Internet

Cara Membuat Toko Online Sendiri, Bangun Website Tanpa Coding

Bangun bisnis kamu dengan mengikuti cara membuat toko online sendiri ini.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi Toko Online. (Pixabay/JurnalMin)
Ilustrasi Toko Online. (Pixabay/JurnalMin)

Hitekno.com - Ingin menjangkau pelanggan lebih luas dengan cara membuat toko online sendiri ? inilah panduan singkat apa saja yang kamu butuhkan sebelum membuat toko online sendiri.

Saat kondisi pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia maka berjualan dengan cara offline akan semakin sulit karena setiap aktivitas orang dibatasi.

Solusi agar tetap bisa menjalankan toko online mu adalah dengan cara berjualan online dan salah satu hal yang bisa kamu persiapkan adalah membuat toko online sendiri.

Kali ini Hitekno.com ingin membagikan cara membuat toko online sendiri dengan mudah yang bisa kamu kerjakan sendiri dirumah.

Apa saja yang perlu kamu persiapkan jika ingin membuat toko online sendiri, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui.

  • Persiapkan nama toko online
  • Cek dahulu ketersediaan domain
  • Pilih CMS (Content Management System) yang mudah
  • Memilih hosting
  • Mempromosikan toko online
  • Datangkan banyak pengunjung

Nama Toko Online dan Domain

Untuk pemilihan nama toko dan juga pemilihan domain usahakan yang simple namun mudah diingat oleh calon pelanggan mu.

Selain itu nama domain harus mencerminkan produk atau jasa penjualan mu sehingga setiap orang yang mendengar atau membaca link dari website toko onlinemu bisa segera menangkap apa saja yang kamu sediakan atau jual.

Cek nama domain untuk toko online mu di penjual domain dan hosting apakah masih tersedia atau sudah diambil orang lain.

Kamu bisa cek ketersedian domain di namecheap.com atau godaddy.com dan mulai pilih nama yang sesuai dengan bisnismu.

Ilustrasi website toko online. (Pixabay/200degrees)
Ilustrasi website toko online. (Pixabay/200degrees)

Pilih CMS

Banyak sekali CMS yang dibuat untuk toko online yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Wordpress + WooCommerce
  • PrestaShop
  • Magento
  • OpenCart
  • AbanteCart
  • osCommerce
  • CubeCart
  • Open Real Estate

Dari semua CMS diatas tentunya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing sehingga kamu bisa mencobanya salah satu.

Sebagai bahan pertimbangan memilih CMS untuk toko online, kamu bisa menggunakan Wordpress yang dikombinasikan dengan WooCommerce.

Memilih Wordpress dan WooCommerce bisa kmau pilih karena kemudahan dalam penginstalan dan juga pengaturan setiap fungsi dari proses toko online yang kamu butuhkan.

Selain itu CMS ini tersedia juga versi Gratis sehingga kamu bisa membuatnya dengan biaya yang cukup murah sangat cocok untuk toko online pemula.

Hosting

Memilih hosting untuk toko online mu juga perlu kamu pertimbangkan, agar ketika toko online kamu sudah banyak diakses oleh banyak orang tidak sering down.

Beberapa referensi hosting di Indonesia antara lain sebagai berikut:

  • Niagahoster
  • Hostinger
  • Rumahweb
  • Dan lainnya

Pilih penyedia jasa hosting yang stabil dan memberikan pelayanan 24x7 dan selalu siap untuk dihubungi dan menjawab semua kendala dengan cepat.

Promosikan dan datangkan banyak pengunjung

Setelah berhasil membuat website toko online, kamu harus banyak mempromosikan ke media sosial dan ke beberapa pelanggan lama mu.

Karena saat awal, toko online yang sudah kamu buat masih belum banyak yang tau, jadi hal yang paling penting adalah memperkenalkan dan mulai mengedukasi pelanggan mu.

Semakin sering kamu mempromosikan link website toko online mu maka akan dengan cepat pula toko online kamu terindex oleh mesin pencari seperti google, yahoo, bing dan lainnya.

Jika kamu bingung harus memulai darimana, mungkin kamu bisa membuat toko online sendiri dengan wordpress karena lebih mudah dan banyak sekali plug in pendukung untuk memaksimalkan penjualan.

Nah itu tadi beberapa hal yang wajib kamu persiapkan dan pelajari tentang cara membuat toko online sendiri tanpa harus mahir pemrograman, selamat mencoba.

Berita Terkait