Internet

Dihujat Netizen Indonesia, Pasangan Gay Thailand Tempuh Jalur Hukum

Pengacara pasangan ini sampai mengeluarkan ancaman ini untuk netizen Indonesia.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi pengadilan. (Pixabay)
Ilustrasi pengadilan. (Pixabay)

Hitekno.com - Ronnarong Kaewpetch, seorang pengacara di Thailand naik pitam karena netizen Indonesia menghujat pasangan gay yang baru saja menikah. Bahkan sampai mengancam ke ranah hukum.

Pengacara ini sampai mengatakan Thailand menolak orang Indonesia yang meninggalkan komentar cabul di akun pasangan tersebut.

"Orang Indonesia, jangan mengira kalian ada di sana dan saya tidak bisa berbuat apa-apa," ujar pengacara Jaringan Kampanye untuk Keadilan yang menangani masalah kepentingan publik ini.

"Setiap Anda memasuki Thailand, saya akan meminta polisi menunggu dengan surat perintah penangkapan terhadap Anda," lanjutnya.

Sebelumnya, salah satu pengantin yang bernama Suriya Koedsang, mengunggah foto pernikahan mereka di media sosial dan komentar kasar langsung mengalir, membuat perpecahan antara netizen Thailand-Indonesia.

Suriya Koedsang berkata ia diganggu oleh netizen Indonesia selama tiga hari tiga malam meski tidak pernah membalas satupun dari mereka. Ia mendapat hujatan hingga cacian tentang pernikahan sesama jenis.

Hal yang mendorongnya untuk meminta nasihat hukum dari Ronnarong Kaewpetch adalah ancaman pembunuhan yang menurutnya ditujukan kepada dirinya, suaminya, orang tua, kerabat, bahkan fotografer pernikahan mereka.

Dihujat Netizen Indonesia, Pasangan Gay Thailand Akhirnya Buka Suara (facebook.com/ )
Dihujat Netizen Indonesia, Pasangan Gay Thailand Akhirnya Buka Suara (facebook.com/ )

 

"Kami menikah di rumah, di tengah keluarga saya yang hangat, negara saya sendiri dan apa yang salah dengan orang Indonesia??"

"Mengapa harus sedramatis itu? Kenapa kalian begitu kasar pada kami? Apakah saya perlu bersembunyi ketika saya tidak melakukan kesalahan?" ujarnya.

Suriya Koedsang mengatakan dirinya menghormati semua agama, mengutip tahun-tahun yang dia habiskan untuk belajar di Pattani, provinsi paling selatan Thailand di mana Islam adalah agama utama.

"Saya tidak punya masalah sama sekali, bahkan saat yang sulit, di belakang sana. Selain itu, keluarga Muslim saya selalu mendukung saya apa adanya."

"Agama tidak pernah mengajarkan Anda untuk membenci orang lain, untuk merendahkan orang lain. Sebaliknya, agama memanfaatkan hati manusia untuk menjadi manusia yang baik," tulis Suriya Koedsang.

Itulah laporan terkini dari pasangan gay Thailand yang baru saja melangsungkan pernikahan namun mendapatkan hujatan netizen Indonesia. (Suara.com/ Rima Suliastini).

Berita Terkait