Geek

7 Anime Shounen yang Tidak Ramah untuk Anak

Tidak semua anime jadi tontonan anak-anak, cek beberapa anime shounen ini.

Agung Pratnyawan

Attack on Titan. (fandom)
Attack on Titan. (fandom)

Hitekno.com - Meski berbentuk animasi yang terkesan ramah anak, namun ada setidak nya tujuh anime Shounen yang sebenarnya tidak terlalu ramah untuk anak-anak. Ketahui apa saja anime shounen yang tidak ramah untuk anak.

Anime Shounen  sendiri adalah tontonan yang ditujukan untuk penonton remaja pria. Namun jika diperhatikan lebih lanjut lebih cocok sebagai anime dewasa.

Ini bukan masalah ketelanjangan seperti yang dikhawatirkan sebagian besar orang tua selama ini. Namun soal kekerasan dan konsep cerita dewasa.

Beberapa anime Shounen dibuat dengan menampilkan beberapa kekerasan yang tidak terlalu cocok untuk anak-anak.

Beberapa adegan kekerasan tidak disensor karena memang itulah yang menjadi nilai jual dari anime Shounen tersebut. Bahkan beberapa lebih brutal dari anime dewasa.

Mengacu pada alasan ini, perlu kiranya orang tua mengawasi tontonan anime anak-anak mereka, sebab tidak semua animasi ramah untuk anak-anak.

Berikut ini tim Hitekno.com telah merangkum tujuh anime shounen yang tidak ramah untuk anak:

1. Attack on Titan

Attack on Titan Final Season. (Fandom)
Attack on Titan Final Season. (Fandom)

Attack on Titan yang memang tengah booming belakangan ini, dianggap sebagai anime action paling baik oleh penggemar.

Serial anime ini bisa dikatakan aksi fantasi gelap, diadaptasi dari manga asli yang terdiri lebih dari 30 volume di mana episode pertamanya dimulai tahun 2013.

Attack on Titan memiliki tema eksentrik titans menyerang manusia. Anime aksi tidak hanya diisi dengan adegan pertempuran yang kuat tetapi juga misteri.

Cerita berpusat pada seorang anak laki-laki bernama Eren Yeager dan anggota Survey Corps lainnya yang bertarung melawan makhluk raksasa yang aneh.

Kamu akan menemukan banyak kekerasan dan pertumpahan darah di anime ini. Attack on Titan sangat tidak dianjurkan untuk anak-anak.

2. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

Demon Slayer - Inosuke Hashibira. (fandom)
Demon Slayer - Inosuke Hashibira. (fandom)

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba  merupakan anime terbaru tahun 2019 yang kepopulerannya meroket berkat ceritanya yang menegangkan.

Kimetsu no Yaiba adalah serial anime yang berceritakan tentang seorang pemuda yang keluarganya habis dibantai oleh iblis dan merasuki adiknya.

Namun setelah adiknya sadar, pemuda dan adiknya tersebut mulai menjalani pekerjaan sebagai pemburu iblis.

Sesuai dengan alurnya, kamu juga akan menemukan banyak pembantaian berdarah di anime ini.

3. Dororo

Dororo. (IMDB)
Dororo. (IMDB)

Anime ini bercerita tentang anak terkutuk bernama Hyakkimaru. Sebenarnya anak tersebut hanya tumbal ayahnya.

Ayahnya yang seorang samurai ingin menyelamatkan desa dan membuatnya bersekutu dengan iblis. Tumbalnya adalah sang anak.

Putra sulungnya lahir dengan mengerikan tanpa mata, anggota badan, atau bahkan kulit. Ia lantas dibuang ke sungai namun ditemukan dan dirawat oleh seorang dukun.

Jika kamu adalah tipe orang tua yang tidak suka anaknya bertanya-tanya tentang iblis dan menirunya karena terlihat kuat, maka jangan biarkan anak kamu menonton Dororo.

4. Nanatsu no Taizai

The Seven Deadly Sins / Nanatsu no Taizai - Elizabeth Liones dan Meliodas. (fandom)
The Seven Deadly Sins / Nanatsu no Taizai - Elizabeth Liones dan Meliodas. (fandom)

Nanatsu no Taizai ini dikenal sebagai salah satu anime paling brutal yang pernah ada. Oleh sebab itu, bukan ide yang baik jika anak-anak menontonnya.

Dikisahkan terdapat 7 dosa besar yang menjadi buronan kerajaan britania, salah satu diantaranya adalah Meliodas yang juga menjadi ketua dari kelompok tersebut.

Pada saat itu, pandangan masyarakat britania terhadap kelompok nanatsu no taizai tidak lebih dari kebencian.

Sesuai dengan perkenalannya, hanya akan ada pembantaian demi pembantaian yang terjadi di anime ini.

Lebih tidak layak tonton lagi, kita sering diperlihatkan adegan nakal Melodias kepada Elizabeth.

5. Tokyo Revengers

Anime Tokyo Revengers. (Muse Indonesia)
Anime Tokyo Revengers. (Muse Indonesia)

Tokyo Revengers adalah anime fantasi yang kedatangannya juga cukup ditunggu-tunggu oleh Otaku.

Film yang satu ini menceritakan seorang pemuda berusia 26 tahun bernama Hanagaki Takemichi yang nolep.

Akan tetapi, hal menakjubkan terjadi, di mana si tokoh utama tiba-tiba kembali ke kehidupannya di masa SMP. Itu adalah periode paling bahagia dalam hidupnya.

Dengan tekad yang kuat, Hamagaki Takemichi ingin mengubah alur hidupnya agar menjadi lebih baik ketika dewasa.

Jika anak kamu nekat melihat anime ini, maka dampingi dan beri pengertian yang memadai untuknya.

6. Death Note

Death Note. (IMDB)
Death Note. (IMDB)

Akan tetapi, nasibnya berubah saat ia menemukan sebuah buku catatan aneh tergeletak di tanah. Dia segera menemukan bahwa buku catatan itu memiliki kekuatan magis.

Jika nama seseorang tertulis di atasnya sementara penulis membayangkan wajah orang itu, dia akan mati.

Mabuk dengan kekuatan barunya yang seperti dewa, Light membunuh orang-orang yang dianggap tidak layak hidup.

Tetapi seorang detektif misterius yang hanya dikenal sebagai L (Ken'ichi Matsuyama) bertekad untuk menghentikan kebiasaannya yang tidak baik itu.

Anime ini memiliki akibat yang buruk untuk anak jika dibiarkan menonton tanpa pendampingan.

7. Hunter x Hunter

Hunter x Hunter - Killua Zoldyck dan Gon melawan Knuckle. (fandom)
Hunter x Hunter - Killua Zoldyck dan Gon melawan Knuckle. (fandom)

Sesuai dengan judulnya, manga ini menceritakan tentang petualangan para hunter menjelajahi dunia.

Dalam anime ini, Hunter tak lain adalah sebutan untuk para pemburu harta karun. Petualangan mencari harta karun dalam seri manga ini bukanlah petualangan biasa.

Kamu akan menemukan berbagai kejadian ekstrem, baik pengkhianatan hingga pembunuhan di anime ini.

Itulah tujuh anime shounen yang tidak ramah untuk anak. Meski genrenya ditujukan untuk dewasa, isinya malah lebih ke adnime dewasa.

Kontributor: Damai Lestari

Berita Terkait