Menkominfo Siap Ajukan Draf RUU Perlindungan Data Pribadi ke DPR

Penyusunan RUU PDP ini, kata Johnny, menggunakan acuan global, termasuk konvensi general data protection and regulation Uni Eropa.

Agung Pratnyawan
Kamis, 19 Desember 2019 | 14:41 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate. [Suara.com/Tivan Rahmat]

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate. [Suara.com/Tivan Rahmat]

Hitekno.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan kesiapannya untuk mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi ke DPR RI.

Hal ini karena pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi telah masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020 ke DPR RI.

Baca Juga: - Dirut TVRI Helmy Yahya Dicopot, Menkominfo Angkat Bicara - Menkominfo Minta Netflix Bayar Pajak di Indonesia - Data Pribadi Dijual Murah di China, Rp 20 Ribu Dapat 5.000 Wajah Orang - Pidato Jokowi di DPR Bahas Masalah Perlindungan Data Pribadi

Menkominfo mengatakan, DPR RI secara umum telah menyetujui RUU tersebut. Saat ini, tinggal dimasukkan dalam prioritas dan disahkan pada 2020.

"Statusnya saat ini DPR telah sepakat dengan kami bahwa RUU PDP menjadi prioritas prolegnas. Kita harapkan tahun 2020 Indonesia sudah mempunyai perlindungan data pribadi," kata Johnny G Plate di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019).

Penyusunan RUU PDP ini, kata Menkominfo, menggunakan acuan global, termasuk konvensi general data protection and regulation Uni Eropa.

"Dalam kaitan dengan strategi kita kaitan data software infinity dan security indonesia disamping untuk penggunaan untuk kepentingan prekonomian dengan baik flows data close border. Lintas negara itu yang menjadi prioritas kita. Sebentar lagi mudahan-mudahan bisa dikirim ke DPR RI," katanya.

Diketahui berdasarkan draf per April 2019, RUU Perlindungan Data Pribadi memuat 15 bab dan 74 pasal yang mengatur tentang definisi, jenis, hak kepemilikan, pemrosesan, pengiriman, lembaga yang berwenang mengatur, dan sanksi.

Menkominfo Johnny G Plate. [Suara.com/Stephanus Aranditio]
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate [Suara.com/Ria Rizki] 

Sebelumnya, draf RUU PDP telah digulirkan ke sejumlah kementerian dan lembaga. Sebelum dikembalikan lagi ke Kominfo pada 14 Oktober, draf RUU PDP sempat mengalami revisi terkait pasal yang berhubungan dengan kependudukan dan pencatatan sipil.

Sementara itu, terdapat tujuh poin yang menjadi catatan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) sehingga RUU PDP dikembalikan kepada Kominfo.

Poin tersebut yakni Pasal 7 mengenai hak untuk memperbarui atau memperbaiki data pribadi; pasal 20 tentang perjanjian yang di dalamnya terdapat permintaan data pribadi.

Lalu, Pasal 1 angka 7, mengenai definisi korporasi dan Pasal 10 tentang hak untuk mengajukan keberatan; pasal 17 Ayat 2 huruf a, tentang prinsip perlindungan data pribadi; serta Pasal 22 ayat 2 mengenai pengecualian pemasangan alat pengolah data visual.

Menkominfo Johnny G Plate. [Suara.com/Stephanus Aranditio]
Menkominfo Johnny G Plate. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Terakhir, pasal 44, mengenai pengecualian kewajiban pengendalian data pribadi. Kemendagri dan Kejagung juga mencatat perlunya pertimbangan agar RUU Perlindungan Data Pribadi mengatur alat bukti yang sah, termasuk alat bukti elektronik.

"Untuk mengisi kekosongan hukum, kita akan menyempurnakan Permen 20 Tahun 2012 dalam waktu dekat. Itu akan memasukkan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi yang sudah ada dalam rancangan PDP," kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Semuel A Pangerapan. [Suara.com/ Stephanus Aranditio].

Berita Terkait

TERKINI

Dalam foto yang diunggah, nampak ruang ganti timnas Jepang yang dipenuhi dengan sampah.
internet | 17:53 WIB
TikTok bahkan mendekati mantan karyawan Meta dan Twitter yang kena pemecatan.
internet | 17:53 WIB
"Download suara petir di HP aja bang, terus nyalain dekat tokek," kata netizen.
internet | 17:47 WIB
TerbaruDenise Chariesta menggembar-gemborkan berapa ia bayar gaji karyawan yang berkerja pada dirinya.
internet | 16:39 WIB
Alif Cepmek merilis lagu baru, netizen auto heboh!
internet | 16:21 WIB
Netizen ikut menangis mendengar curhatan dari pria ini.
internet | 15:25 WIB
Bernarkah cara Syahrini galah donasi untuk korban Gempa Cianjur menggunakan rekening pribadi?
internet | 15:25 WIB
Mbak Ismoyo sosok yang mengumkap soal wasiat rahasia Soekarno dan keberadaannya.
internet | 15:10 WIB
"Gokil, padahal dari luar kelihatan reyot banget," kata netizen.
internet | 13:18 WIB
Calvin Kizana akan fokus memperkuat kemitraan lokal WhatsApp di Indonesia dan memperluas penggunaan WhatsApp Business Platform.
internet | 11:41 WIB
Netizen ini rupanya terkejut melihat HP seorang bapak yang berada tepat di belakang Gibran Rakabuming.
internet | 08:51 WIB
Elon Musk siapkan perubahan lagi pada centang biru di Twitter.
internet | 17:43 WIB
"Desainnya timeless banget," kata netizen.
internet | 16:01 WIB
Google juga mencatat kalau pencarian kata Gempa berkaitan dengan kota-kota seperti Cianjur, Karang Tengah, Cisarua, dan Sukaluyu dalam sepekan terakhir di Indonesia.
internet | 13:25 WIB
"Ternyata Ronaldo dulu rajin ngaji ya," canda netizen.
internet | 10:21 WIB
"Pengen punya cewek Korea. Cantik nggak ada obat," kata netizen lain.
internet | 09:10 WIB
Foto bapak-bapak yang sedang nongkrong di angkringan ini menjadi viral di Twitter, berbagai komentar lalu ditinggalkan oleh netizen.
internet | 11:03 WIB
Disney Winnie The Pooh Tube TV berukuran 14 inci yang rilis di tahun 2005 ini rupanya dijual dengan harga fantastis mencapai Rp 10,9 jutaan.
internet | 08:52 WIB
Tampilkan lebih banyak