Fitur Centang Abu-Abu Twitter Batal Dirilis, Sebabnya Picu Tanda Tanya

Fitur yang bakal membedakan pembeli 'centang' dengan akun resmi malah batal dirilis, apa sebab?

Cesar Uji Tawakal

Posted: Kamis, 10 November 2022 | 15:27 WIB
Pengguna Twitter kini bisa gabungkan video,foto dan GIF dalam satu cuitan. [Twitter]

Pengguna Twitter kini bisa gabungkan video,foto dan GIF dalam satu cuitan. [Twitter]

Hitekno.com - Sebelumnya, media sosial Twitter meluncurkan skema tanda centang baru untuk membantu membedakan antara akun resmi dan 'tokoh' palsu.

Namun, laporan dari Android Authority menyebutkan bahwa hanya beberapa jam setelah peluncuran, CEO dan pemilik sementara Elon Musk "membunuh" fitur tersebut.

Beberapa waktu yanng lalu, Twitter sempat akan menerapkan tanda centang kedua menggunakan tag "resmi" untuk "pilih akun" di platform.

Label baru akan membantu pengguna "membedakan antara pelanggan Twitter Blue dengan tanda centang biru dan akun yang diverifikasi sebagai resmi."

Logo Twitter. (Twitter)
Logo Twitter. (Twitter)

Diferensiasi ini sangat penting. Siapa pun dapat memiliki tanda centang biru yang terpampang di sebelah pegangan Twitter mereka jika mereka dapat membayar $8 per bulan untuk Twitter Blue.

Namun, tag verifikasi "resmi" tidak dapat dibeli dan dapat mencakup "akun pemerintah, perusahaan komersial, mitra bisnis, outlet media besar, penerbit, dan beberapa tokoh masyarakat."

Tidak semua akun yang diverifikasi sebelumnya juga akan ditandai sebagai resmi, tetapi tidak jelas bagaimana Twitter akan memutuskan akun mana yang dianggap layak untuk tag terverifikasi baru.

Sistem verifikasi Twitter yang direvisi diperkirakan akan diluncurkan dalam beberapa hari ke depan.

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Temukan 10 penerjemah video berbasis AI terbaik 2026 untuk dubbing dan subtitle otomatis. Tingkatkan jangkauan konten gl...

internet | 18:39 WIB

Berikut beberapa cara agar koper tidak terlalu berat dan tetap muat banyak barang....

internet | 11:40 WIB

Pilih digital marketing agency terbaik 2026: 1. Arfadia (GEO Pioneer), 2. MEA Digital Marketing (Social Commerce), 3. Ca...

internet | 16:40 WIB

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB