Internet

Ramai Isu Data Humas Kemenkumham Dibongkar oleh Hacker, Publik: Tolong Sekalian Bongkar Data Koruptor

Isu keamanan cyber kini sedang jadi isu panas. Data pejabat Kemenkumham dibongkar oleh peretas usai pernyataan kontroversial.

Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi hacker. (pexels/Saksham Choudhary)
Ilustrasi hacker. (pexels/Saksham Choudhary)

Hitekno.com - Belum tuntas kasus kebocoran data yang terajadi pada beberapa instansi Tanah Air tak lama ini, publik pengguna media sosial kembali dihebohkan dengan aksi dari peretas.

Hal ini terekspos di media sosial Twitter dan kemudian viral. Akun Twitter @radixhidayat mengunggah tangkapan layar berisi pernyataan dari pegawai Kemenkumham, yang disusul ujaran dari si hacker.

Miris, hacker tersebut membongkar data pribadi dari pegawai tersebut secara gamblang dan juga menyelipkan pernyataan ironis.

"Jadi setelah orang ini membantah bahwa ada peretasan di Kemenkumham, saya memutuskan untuk membagi data ini secara gratis, saya senang untuk membongkar data dari orang bermulut besar, nikmati pertunjukan ini," tulis hacker tersebut.

Data yang dibongkar cukup lengkap, berisi informasi pribadi seperti tanggal lahir, akun bank, status pernikahan dan masih banyak lagi.

Data pegawai kemenkumham yang diumbar ke publik oleh hacker. (Twitter/raditxhidayat)
Data pegawai kemenkumham yang diumbar ke publik oleh hacker. (Twitter/raditxhidayat)

Sebelumnya, akhir Agustus lalu, ribuan data pegawai Kemenkumham dikabarkan bocor dan tersebar di forum internet.

Walaupun demikian, pada 28 Agustus, humas dari instansi tersebut membantah, dan berujar bahwa data karyawan aman.

Tak heran jika unggahan ini sukses bikin publik kaget, seperti pada beberapa cuitan berikut ini.

"Oalah kirain breachingnya dilakukan oleh orang dari negara lain ternyata saudara sebangsa sendiri toh huhu," tulis salah seorang pengguna Twitter.

"Hacker-hacker, kalo mau jahat sama pejabat aja, thanks," sahut warganet lain.

"Kenapa kagak hack data koruptor? Duitnya lebih mayan," timpal seorang warganet.

"Lah ya nggak akan ketauan, orang yang korupsi aja gaptek pake sistem tradisional jadi non-tracked," jawab seorang pengguna Twitter.

Berita Terkait