10 Driver Ojol Dapat Orderan Fiktif yang Sama, Ini Kronologinya

Bagaimana bisa 10 driver ojol serentak jadi korban orderan fiktif.

Agung Pratnyawan
Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:08 WIB
Ilustrasi Driver Ojol. (Suara.com/Ema Rohimah)

Ilustrasi Driver Ojol. (Suara.com/Ema Rohimah)

Hitekno.com - Orderan fiktif masih menghantui para pengemudi ojek online atau driver ojol. Tak tanggung-tanggung langsung 10 driver ojol menjadi korbannya.

Termuat dalam video viral di media sosial, 10 driver ojol mendapatkan orderan fiktif ke alamat dan pemesan yang sama.

Video itu dibagikan oleh akun Tiktok @kimjyden. Dalam video viral di media sosial tersebut, akun itu menceritakan kronologi 10 driver ojol yang terkena orderan fiktif.

Baca Juga: Penampakan Driver Ojol Makan di Warteg Ditemani Istri, Tapi Lewat Ini

Para driver ojol itu mendapatkan pesanan berupa makanan dari pelanggan yang ditujukan ke alamat yang sama.

Dalam video tersebut, salah seorang rumah warga tampak digeruduk oleh para driver ojol. Padahal pemilik rumah tersebut merasa tidak memasannya.

"Temen-temen ada yang pernah begini nggak? Sedih banget lihat drivernya sampai 10 orang fake order kirim ke alamat yang sama dan yang order atas nama orang yang sama," tulis akun tersebut, dikutip HiTekno.com dari Beritahits.id.

Baca Juga: Lihat Driver Ojol Lansia Ajak Istri Ngedate, Bikin Netizen Iri

Kronologi 10 Driver Ojol kena Orderan Fiktif

Dijelaskan dalam video viral di media sosial tersebut, pemilik akun menceritakan kronologi kejadian driver ojol yang mendatangi sebuah rumah.

Pad awalnya, ada seorang driver ojol yang mengantar makanan ke rumah tersebut.

Baca Juga: Lihat Driver Ojol Sedang Pesan Makanan Ini, Penampakan Jaketnya Bikin Heran

Pemilik rumah mengaku dirinya bahkan tidak memiliki aplikasi untuk memesan makanan itu.

"Jadi pas malem minggu kemarin tanggal 15 udah maghrib ada shop**food yang anter makanan. Padahal kita di rumah nggak ada yang pakai shop**food biasa beli pasti lewat gr**food," jelas akun tersebut.

Cerita 10 driver ojol dapat orderan fiktif. (Tiktok/@kimjyden)
Cerita 10 driver ojol dapat orderan fiktif. (Tiktok/@kimjyden)

Lantaran merasa kasihan, pemilik rumah akhirnya mengganti makanan yang tidak mereka pesan.

Baca Juga: Driver Ojol Ngaku Pendapatan Naik Jadi Rp 5 Juta, Alasannya Bikin Kesal

Namun ternyata datang lagi seorang driver ojol yang juga mengantarkan makanan ke rumah tersebut.

Total harga makanan yang dibawa driver tersebut bahkan mencapai Rp 100 ribu.

Lalu selang beberapa menit, datang dua driver ojol sampai bertambah menjadi 10 driver.

"Semua atas nama Anjani (kita nggak kenal) dengan modus minta isiin gopay nar digantiin pas udah datang makanan," lanjutnya.

Total makanan tersebut bahkan sampai Rp 1 juta. Pemilik akun tersebut mengaku kasihan melihat driver ojol yang terkena orderan fiktif.

"Pas kita cek nomernya udah nggak aktif. Pembelinya atas nama Anjani," ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui lebih lanjut mengenai kasus orderan fiktif tersebut.

Komentar Netizen

Melihat kejadian yang viral di media sosial tersebut, netizen mengaku hal itu sering terjadi kepada driver ojol.

Beberapa netizen mengaku pernah mengalami hal serupa. Mereka berharap driver ojol yang terkena orderan fiktif dapat ditangani oleh pihak mitra.

"Harusnya pembayaran online food no cash, jadi akan mengurangi order fiktif," balas netizen.

"Gue juga kena sedih banget mana diomelin ortu katanya kenapa diambil kalau itu tunai," kata netizen.

"Aku pernah sekali, hebat yang bikin orderan, gue aja yang pesan nggak pernah tepat sampai depan rumah, lah dia titiknya pas," ujar netizen lain.

"Mending makanan online gini ilangin sistem COD dah biar orang mau bikin orderan fiktif mikir 2 kali," komentar netizen lain.

Video itu dapat dilihat DI SINI.

Itulah kisah viral di media sosial, 10 driver ojol kena orderan fiktif yang meresahkan. (Suara.com/ Nur Afitria Cika Handayani).

Berita Terkait
TERKINI

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak,...

internet | 10:36 WIB

Dell APEX Cloud Platform for Red Hat OpenShift ini merupakan hasil kerja sama Dell dan Red Hat....

internet | 10:34 WIB

Garmin Run ini akan berlangsung pada 29 September 2024 mendatang di ICE BSD, Tangerang....

internet | 10:25 WIB

Jaringan internet yang ditawarkan HSPnet berkapasitas tinggi hingga 6 Tb/s....

internet | 10:48 WIB

Intel juga mengumumkan jajaran sistem-sistem AI baru yang skalabel dan terbuka, produk-produk generasi berikutnya dan ko...

internet | 18:50 WIB

Seluruh transaksi di acara JakCloth Ramadan 2024 akan menggunakan QRIS dan transfer bank melalui BI FAST....

internet | 14:12 WIB

PointStar menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi...

internet | 17:09 WIB

Grab menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPP...

internet | 17:15 WIB

Seminar di UI memfokuskan pada perkembangan terkini dalam ilmu data, komputasi super, AI generatif, dan etika AI....

internet | 21:26 WIB

Dalam acara ini, peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan....

internet | 16:31 WIB

Aplikasi Merchant BCA ini didesain sebagai solusi untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala....

internet | 09:36 WIB

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB
Tampilkan lebih banyak