Ini Alasan Lain Facebook Sembunyikan Like di Instagram

Facebook memiliki motivasi lain dari kebijakan menyembunyikan like di Instagram.


Posted: Senin, 09 Desember 2019 | 13:00 WIB
Ini Alasan Lain Facebook Sembunyikan Like di Instagram

Ini Alasan Lain Facebook Sembunyikan Like di Instagram

hitekno.com - Platform sosial media berbagi foto, Instagram mulai menyembunyikan jumlah like di postingannya untuk sejumlah pengguna.

Penyembunyian like ini masih dalam tahap uji coba. Dan baru beberapa pengguna melaporkan mereka tidak bisa melihat like di postingan.

Namun ternyata Facebook memiliki motivasi lain dari kebijakan menyembunyikan like pada postingan pengguna selain mengurangi upaya intimidasi pada aplikasi yang populer ini.

Dilansir dari laman CNBC, sebuah hipotesis di dalam perusahaan bahwa menyembunyikan jumlah suka akan meningkatkan jumlah postingan yang dibuat orang ke platform dan membuat mereka mereka merasa kurang sadar diri.

Hipotesis strategi internal tersebut dikatakan karyawan anonim Instagram.

Ilustrasi Instagram. (Unsplash/ NeONBRAND)
Ilustrasi Instagram. (Unsplash/ NeONBRAND)

Semakin banyak unggahan berarti pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di Instagram dan dapat menumbuhkan perusahaan untuk menampilkan iklan lebih banyak.

Instagram sendiri merupakan platform paling penting di Facebook dan bagian penting dari masa depan.

Media sosial ini merupakan aplikasi paling populer di kalangan remaja dan memiliki lebih dari 1 miliar pengguna bulanan.

Kebijakan menghilangkan jumlah like di Instagram ini juga dirasakan sebagian pengguna Instagram di Indonesia.

Para pengguna yang mendapatkan berbaruan ini akan menerima sebuah pop-up pemberitahuan "perubahan pada bagimana pengguna melihat suka (likes)".

Baca Juga: SEA Games 2019: Kalah dari Filipina, Indonesia Raih Perak Mobile Legends

Angka jumlah like ini tidak sepenuhnya hilang, melainkan diubah menjadi private. Hanya pemilik akun yang mempostinkan yang bisa melihatnya.

Sebelum Indonesia, perubahan ini sudah hadir ke beberapa negara. Yakni Amerika Serikat, Australia, Brazil, Kanada, Irlandia, Italia, Jepang, dan Selandia Baru.

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

DTI Series 2026 resmi dibuka di JICC, Senayan, menandai dimulainya rangkaian konferensi dan pameran teknologi digital te...

internet | 18:28 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB