Sempat Kena Take Down, Centang Abu-Abu pada Twitter Kini Sudah Bisa Lagi

Pembeda akun 'beli' dan akun resmi yang asli sempat di-takedown, namun kini sudah berfungsi lagi.


Posted: Jum'at, 11 November 2022 | 19:42 WIB
Sempat Kena Take Down, Centang Abu-Abu pada Twitter Kini Sudah Bisa Lagi

Sempat Kena Take Down, Centang Abu-Abu pada Twitter Kini Sudah Bisa Lagi

hitekno.com - Media sosial Twitter sempat mengutak-atik sistem verifikasinya sendiri dengan membuat centang biru, sebelumnya merupakan sinyal bahwa akun tersebut menjadi penanda akun resmi dan kini tersedia untuk dibeli.

Dilansir dari The VergeElon Musk mengeluarkan solusi unik untuk membedakan akun official asli dan akun resmi dengan centang yang dibeli, yakni tanda cek abu-abu yang menunjukkan bahwa akun itu resmi.

Sempat dihentikan, pada akhirnya, pemeriksaan itu telah digulirkan kembali.

Setelah banyak peniruan identitas, hoaks, dan perilaku tidak aman lainnya dari cek biru yang baru dibeli, cek "resmi" abu-abu telah kembali berfungsi.

Merek seperti Coca-Cola, Twitter, Wired, dan Ars ica memiliki cek abu-abu.

Pagi ini, Musk, pemilik baru Twitter, mengatakan bahwa ada terlalu banyak "tanda centang 'verifikasi' Blue warisan yang korup."

Elon Musk. (YouTube/ Neuralink)
Elon Musk. (YouTube/ Neuralink)

Tanda centang "korup" ini tentu saja tidak dibayar, tidak seperti yang telah menyebabkan kekacauan dengan meniru merek seperti Nintendo, Eli Lilly, dan Tesla.

Cek biru berharga $7.99, sebagai bagian dari Twitter Blue, dan Musk mengatakan itu akan menjadi "pengganti hebat" ketika dia menyingkirkan cek abu-abu kemarin.

Pemimpin produk Twitter Esther Crawford (yang sekarang menggunakan stempel Terverifikasi yang dibeli Twitter Blue di akunnya) mengatakan awal pekan ini bahwa cek abu-abu akan kembali, dengan fokus pada "entitas pemerintah dan komersial untuk memulai" alih-alih individu.

Baca Juga: Bleach: Duel Aizen vs Yhwach, Siapa yang Lebih Kuat?

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB