Bobol Aplikasi Terenkripsi, Penegak Hukum Berhasil Bongkar Sindikat Narkoba, 30 Ton Obat Terlarang Disita

Pihak berwenang menangkap 49 orang dalam penggerebekan narkoba besar-besaran yang mengakibatkan penyitaan 30 ton obat terlarang.

Cesar Uji Tawakal
Selasa, 29 November 2022 | 21:18 WIB
Ilustrasi TKP. (Pexels)

Ilustrasi TKP. (Pexels)

Hitekno.com - Produsen ponsel terenkripsi telah menjadi target pihak berwenang baru-baru ini, termasuk Phantom Secure, SKY Global, dan Encrochat.

Pihak berwenang Europol menangkap 49 orang dalam penggerebekan narkoba besar-besaran yang mengakibatkan penyitaan 30 ton, atau lebih dari 66.138 pon kokain menggunakan peretasan layanan telepon terenkripsi SKY Global pada tahun 2021.

Dilansir dari Sputnik News, pihak berwenang telah merinci bahwa enam target "bernilai tinggi" ditangkap di Dubai, dua di antaranya adalah warga negara negara itu.

Baca Juga: 5 Manfaat Pakai QRIS dan Terima GoPay Buat Usaha, Apa Saja?

Tersangka yang tersisa adalah warga negara Prancis, Spanyol, dan Belanda.

Di tempat lain, 10 tersangka ditangkap di Belgia, enam di Prancis, dan 13 di Spanyol. 14 orang lainnya telah ditangkap di Belanda pada tahun 2021 sebagai bagian dari penyelidikan yang sama.

Pihak berwenang mengatakan terdakwa adalah bagian dari operasi narkoba internasional yang mereka gambarkan sebagai "kartel super."

Baca Juga: Cara Main Fantasy Team di Vidio Edisi Piala Dunia 2022, Berhadiah Puluhan Juta Rupiah!

Mereka mengatakan organisasi itu mengendalikan sekitar sepertiga dari perdagangan kokain di Eropa.

"Skala impor kokain ke Eropa di bawah kendali dan komando para tersangka sangat besar dan lebih dari 30 ton narkoba disita oleh penegak hukum selama penyelidikan," kata Europol dalam sebuah pernyataan.

Tidak jelas apakah 30 metrik ton kokain yang disita termasuk 17 metrik ton yang disita di Belanda pada tahun 2021 atau apakah ini adalah penyitaan yang sama sekali baru sebesar 30 metrik ton.

Baca Juga: Perusahaan Afsel Caplok Produsen Bahan Kimia Finlandia, Siap Pasok 15 Ribu Ton Lithium Hidroksida

Salah satu tersangka yang ditangkap di Dubai digambarkan sebagai "ikan yang sangat besar".

Keberhasilan operasi bergantung pada pihak berwenang yang meretas SKY Global ECC, aplikasi perpesanan enkripsi ujung ke ujung yang aman yang digunakan oleh organisasi kriminal tersebut.

Organisasi sangat mempercayai aplikasi tersebut sehingga polisi mengatakan mereka menggunakannya untuk mengirim gambar penyiksaan dan keuangan internal organisasi.

SKY Global adalah perusahaan yang berbasis di Kanada yang menawarkan pesan aman bagi penggunanya dan ponsel yang dimodifikasi untuk mematikan mikrofon, kamera, dan unit GPS mereka.

Pihak berwenang mengatakan mereka mengambil alih server SKY ECC pada tahun 2021 dan menggunakannya untuk menyusup ke geng kriminal.

CEO Sky Global Jean-François Eap didakwa atas konspirasi untuk melanggar undang-undang RICO.

Departemen Kehakiman AS mengatakan layanan perusahaan itu "dirancang khusus untuk mencegah penegak hukum secara aktif memantau komunikasi antara anggota organisasi kriminal transnasional yang terlibat dalam perdagangan narkoba dan pencucian uang."

Eap menyebut tuduhan itu salah dan mengatakan perusahaannya menjadi sasaran untuk melindungi "hak fundamental pengguna atas privasi."

Pada saat dakwaannya, FBI mengatakan ada lebih dari 70.000 ponsel SKY Global yang digunakan di seluruh dunia. Eap telah menggugat pemerintah federal karena menyita domain internetnya.

Kedua kasus sedang berlangsung dan Eap belum diekstradisi dari Kanada ke Amerika Serikat untuk persidangannya.

Penangkapan itu terjadi hanya beberapa minggu setelah otoritas Spanyol menangkap 13 orang di tiga kota setelah 1.539 pon kokain ditemukan dalam sebuah kontainer pengiriman di Valencia.

Berita Terkait

TERKINI

Kehadiran ChatGPT Open AI dikhawatirkan akan menjadi kematian Google di masa yang akan datang.
internet | 17:01 WIB
Gadis tersebut bertanya sambil mencondongkan bagian depan tubuhnya seakan ingin menempel dengan tubuh driver ojol.
internet | 16:24 WIB
Payback, drama Korea penuh aksi yang sudah mulai masa penayangannya. Tonton melalui link ini.
internet | 15:36 WIB
Prabowo muda nampak necis dengan kemeja berwarna gelap, celana khaki yang membuatnya terlihat begitu rapi.
internet | 13:56 WIB
New Primagama X Danamon Mencari Juara merupakan program yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa-siswi dengan soal-soal berstandar olimpiade.
internet | 12:19 WIB
Hacker retas website PPID Kominfo Magelang hingga mengubahnya jadi situs judi online.
internet | 07:52 WIB
Yup kamu bisa langganan HBO GO dengan memakai pulsa Telkomsel, pastinya jadi bisa nonton The Last of Us.
internet | 07:43 WIB
Siap-siap Ketagihan, First Media Sekarang Punya Rasa yang Berbeda dengan Kecepatan Internet hingga Lima Kali Lebih Kencang
internet | 20:21 WIB
Polisi dalam video berdurasi 1 menit 19 detik itu adalah Bripka Rahmat Hidayad, Banit Kamsel Satlantas Polres Bireuen, Polda Aceh.
internet | 17:24 WIB
Pada video yang kini viral di media sosial Tiktok tersebut, tampak tukang cukur langganan Rafathar yang tengah digoda teman-temannya.
internet | 17:18 WIB
"Buset gajinya udah kayak direktur," kata netizen.
internet | 16:05 WIB
Suasana jadul yang kental dengan tahun 1940 lalu ini begitu terasa di foto jadul tersebut.
internet | 15:03 WIB
GodMode, program khusus yang membuat karyawan Twitter bisa memposting cuitan dari akun mana pun.
internet | 13:52 WIB
Tersedia mode khusus yang memungkinkan karyawan Twitter mencuitan sesuati dari smua akun.
internet | 13:42 WIB
GoPay mengklaim sebagai uang elektronik dengan metode top up terlengkap di Indonesia.
internet | 10:58 WIB
Curhatan menantu mengenai mertuanya ini justru menuai berbagai sindiran dan hujatan dari netizen.
internet | 17:57 WIB
CEO Alphabet dan Google, Sundar Pichai mengumumkan langsung PHK massal ini dalam sebuah postingan di blog resmi Google.
internet | 17:39 WIB
Saat pesanannya ini tiba, makanan yang datang justru sangat jauh dari ekspektasi hingga bikin kecewa.
internet | 15:06 WIB
Tampilkan lebih banyak