Pejabat Ukraina Incaran Hacker selama Invasi Militer Rusia

Tidak hanya di dunia nyata, Ukraina juga jadi sasaran di internet.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Rabu, 08 Juni 2022 | 20:25 WIB
Pejabat Ukraina Incaran Hacker selama Invasi Militer Rusia

Pejabat Ukraina Incaran Hacker selama Invasi Militer Rusia

hitekno.com - Ukraina tidak hanya menjadi sasaran dari invasi militer Rusia di dunia nyata. Namun para pejabat negara tersebut juga jadi incaran hacker di dunia maya.

Diwartakan Suara.com, telepon milik pejabat Ukraina dilaporkan telah menjadi sasaran hacker selama invasi militer Rusia ke Ukraina.

Hal ini dilaporkan pejabat keamanan siber Rusia selama 100 hari berlangsungnya invasi Rusia.

"Kami melihat banyak upaya untuk meretas telepon pejabat Ukraina, terutama lewat penyebaran malware," kata Wakil Kepala Layanan Komunikasi Khusus Negara Ukraina, Victor Zhora, dikutip dari Gadgets360, Rabu (8/6/2022).

Zhora melanjutkan kalau sejauh ini pihaknya belum menemukan bukti apabila perangkat warga Ukraina telah disusupi.

Ia mengatakan kalau dia bersama rekannya menyadari adanya ancaman penyusupan tanpa klik (zero click).

Tapi, dia menolak berkomentar apakah sudah mengetahui upaya semacam itu ke perangkatnya sendiri.

"Ini terus kami pantau," sambung Zhora.

Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)
Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)

Informasi ini muncul tak lama usai polisi dari 11 negara telah mengungkap penipuan ponsel yang dijuluki FluBot.

Serangan siber ini diketahui menyebar ke seluruh dunia melalui pesan teks palsu.

Baca Juga: Jaringan Starlink di Ukraina dapat Gangguan dari Rusia, Ini Tanggapan Militer AS

Polisi siber Belanda selaku pemimpin operasi mengatakan, kalau serangan malware ini menginfeksi ponsel Android lewat SMS palsu yang mengatasnamakan perusahaan parsel.

Cara lainnya yang dipakai adalah SMS palsu yang berisi kalau seseorang memiliki voicemail yang harus segera dijawab.

Hacker kemudian bakal mencuri detail bank dari ponsel yang terinfeksi.

Malware tersebut kemudian secara otomatis mengirim pesan serupa ke ponsel lain melalui data dari kontak pengguna terinfeksi.

Itulah laporan terkini yang mendapati kalau Ukraina tidak hanya menjadi sasaran dari invasi militer Rusia, namun juga serangan hacker. (Suara.com/ Dicky Prastya).

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB