Internet

4 Cara Melindungi Data Pribadi di Tengah Maraknya Serangan Cyber, Jangan Sampai Kecolongan!

Berikut adalah cara untuk melindungi data diri di tengah maraknya serangan cyber.

Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)
Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)

Hitekno.com - Sebagai pengguna internet, Anda harus berusaha untuk melindungi informasi pribadi sebagai tanggung jawab dalam membangun komunitas cyber yang aman.

Nah, berikut adalah beberapa cara untuk melindungi informasi pribadi Anda di tengah maraknya serangan cyber yang harus dipahami.

1 Gunakan sandi yang sulit ditebak

Ilustrasi hacker. (Pexels/Soumil Kumar)
Ilustrasi hacker - mengganti kata sandi. (Pexels/Soumil Kumar)

Sebagian besar pendekatan terhadap pencurian data dan akses tidak sah ke informasi pribadi menggunakan nama pengguna dan sandi. Tidak banyak orang yang membuat password sesederhana mungkin untuk ditebak orang lain, apakah Anda salah satunya?

Mereka biasanya melakukan ini karena mereka takut lupa kata sandi mereka. Inilah alasan utama mengapa kebanyakan orang memilih kata sandi yang sama dengan nama pengguna, tanggal lahir, nama anak, dll.

Salah satu cara paling umum untuk melindungi informasi pribadi adalah dengan membuat kata sandi unik menggunakan kombinasi karakter, huruf, dan tanda baca yang sulit ditebak orang lain.

Jika Anda takut lupa, karena Anda dapat menulis kata sandi di tempat lain tanpa menunjukkan bahwa itu adalah kata sandi. Jangan lupa sering ganti password

2. Waspadai Link Phishing

Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)
Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)

Pernahkah Anda menemukan informasi palsu yang diposting di grup chat orang lain? Nah, seringkali informasi tersebut berisi ajakan untuk mengklik link yang tertera, mis. B. Permintaan untuk mengisi formulir bantuan pemerintah, tetapi situs web yang disertakan bukan milik pemerintah.

Oleh karena itu, untuk menghindari kehilangan informasi pribadi, berhati-hatilah saat mengklik berbagai tautan yang tidak diverifikasi. Waspadalah terhadap tautan phising yang dapat mencuri informasi pribadi di smartphone atau perangkat komputer yang kita gunakan.

3. Keamanan data terenkripsi

Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)
Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)

Enkripsi data adalah proses mengubah data menjadi format yang tidak diketahui atau tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berwenang. Pastikan data dienkripsi saat memasukkan informasi penting untuk melindungi informasi pribadi secara online.

Ingatlah untuk selalu berhati-hati tentang rasa keamanan dunia maya Anda dan jangan kehilangan diri Anda karena kejahatan dunia maya menjadi semakin mengkhawatirkan.

4. Berhati-hatilah saat menggunakan Wi-Fi di tempat umum

Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)
Ilustrasi hacker. (Pexels/Sora Shimazaki)

Wi-Fi, yang disediakan gratis di tempat umum, membantu saat Anda membutuhkan koneksi internet yang lancar tanpa membayar biaya berlangganan. Tidak ada yang salah dengan menggunakan media Wi-Fi, tetapi Anda harus berhati-hati.

Karena terkadang penjahat dunia maya menyalahgunakan jaringan Wi-Fi untuk mencuri informasi pribadi di Internet.

Itu tadi adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk melindungi informasi pribadi Anda secara online. Jika memungkinkan, Anda juga dapat menggunakan mode penyamaran saat menjelajahi web. Menggunakan mode penyamaran atau jendela penyamaran dapat mencegah kebocoran data yang mungkin terjadi.

 

Suara.com/Rishna Maulina Pratama

Berita Terkait