Waspada, Ditemukan Video Instruksi Bunuh Diri untuk Anak di YouTube

YouTube kecolongan, masih ditemukan video berbahaya.

Agung Pratnyawan
Selasa, 26 Februari 2019 | 20:30 WIB
YouTube FanFest 2018. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)

YouTube FanFest 2018. (HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini)

Hitekno.com - Video berbahaya bagi anak belum lama ini ditemukan di YouTube. Dalam video YouTube ini menampilkan instruksi bunuh diri untuk anak.

Dikutip dari The Washington Post, Dr Free Hess, seorang dokter spesialis anak sekaligus seorang ibu menemukan video berbahaya ini di YouTube.

Parahnya, ibu dari Florida, Amerika Serikat ini menemukan video tersebut bersamaan dalam video yang membahas game untuk anak-anak.

Baca Juga: Bersih-bersih, YouTube Hapus Lebih dari 400 Channel Karena Ini

Disebutkan, dalam video ini menampilkan pembahasan game anak-anak lalu diikuti dengan seorang pria memberikan instruksi untuk bunuh diri.

Dr Free Hess mengaku terkejut saat menemukan video instruksi bunuh diri untuk anak-anak ini di YouTube.

Ia juga menambahkan, kalau video berbahaya ini disebarkan seperti ke berbagai video seperti game Splatoon dari Nintendo yang populer di YouTube dan YouTube Kids.

Baca Juga: Ngeri, YouTuber Korea Selatan Ini Temukan Mayat saat Siaran Langsung

Dalam blognya, Dr Free Hess menuliskan tentang video-video berbahaya dan berupaya agaar video tersebut bisa dihapus dari YouTube.

Ilustrasi YouTube. (unsplash/Christian Wiediger)
Ilustrasi YouTube. (unsplash/Christian Wiediger)

Bahkan dalam salah satu video, ada seorang pria tiba-tiba muncul di tengah adegan sambil memegang pisau imajiner.

''Saya pikir video ini amat berbahaya untuk anak-anak,'' kata Dr Free Hess kepada The Washington Post, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga: Yuk Mari Hitung Pendapatan Atta Halilintar dari YouTube

''Saya pikir anak-anak menghadapi sebuah dunia baru dengan media sosial dan akses internet, semua ini mengubah cara mereka berkembang dan mengubah cara mereka tumbuh,'' ucapnya.

Pihak YouTube melalui juru bicara, Andrea Faville telah angkat bicara mengenai temuan video instruksi bunuh diri untuk anak-anak ini.

''Kami bekerja untuk memastikan kalau video tersebut tidak mendorong perilaku berbahaya dan kami memiliki kebijakan ketat yang melarang video yang mempromosikan cara menyakiti diri sendiri,'' tulis Andrea Faville dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Gokil, YouTuber 73 Tahun Ini Memasak Porsi Besar untuk Anak Yatim

Juru bicara ini juga menambahkan kalau YouTube bergantung pada pengguna yang melaporkan dan teknologi pendeteksi konten-konten berbahaya seperti ini.

YouTube juga mengklaim kalau telah menghapus jutaan video dan channel yang melanggar kebijakan ketat mereka. Dan penghapusan ini dilakukan sebelum video tersebut mendapatkan banyak penonton.

Namun dengan ditemukannya video instruksi bunuh diri untuk anak ini mengindikasikan masih adanya video berbahaya yang luput dari pemantauan YouTube.

Berita Terkait
TERKINI

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB

Pinhome mengumumkan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pengadaan proteksi keselamatan kerja bagi seluruh Rekan...

internet | 09:56 WIB

Didukung Kominfo dan universitas-universitas setempat, kampanye ini bertujuan mengeksplorasi lanskap AI dan mendiskusika...

internet | 11:44 WIB

Di 14 kota, ribuan driver Grab bersama keluarga nonton bareng film Srimulat: Hidup Memang Komedi...

internet | 08:56 WIB

Mengakses konten Premier League melalui situs web atau perangkat streaming tidak resmi akan membuat diri mereka rentan t...

internet | 08:46 WIB

Dell Technologies menyoroti tren-tren baru yang akan membentuk industri teknologi pada tahun 2024 dan di masa depan....

internet | 12:06 WIB

Meningkatkan sistem keamanan menjadi langkah yang baik, tetapi upaya tersebut hanya menjangkau permukaan penyalahgunaan ...

internet | 07:24 WIB

Di tengah tingginya frekuensi insiden keamanan siber di Indonesia, hanya 53 persen yang siap untuk mencegah insiden ters...

internet | 07:25 WIB

Berikut adalah beberapa kata kunci yang perlu kita pahami, agar kita dapat lebih mengenali istilah AI....

internet | 09:45 WIB

Nokia Bell Labs mendemonstrasikan teknologi proof-of-concept ini untuk pertama kalinya....

internet | 08:53 WIB

Pasar generatif AI dan cloud di Indonesia diprediksi terus tumbuh....

internet | 14:44 WIB

Studi global terbaru dari Dell Technologiesmengungkap pentingnya inovasi bagi perusahaan....

internet | 15:57 WIB

Sepeda motor dengan Karburator masih diburu, terutama untuk modifikasi....

internet | 22:01 WIB

Gojek meluncurkan jaket dengan desain baru bagi mitra driver tepat di Hari Pahlawan, 10 November 2023....

internet | 22:43 WIB
Tampilkan lebih banyak