Meski Facebook Punya WhatsApp, Ternyata Mark Zuckerberg Pakai Signal

Signal banyak dipakai karena keamanan data pribadi. Bagaimana dengan CEO Facebook ini?

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Selasa, 06 April 2021 | 21:30 WIB
Meski Facebook Punya WhatsApp, Ternyata Mark Zuckerberg Pakai Signal

Meski Facebook Punya WhatsApp, Ternyata Mark Zuckerberg Pakai Signal

hitekno.com - Facebook, perusahaan media sosial yang didirikan Mark Zuckerberg ini memiliki aplikasi chat WhatsApp. Namun siapa sangka, CEO Facebook tersebut malah disebut-sebut menggunakan Signal.

Sebagai informasi, Signal mulai populer sebagai aplikasi chat setelah WhatsApp menjadi sorotan soal data pribadi dan kebijakan privasi.

Aplikasi Signal disebut-sebut lebih aman dan menghargai privasi data pengguna dibandingkan WhatsApp, karenanya banyak yang bermigrasi ke layanan ini.

Informasi soal Mark Zuckerberg menggunakan Signal diungkap oleh Dave Walker, seorang peneliti keamanan siber setelah meneliti data dari 533 juta pengguna Facebook yang baru saja bocor.

Salah satu akun yang datanya bocor adalah milik CEO Facebook tersebut.

Termasuk dalam data yang bocor itu adalah alamat email serta nomor telepon pengguna. Berkat data-data inilah diketahui bahwa nomor ponsel Zuckerberg ternyata terdaftar di Signal.

"Mark Zuckerberg juga menghormati privasinya sendiri, dengan menggunakan aplikasi percakapan yang memiliki enkripsi end-to-end yang tidak dimiliki @facebook," jelas Walker dalam tweetnya, dikutip dari India Today, Selasa (6/4/2021).

Mark Zuckerberg. (Newsroom Facebook)
Mark Zuckerberg. (Newsroom Facebook)

"Ini adalah nomor yang terkait dengan akunnya dari kebocoran Facebook baru-baru ini," ungkap Walker sembari mengunggah foto kontak Mark Zuckerberg yang bertuliskan 'Mark Zuckerberg is on Signal!'.

Beberapa bulan lalu, aplikasi chat Signal menjadi salah satu aplikasi populer pengganti WhatsApp yang dipromosikan CEO Tesla, Elon Musk melalui Twitter.

Layanan Signal mulai meroket lantaran banyak pengguna WhatsApp yang protes dengan kebijakan privasi baru untuk menghubungkan data percakapan dengan aplikasi induk mereka, Facebook.

Baca Juga: WhatsApp Sempat Down, Signal Makin Gencar Promosi

WhatsApp kemudian buru-buru mengklarifikasi bahwa pembaruan itu hanya berlaku untuk akun WhatsApp Business dan WhatsApp Business API. Mereka juga akhirnya menunda pembaruan tersebut menjadi bulan Mei 2021.

Uniknya lagi Signal kini dipimpin oleh Bryan Acton, orang yang bersama Jan Koum mendirikan WhatsApp pada 2009 silam. Ia hengkang dari WhatsApp pada 2017 karena tak sepakat dengan kebijakan Facebook. Adapun Facebook membeli WhatsApp pada 2014.

Acton adalah salah satu orang yang paling menentang kebijakan Facebook untuk menjual data-data pengguna ke pengiklan. Ia bahkan berkali-kali menyerukan agar pengguna Facebook meninggalkan media sosial tersebut.

Apakah benar Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook menggunakan aplikasi Signal, padahal perusahaanya memiliki WhatsApp. (Suara.com/ Dicky Prastya).

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Ada beberapa tahapan teknis yang menjadi penentu apakah video dapat diunduh. Begini penjabarannya....

internet | 19:51 WIB

Terkadang menyimpan video Youtube itu diperlukan, biar bisa menikmati konten secara offline....

internet | 19:03 WIB

Mantan anggota Tim Ahli Wantimpres, Sri Harjono, resmi meluncurkan buku terbarunya berjudul Membangun Indonesia untuk Ke...

internet | 13:10 WIB

Belajar makin mudah dengan Gauth AI. Bisa buat kerjakan PR hingga belajar intens, zero prompt!...

internet | 16:45 WIB

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB