Tak Mangkir, Kimi Hime Akui Email dari Kominfo Masuk Spam

Kimi Hime bercerita setelah mengetahui mendapatkan undangan tersebut, ia langsung mengirimkannya ke kuasa hukumnya.

Dinar Surya Oktarini

Posted: Jum'at, 02 Agustus 2019 | 20:30 WIB
Ilustrasi Kimi Hime. (Instagram/ Kimi.hime)

Ilustrasi Kimi Hime. (Instagram/ Kimi.hime)

Hitekno.com - YouTuber Gaming Kimi Hime, Jumat (2/8/2019) menggelar press conference terkait video di channel YouTube-nya yang dipermasalahkan oleh pihak Menkominfo

Sebelumnya, pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara dengan Kimi Hime direncanakan berlangsung hari ini, Jumat (2/8/2019).

Namun sayangnya, pertemuan antara Menkominfo dengan youtuber kondang ini batal dilaksanakan.

Dilansir dari Suara.com, menurut Plt. Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, pertemuan tersebut batal digelar karena pihaknya menilai bahwa Kimi Hime sudah melakukan hal-hal yang dianjurkan oleh Kominfo.

Dalam press conference-nya Kimi Hime mengaku bahwa dirinya bukannya mangkir dari undangan dari Kominfo yang ditujukan pada dirinya, tapi Kimi Hime mengaku email dari Kominfo masuk di hari yang sama dengan hebohnya berita Kimi Hime mencuat.

 press conference Kimi Hime. (Live Facebook  press conference Kimi Hime)
press conference Kimi Hime. (Live Facebook press conference Kimi Hime)

''Bukannya mangkir, tapi saat itu saya baru menerima email tersebut. Setelah dicari-cari undangan tersebut sudah ada sejak tanggal 22 Juli 2019 tapi masuknya ke Spam.'' jelas Kimi Hime. 

Kimi Hime bercerita setelah mengetahui mendapatkan undangan tersebut, ia langsung mengirimkannya ke kuasa hukumnya.

Dalam press conference, Kimi Hime yang didampingi penguasa hukumnya menegaskan bahwa kominfo bukan memangil Kimi Hime tetapi undangan pembinaan terkait konten.

''Email Kominfo bukan panggilan tapi bersifat undangan'' tegas kuasa hukum Kimi Hime, Irfan Akhyari

Baca Juga: Gempa Banten, BMKG Rilis Daftar Wilayah yang Berpotensi Tsunami

Pihak Kimi Hime juga sangat terbuka dengan masukan dari Kominfo yang ditujukan pada kontennya.

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan te...

internet | 18:06 WIB

Rencana Pemerintah menerapkan teknologi pengenalan wajah (face recognition/FR) untuk registrasi kartu SIM mulai 2026 men...

internet | 17:49 WIB

Netflix mengumumkan kerja sama terbaru dan pertama kalinya dengan Dee Lestari....

internet | 11:35 WIB

Baik menggunakan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word atau Google Docs, maupun langsung melalui browser tanpa m...

internet | 23:19 WIB