Salah Jawab, Karyawan Google Bikin Meme Sindir Chatbot Bard AI

Karyawan diduga menggunakan generator meme internal Google, yang biasa disebut sebagai MemeGen.

Amelia Prisilia

Posted: Rabu, 22 Februari 2023 | 17:17 WIB
Ilustrasi Google Search. (Google)

Ilustrasi Google Search. (Google)

Hitekno.com - Seorang karyawan Google dilaporkan mengejek perusahaan mereka sendiri usai Sang CEO mengumumkan kehadiran Bard, chatbot kecerdasan buatan (AI) yang digadang sebagai pesaing ChatGPT.

Karyawan tersebut diduga menggunakan generator meme internal Google, yang biasa disebut sebagai MemeGen. Mereka diduga membuat lelucon dengan mengorbankan CEO Sundar Pichai dan mengkritik acara pratinjau sebagai "terburu-buru" dan "gagal", menurut laporan dari CNBC dilansir dari Business Insider, Senin (13/2/2023).

"Sundar yang terhormat, peluncuran Bard dan PHK dilakukan dengan tergesa-gesa, dirusak, dan rabun," salah satu meme populer yang memuat gambar Pichai dibaca, menurut CNBC.

Baca Juga: Link Nonton Series The Knockout Episode Lengkap Sub Indo, Langsung Klik!

"Silakan kembali mengambil pandangan jangka panjang."

Meme lain yang dilihat oleh CNBC mengolok-olok bagaimana PHK yang diumumkan bulan lalu menyebabkan kenaikan singkat harga saham perusahaan sebesar 3 persen.

Bard. [Google]
Bard. [Google]

Tapi presentasi Bard yang menunjukkan chatbot memberikan setidaknya satu jawaban yang salah, justru menjatuhkan saham setidaknya sebesar 9 persen pekan ini.

Baca Juga: Xiaomi 13 Sudah Sampai di Negeri Tetangga, Kapan?

"Ini menyoroti pentingnya proses pengujian yang ketat, sesuatu yang kami mulai minggu ini dengan program Penguji Tepercaya kami," kata juru bicara Google kepada Insider awal pekan ini mengenai kesalahan tersebut.

"Kami akan menggabungkan umpan balik eksternal dengan pengujian internal kami sendiri untuk memastikan respons Bard memenuhi standar kualitas, keamanan, dan landasan yang tinggi dalam informasi dunia nyata."

Meme populer lainnya yang muncul minggu ini termasuk logo G Google di tempat sampah, serta postingan yang menuduh Pichai dan manajemen senior lainnya "berpandangan pendek lucu dan tidak seperti Google," menurut CNBC.

Baca Juga: 4 Cara Cek Kuota Smartfren dengan Mudah, Bisa SMS hingga Aplikasi

Google telah menerima beberapa pukulan akhir-akhir ini, termasuk mengeluarkan "kode merah" setelah debut eksplosif ChatGPT pada November lalu.

Raksasa teknologi itu semakin terguncang ketika Bing Microsoft baru-baru ini mengumumkan pemutakhiran menggunakan teknologi OpenAI dan ChatGPT, ancaman terbaru yang menumpuk terhadap mesin pencari yang telah lama dominan.

Setidaknya satu mantan insinyur telah menggunakan Twitter sejak acara Bard untuk mengklaim mantan majikannya tidak menganggap serius prospek AI, karena mereka mengumumkannya bersama produk lain di acara yang bahkan tidak diadakan di kampus utama Google.

Baca Juga: Cara Cek iPhone Asli Lewat IMEI, Ketahui Palsu Bukan

Awal pekan ini, koresponden teknologi senior Insider Adam Rogers menulis tentang potensi jebakan dalam mengintegrasikan AI chatbots ke dalam mesin pencari, terutama ketika bot tersebut akan dipaksa untuk menjawab pertanyaan kompleks yang sering menghasilkan jawaban yang salah atau menyesatkan.

Berita Terkait
Berita Terkini

Melalui RUPS, Arkadia Digital Media melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40 persen selama 2023....

internet | 11:18 WIB

pentingnya memahami tentang bahaya yang mengancam pusat data dan bagaimana penanggulangannya....

internet | 11:34 WIB

Ingin mencoba trading kripto? Berikut adalah 5 opsi crypto wallet yang layak dicoba....

internet | 16:37 WIB

Apa saja yang baru dalam update WhatsApp ini?...

internet | 10:10 WIB

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB