabay/ Geralt)

Kantor Kelber saat ini sedang mencari "informasi lebih lanjut" dari pihak berwenang Italia untuk diteruskan ke regulator negara di Jerman, tambahnya.

Pengawas privasi Prancis dan Irlandia juga telah melakukan kontak dengan rekan-rekan Italia mereka untuk membahas penyelidikan, Reuters melaporkan pada hari Senin.

Diluncurkan pada November 2022, ChatGPT menggunakan model bahasa GPT-3.5 OpenAI untuk menjawab pertanyaan pengguna, memecahkan masalah matematika, dan menulis cerita, puisi, dan bahkan kode komputer.

Sementara CEO OpenAI Sam Altman mengakui bahwa teknologinya dapat "menghilangkan banyak pekerjaan saat ini," para kritikus telah memperingatkan kemungkinan yang lebih merusak bahwa chatbot merupakan langkah awal menuju kecerdasan buatan yang melampaui kekuatan otak manusia dan melarikan diri dari kendali manusia.

Lebih dari 1.100 peneliti AI dan pemimpin teknologi terkemuka, termasuk CEO Tesla Elon Musk dan pendiri Apple Steve Wozniak, menandatangani surat terbuka bulan lalu yang menuntut moratorium enam bulan pada "eksperimen AI raksasa."

Baca Juga: Musuh Pick Estes, Beli 6 Item Ini Buat Counter Efektifnya di Mobile Legends

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB