Internet

Siswi Dirampok Saat Belajar Online, Bikin Guru dan Temannya Panik

Sesisi kelas gadung menyaksikan langsung aksi perampokan saat belajar online.

Agung Pratnyawan

Aksi perampokan di tengah belajar online berlangsung. (YouTube/ Schengen Story News)
Aksi perampokan di tengah belajar online berlangsung. (YouTube/ Schengen Story News)

Hitekno.com - Seorang siswi menjadi korban perampokan ketika tengah mengikuti kelas belajar online. Guru dan teman-temannya hanya bisa bengong menyaksikan lewat aplikasi video telekonferensi.

Nampak dalam video yang beredar, tiba-tiba ada seseorang masuk ke rumah salah satu siswi kelas tersebut. Di saat ia sedang mengikuti kelas belajar online.

Peristiwa ini tertangkap kamera pada perangkat yang digunakananya ketika belajar online. Sontak membuat kaget seisi kelas beserta sang guru.

Diwartakan Dailymail.co.uk, kejadian ini menimpa Maria Jose seorang siswi di kota Amaboto, Tungurahua, Ekuador.

Salah seorang siswi yang merasa curiga pada kamera Maria, langsung memberitahu guru yang sedang menjelaskan pelajaran hingga membuat kaget seisi kelas online tersebut.

Aksi perampokan di tengah belajar online berlangsung. (YouTube/ Schengen Story News)
Aksi perampokan di tengah belajar online berlangsung. (YouTube/ Schengen Story News)

 

Video tiba-tiba berhenti ketika sang pelaku menutup laptop yang digunakan Maria Jose untuk belajar online tersebut. Sehingga seisi kelas mengkhawatirkan keselamatannya.

"Apakah ada yang punya alamat atau nomor orangtuanya?" kata salah seorang temannya.

"Saya punya nomor telepon ibunya," jawab lainnya.

"Telepon dia segera," riuh kelas belajar online tersebut.

Teman-temannya pun segera memberitahu pihak berwenang setempat dan keluarga korban akan kejadian perampokan tersebut.

Pelaku sempat kabur setelah melakukan aksinya, namun pihak berwenang berhasil menangkap mereka. Lengkap dengan barang curian lainnya.

Itulah kejadian perampokan yang terekam kamera saat belajar online berlangsung di Ekuador. Beruntung korban selamat dan pelaku sudah diamankan petugas berwenang.

Berita Terkait