CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Jadi Banyak Corona Karena Salah Pilih Gubernur?

Beredar postingan Facebook yang menyebut Jakarta jadi pusat virus corona karena salah pilih gubernur.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Sabtu, 04 April 2020 | 18:30 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Jadi Banyak Corona Karena Salah Pilih Gubernur?

CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Jadi Banyak Corona Karena Salah Pilih Gubernur?

hitekno.com - Beredar sbuah postingan di media sosial yang mengklaim Jakarta bisa jadi daerah paling banyak virus corona COVID-19 karena salah pilih gubernur.

Klaim itu beredar usai seorang pengguna Facebook bernama Bunga Indah menulis status di Facebook.

Akun Facebook ini mengunggah gambar dengan tulisan yang mengklaim Jakarta bisa serperti itu karena salah pilih gubernur.

Dalam statusnya itu, ia mengatakan, "Jakarta menjadi daerah yang paling banyak terinfeksi virus COVID-19 karena salah pilih gubernur."

Status itu pun sempat viral karena mendapat 239 komentar. Namun, apakah tuduhan tersebut benar?

Klarifikasi Turn Back Hoax soal tuduhan hoaks (Instagram).
Klarifikasi Turn Back Hoax soal tuduhan hoaks (Instagram).

PENJELASAN

Berdasarkan cek fakta dan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, dapat dipastikan bahwa tidak benar provinsi DKI Jakarta menjadi pusat virus corona karena salah memilih gubernur.

Memang benar DKI Jakarta menjadi pusat penyebaran virus corona. Namun, sebabnya bukan karena masyarakat Jakarta salah memilih gubernur, melainkan karena tingkat mobilitas di Jakarta sangat tinggi sehingga virus terbawa masuk.

Selain itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanggulangan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi karena DKI Jakarta memiliki banyak pintu masuk.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), selain DKI Jakarta, ada empat provinsi lain dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi yaitu di atas 50 kasus. Provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Netflix Gratis Tiga Bulan Selama Pandemi?

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, dapat dipastikan bahwa tuduhan yang dilakukan oleh Bunga Indah terbukti tidak benar. Status yang ia tulis memuat informasi yang menyesatkan karena tidak berdasarkan fakta.

Itulah hasil cek fakta postingan Facebook yang mengklaim Jakarta jadi banyak virus corona COVID-19 karena salah pilih gubernur, yang ternyata salah dan termasuk konten menyesatkan. (Suara.com/ Ruhaeni Intan).

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB