Kembali Berulah, Hakcer Bjorka Diduga Berhasil Curi Data Rahasia Kepresidenan dan BIN

Aksinya sukses bikin gempar publik. Keamanan siber negara jadi sorotan.


Posted: Sabtu, 10 September 2022 | 06:30 WIB
Kembali Berulah, Hakcer Bjorka Diduga Berhasil Curi Data Rahasia Kepresidenan dan BIN

Kembali Berulah, Hakcer Bjorka Diduga Berhasil Curi Data Rahasia Kepresidenan dan BIN

hitekno.com - Hacker dengan sebutan Bjorka kembali berulah. Baru-baru ini, ia mengklaim pada Jumat (9/9/2022) telah membocorkan dokumen kepresidenan, termasuk surat-surat rahasia dari Badan Intelijen Negara atau BIN.

Dikutip dari Suara.com, diyakini bahwa ia mampu mencuri data yang berisi 679.180 dokumen. Bjorka mengklaim bahwa data tersebut disita dari September 2022.

Dugaan dari aksi peretasan ini viral di media sosial, salah satunya melalui akun Twitter @darktracer_int.

"Berisi surat transaksi juga dokumen yang dikirim ke Presiden, termasuk kumpulan surat yang dikirim Badan Intelijen Negara yang berlabel rahasia," tulis Bjorka, seperti yang terlihat pada unggahan akun Twitter tersebut.

Hakcer Bjorka mengklaim berhasil membobol data kepresidenan. (Twitter/@darktracer_int)
Hakcer Bjorka mengklaim berhasil membobol data kepresidenan. (Twitter/@darktracer_int)

Sebelumnya, Bjorka sempat sesumbar melalui media sosial telegram bahwa ia akan melakukan hal tersebut.

Ditambah dengan ulahnya yang membocorkan file data miliaran kartu SIM Indonesia, informasi pengguna Indihome, pelanggan PLN, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan masih banyak lagi, tentu ia bikin banyak orang resah.

Peretas menjual informasi ini di forum peretasan online dengan berbagai harga. Namun masih belum diketahui secara pasti apa motif penyerangan ini.

Hakcer Bjorka mengklaim berhasil membobol data kepresidenan. (Twitter/@darktracer_int)
Hakcer Bjorka mengklaim berhasil membobol data kepresidenan. (Twitter/@darktracer_int)

Bikin publik gempar, cuitan tersebut memantik beragam reaksi warganet seperti pada beberapa komentar berikut ini.

"Kalau udah begini jatuhnya Kementerian Pertahanan juga udah harus ikut campur turun tangan nggak, sih?" tulis salah seorang warganet.

"Pembunuh Munir, Kasus Akseina, KM 50, dan juga kasus kejahatan-kejahatan HAM lainnya bisa terbongkar kalau ada yg beli terus diungkap ke publik," sahut warganet lain.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Promo 9.9 Bikin Makin Cuan Belanja Grocery dan Gadget di Blibli

"Nah kalau KTP Presiden jebol bisa dipakai pinjol nggak, tuh?" timpal warganet lain.

 

Suara.com/Liberty Jemadu

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Ada beberapa tahapan teknis yang menjadi penentu apakah video dapat diunduh. Begini penjabarannya....

internet | 19:51 WIB

Terkadang menyimpan video Youtube itu diperlukan, biar bisa menikmati konten secara offline....

internet | 19:03 WIB

Mantan anggota Tim Ahli Wantimpres, Sri Harjono, resmi meluncurkan buku terbarunya berjudul Membangun Indonesia untuk Ke...

internet | 13:10 WIB

Belajar makin mudah dengan Gauth AI. Bisa buat kerjakan PR hingga belajar intens, zero prompt!...

internet | 16:45 WIB

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB