Internet

10 Troll Internet yang Terkenal Sepanjang Masa, Ramai Jadi Pembicaraan

Tahukan salah satu troll internet yang terkenal sepanjang berikut ini?

Agung Pratnyawan

Ilustrasi jaringan internet. (Aruba)
Ilustrasi jaringan internet. (Aruba)

Hitekno.com - Ada beberapa troll internet yang terkenal sepanjang masa bahkan hingga kini masih jadi pembicaraan. Namun apa itu troll?

Kata troll internet mungkin masih asing di telinga sebagian orang. Banyak orang mengira istilah troll berasal dari makhluk mistis asal Skandinavia.

Namun, troll sebenarnya diambil dari nama teknik memancing, yaitu trawling yang berarti menarik umpan di belakang kapal secara perlahan untuk menarik ikan.

Itulah yang dilakukan oleh para troll, yakni memberikan umpan di internet sampai ada yang terpancing dan menyambarnya. Istilah troll sudah digunakan di dunia online setidaknya sejak 1992.

Bagi banyak orang, troll adalah momok Internet. Bersembunyi di balik anonimitas, mereka memposting komentar menghebohkan yang menyakiti, menyinggung, dan bahkan mencemarkan nama baik orang.

Bahkan ada beberapa kasus, pengadilan, polisi, dan jurnalis memburu troll ini, dan mengungkap identitas asli mereka.

Berikut troll internet yang terkenal sepanjang masa seperti HiTekno.com langsir dari Listverse untuk kamu.

10. Robert Ambridge

Robert Ambridge, pria asal Inggris yang terkenal dengan Tweetnya yang menyinggung orang lain. Dengan menggunakan akun “Old Holborn”, ia menyinggung banyak orang dari berbagai kalangan.

Misalnya dengan memposting foto dua orang wanita obesitas yang mengenakan jersey Liverpool dengan caption “Inilah yang meremukkan 96 orang”.

Tweet ini merupakan referensi dari kejadian tragis yang mengakibatkan 96 orang penggemar Liverpool terhimpit dan tewas. Tidak hanya itu saja, ia juga membuat komentar tidak pantas tentang anak berusia 2 tahun yang terbunuh, serta menuduh penasihat Liverpool, Jake Morrison sebagai seorang pedofil lewat twitternya.

Jake Morrison akhirnya melaporkan masalah ini ke polisi. Di awal tahun 2014, Old Holborn diketahui sebagai Robert Ambridge yang berusia 53 tahun, seorang konsultan rekrutmen dan ayah dari 6 orang anak.

9. Lee Rimel

Cerita berawal dari Nicola Brookes memiliki seorang putri yang menjadi penggemar berat Frankie Cocozza. Frankie Cocozza merupakan salah satu kontestan acara The X-Factor.

Saat itu Brookes menulis pesan di Facebook untuk mendukung kontestan ini. Tapi sejak saat itu, ia malah menjadi korban para troll hingga lebih dari 2 tahun lamanya.

Mulai dari diberi label sebagai pengedar narkoba, hingga seorang pedofil. Brookes kemudian lapor polisi dan ke pengadilan untuk menyelesaikan masalah ini.

Salah satu tukang troll tersebut ternyata adalah Lee Rimel yang berprofesi sebagai seorang polisi. Hal ini akhirnya memberikan catatan buruk bagi reputasi Lee Rimel.

8. Benjanun Sriduangkaew

Benjanun Sriduangkaew adalah seorang penulis science fiction yang mengaku berasal dari Thailand dan keturunan Cina. Ia sudah menerbitkan berbagai macam cerpen sejak tahun 2012. Namun pada tahun 2014, terungkap bahwa ia adalah seorang troll internet dengan nama Winterfox selama 10 tahun.

Selain itu ia juga menjadi Requires Hate yang merupakan blogger yang mereview buku sejak tahun 2011 hingga 2013. Sebagai blogger Requires Hate, ia sering mengkritik para penulis. Ia sering memposting kata-kata hinaan pada para penulis lainnya terutama jika para penulis tersebut mendapatkan review positif.

Saat membuat Tweet sebagai Requires Hate pada tahun 2012, Sriduangkawe terlibat argumen yang sangat panas dengan seorang penulis asal Inggris.

Argumen ini kemungkinan menjadi salah satu penyebab penulis tersebut mencoba bunuh diri. Tidak hanya itu saja, beberapa wanita juga melaporkan bahwa Requires Hate mengintai dan menyerang mereka selama lebih dari 6 bulan.

Pada tahun 2015, Sriduangkaew akhirnya menulis bahwa dirinya kini menjadi target para troll internet dan menjadi korban cyberbullying sejak identitasnya sebagai internet troll disebarluaskan.

7. Darren Burton

Seorang troll internet terkenal di Inggris menggunakan akun Facebook dengan nama “Nimrod Severn” dan memposting hal-hal yang tidak pantas.

Ia akan mencari halaman Facebook untuk mengenang orang yang telah meninggal dan meninggalkan komentar buruk seperti “rot in piss” dan kadang juga menambahkan komentar rasis.

Jurnalis BBC kemudian mencoba melacak akun ini dan diketahuilah bahwa ia adalah pekerja jalan kereta api dari Cardiff, Darren Burton.

6. Charles Fitch

Charles Fitch dikenal sebagai troll internet di eBay yang memiliki akun YouTube dengan nama “Ebayisajoke”. Namun akun YouTube-nya sudah di-blok karena ia melanggar beberapa peraturan YouTube.

Dalam videonya, Fitch menggunakan topeng Guy Fawkes dan meneriakkan teori konspirasi tentang eBay serta mengatakan bahwa situs tersebut adalah penipuan.

Detektif berhasil mengidentifikasinya namun ia tidak merasa apa yang dilakukannya adalah hal yang salah. Menurutnya justru dialah yang sebenarnya menjadi korban.

Ia juga melayangkan petisi agar mendapatkan perlindungan dari penjual di eBay. Namun petisi ini ditolak oleh pengadilan.

5. Sean Duffy

Sean Duffy, seorang pria berusia 25 tahun memulai serangannya secara anonim pada teman dan keluarga seorang remaja yang sudah meninggal. Beberapa diantaranya adalah Hayley Bates, remaja 16 tahun yang meninggal karena kecelakaan.

Ia juga menyerang Lauren Drew, remaja 14 tahun yang meninggal karena epilepsi; Natasha MacBryde, remaja 15 tahun yang meninggal bunuh diri; serta Jordan Cooper, remaja 14 tahun yang ditusuk hingga tewas.

Identitasnya berhasil diketahui pada September 2011 dan segera diamankan oleh pihak berwajib. Sean Duffy harus mendekam 18 minggu di dalam penjara dan dilarang menggunakan situs sosial media selama 5 tahun.

Pada Maret 2012, ia kembali didakwa atas kasus yang berbeda, dan harus melakukan 300 jam kerja sosial.

4. Michael Brutsch

Michael Brutsch terkenal mengganggu di subforum dari situs Reddit. Dalam subforum tersebut ia mengunggah foto gadis berusia di bawah umur yang menggunakan baju renang. Tahun 2012, identitasnya berhasil dilacak dan ia ternyata adalah seorang programmer di perusahaan finansial di Texas.

Dalam interview, Brutsch mengatakan bahwa ia tidak melakukan sesuatu yang ilegal dan dirinya bukan seorang pedofil. Setelah identitasnya diketahui, Brutsch dipecat dari pekerjaannya, kehilangan asuransi yang membantu pengobatan istrinya yang cacat, serta terancam kehilangan rumahnya.

3. Michael Josef Basl

William Moreno, adalah bagian dari forum internet, Fairfax Underground, sekitar 6 tahun yang lalu. Moreno dikatakan menderita autisme ringan dan juga depresi berat, dan forum tersebut menyediakan saluran sosial untuknya.

Namun postingannya dianggap agak kontroversial, yang membuat kesal beberapa pengunjung forum lainnya, salah satunya adalah Michael Josef Basl.

Michael Josef Basl dituduh memukul Morenos dengan memposting pesan di forum atas nama Moreno yang berbunyi, “AKU HANYA TEMBAK ORANG TUAKU SEKARANG AKU AKAN MEMBUNUH KAKAKKU.” Itu menjadi sangat buruk sampai-sampai Moreno mengklaim dia mencoba bunuh diri dengan menggorok pergelangan tangannya sendiri.

2. Dennis Markuze

Pada tahun 1990, beberapa orang atheis dan ilmuwan di Amerika Utara menerima email dari David Mabus. Pesan yang ia kirimkan sangat tidak senonoh, serta terkadang memberikan ancaman mutilasi dan pemenggalan. Beberapa orang tahu bahwa Mabus tinggal di Montreal karena kesalahan sederhana yang ia buat.

Beberapa orang segera membuat petisi online dan meminta polisi Montreal untuk bertindak tegas. Setelah dilakukan investigasi, polisi Montreal berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai Dennis Markuze, seorang pria yang punya riwayat masalah mental.

1. Brenda Leyland

Saat sedang berlibur ke Portugis, Kate dan Gerry McCann mengalami hal yang paling mengerikan, putrinya yang berusia tiga tahun, Madeleine, menghilang.

Awalnya polisi mencurigai keterlibatan kedua orang tua Madeleine. Bahkan polisi yang menuduh pasangan McCann ini memalsukan penculikan Madeleine dan menyembunyikan tubuhnya harus membayar denda 500 ribu Euro kepada mereka.

Dengan menggunakan akun Twitter @Sweepyface, Brenda Leyland mulai mengganggu keluarga McCann. Ia membuat Tweet atau Retweet hingga lebih dari 2.200 kali dari November 2013 hingga September 2014 yang berkenaan dengan keluarga McCann dan berusaha mempermalukan mereka.

Setelah identitasnya terbongkar, ia membela diri dengan mengatakan bahwa ia harus melakukannya. Ia juga tetap terlihat tenang setelah diberi tahu bahwa rekaman Tweetnya sudah dikirim ke Scotland Yard, kepolisian Inggris.

Namun, tiga hari setelah ia ditemui oleh reporter, Leyland bunuh diri dengan menghirup helium. 

Itulah sepuluh troll internet yang terkenal sepanjang masa yang ramai jadi pembicaraan hingga kini.

Kontributor: Jeffry francisco

Berita Terkait