Internet

Viral di Twitter, Kisah Kekerasan dalam Hubungan Kekasih

Unggahan pertama, terlihat foto perempuan dengan mata yang lebam yang ia dapatkan dari cekcok dengan kekasihnya.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

twitter.com/diajengLrst
twitter.com/diajengLrst

Hitekno.com - Pada Senin (09/07), akun Twitter @DiajengLrst mengunggah kisah kekerasan dalam hubungan. Kisah yang diunggah di Twitter ini sukses membuat geram netizen.

Pasalnya, dalam cuitan tersebut pemilik akun dengan nama Ayas ini mengunggah sebuah kisah kekerasan dalam hubungan yang ia ambil dari Instagram seorang netizen.

Ayas membagikan kisah ini dengan cuitan agar para korban yang pernah mengalami kekerasan dalam hubungan, tidak terpancing dengan kisah ini.

Ia berharap agar kisah netizen ini menjadi pelajaran bagi kita semua dalam memilih pasangan.

Dalam cuitannya, Ayas berbagi dua screenshot yang ia dapatkan dari kolom Highlight Instagram milik netizen ini dengan judul "Reminder!!".

Unggahan pertama, terlihat foto perempuan dengan mata yang lebam yang ia dapatkan dari cekcok dengan kekasihnya.

"Makasi banyak banyak banyak buat yg udah doain :( Huaaa banjir doa bgtt :( Mataku udah bisa melek dong!" tulisnya beserta foto tersebut.

Ayas yang menanggapi pertanyaan pengikutnya di Twitter mengenai kronologi kejadian, mencoba untuk mengkonfirmasi.

twitter.com/diajengLrst
twitter.com/diajengLrst

Menurutnya, kedua pasangan ini terlibat pertengkaran melalu aplikasi pesan singkat yang lalu membuat keduanya memutuskan untuk bertemu.

Saat bertemu, si cowok yang makin emosi karena membaca chat keduanya, langsung menendang pacarnya ini dan menonjoknya,

Kejadian yang terjadi di lantai dua sebuah ruko tempat si cowok membuka usahanya ini langsung dilerai oleh salah satu karyawannya.

Kesempatan ini dipakai si cewek untuk melarikan diri, pulang ke rumahnya.

Tidak lama kemudian, cowok ini datang ke rumah si cewek untuk meminta maaf kepadanya dan orang tuanya.

Setelah minta maaf, cowok tersebut lalu mengantarkan kekasihnya ini ke Rumah Sakit dan membayar semua pengobatan.

Dalam unggahan kedua dari cuitan Ayas, si cewek yang mendapat banyak saran untuk melaporkan kejadian ini ke polisi, memilih untuk memaafkan kekasihnya dan tidak melaporkan kejadian ini.

"gue gabisa ngelaporin karna gue masih punya hati." tulisnya.

Menurutnya, kekasihnya ini masih mahasiswa, memiliki usaha bisnis yang sedang dirintis, dan yang paling penting masih punya orang tua, sehingga ia memutuskan untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum.

"Gue ga marah balik ke dia, sumpah. Gue cuma iklas, sabar." tulisnya lagi.

Ia berharap dari kejadian ini, ia bisa menjadi lebih dewasa dan hati-hati dalam memilih pasangan.

Selain itu, ia juga berharap agar si kekasih juga bisa lebih dewasa dan bisa memperlakukan perempuan dengan baik.

Saat artikel ini dibuat, kisah milik si cewek ini sudah ia hapus, padahal sebelumnya kisahnya ini ia bagikan di kolom Highlight Instagram miliknya.

twitter.com/diajengLrst
twitter.com/diajengLrst

Alasannya menghapus unggahannya itu karena ia tidak ingin mengingat kejadian tersebut lagi.

Cuitan @DiajengLrst ini sudah mendapat lebih dari 700 retweets dan lebih dari 100 balasan.

Netizen yang geram juga meninggalkan berbagai komentar di cuitan milik Ayas ini.

"Tapi kalo udah separah itu. Lebih baik bikin BAP sih. Udah ga bisa ditolerir itu mah. Terlepas si pelaku mahasiswa dan baru mulai bisnis ya. Manners maketh man. Just my opinion." tulis pemilik akun @ayuyayuyayuya.

"Gw ketika lagi becanda sesekali suka gigit gemes sama pasangan, itu pun langsung minta maaf dan cium2in tempat yg digigit biar dianya gak ngambek, gak abis pikir ada satu cowok diluar sana yg mampu melakukan sejauh itu ke seseorang yg katanya spesial baginya :((" tulis @pakainamapena.

"Orang tuanya ngurus dari kecil, ngasih semua yang terbaik, dia mukulin anak orang sampe babak belur gini seenaknya. Gimana coba perasaannya" tulis akun @Sulistyoshinta.

twitter.com/diajengLrst
twitter.com/diajengLrst

Semoga kisah yang viral di Twitter ini menjadi pelajaran untuk kita semua ya, dan tidak ada lagi kekerasan dalam hubungan.

Berita Terkait