Internet

Merasa Ditipu Saat Belanja Online, Netizen Ini Ngamuk di Facebook

Protesnya di Facebook mendapatkan perhatian dari manajemen tertinggi situs belanja online tersebut.

Dinar Surya Oktarini

Ilustrasi marah. (pixabay/Robin Higgins)
Ilustrasi marah. (pixabay/Robin Higgins)

Hitekno.com - Salah satu pengguna Facebook beberapa waktu lalu mengunggah rasa ketidakpuasaannya saat berbelanja di salah satu situs online.

Netizen yang diketahui bernama Howard Toh ini mengunggah dugaanya yang telah ditipu oleh situs belanja online tersebut karena ia menerima barang yang tak sesuai dengan pesanannya dan gagal mendapatkan pengembalian uang untuk barang yang salah kirim.

Menurut unggahannya, ia membeli tiga set keyboard nirkabel lipat, namun barang yang sampai padanya sama sekali tidak sesuai dengan yang ia harapkan.

Ditipu situs belanja online. (Facebook. Howard Toh)
Ditipu situs belanja online. (Facebook. Howard Toh)

 

Howard Toh malah mendaptkan dudukan kunci ponsel, benda yang biasanya ditempelkan di bagian belakang ponsel untuk pegangan atau sandaran ponsel yang lebih baik.

Sebagai bukti, Hoawrd Toh mengunggah foto paket yang ia terima dari situs belanja online tersebut beserta label pada amplop kecil yang tertulis bahwa di dalamnya tiga set keyboard dengan harga 42 dolar US.

Ditipu situs belanja online. (Facebook. Howard Toh)
Ditipu situs belanja online. (Facebook. Howard Toh)

 

Ia sama sekali tidak menerima barang yang sesuai dengan yang ia pesan dan parahnya lagi, ia hanya berhasil menerima pengembalian uang untuk dua barang yang dibelinya.

Pemilik situs jual beli tersebut mengarahkannya untuk mengembalikan dudukan kunci ponsel tersebut jika ingin mendapatkan sisa uangnya kembali.

Sejak diunggah di Facebook pribadinya, pengalaman Howard Toh ini disetujui oleh beberapa netizen yang juga pernah mendapatkan pengalaman buruk serupa dari situs jual beli online yang sama.

Setelah unggahannya viral dan telah dibagikan lebih dari 1.335 kali, akhirnya keluhan Howard Toh mendapatkan perhatian dari manajemen tertinggi situs belanja online tersebut. 

Ia menerima panggilan pribadi dari kepala eksekutif situs tersebut, menurut pembaruan pada unggahannya ia telah menerima pengembalian uangnya secara penuh.

Sementara produk keryboard nirkabel yang diduga penipuan dan mengecewakan pelanggan telah dihapus dari situs belanja online tersebut.

Berita Terkait