Zeys Buka Suara, Ini Penyebab Timnas MLBB Men Gagal di SEA Games 2023

Timnas MLBB Men meraih rekor terburuk di SEA Games, Zeys langsung meminta maaf.

Rezza Dwi Rachmanta

Posted: Senin, 22 Mei 2023 | 19:16 WIB
Zeys jadi pelatih Timnas Mobile Legends di SEA Games 2023. (Instagram/ @garudaku.esi)

Zeys jadi pelatih Timnas Mobile Legends di SEA Games 2023. (Instagram/ @garudaku.esi)

Hitekno.com - Timnas Mobile Legends Men gagal meraih medali di ajang SEA Games 2023. Sang pelatih, Bjorn Ong alias Zeys akhirnya buka suara dalam menanggapi kekalahan Timnas MLBB Men.

Sebagai informasi, Timnas MLBB Men pulang lebih awal setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Indonesia berada di Grup B bersama dengan Kamboja, Myanmar, dan Singapura. Sementara Grup A terdiri dari Filipina, Vietnam, Malaysia, Laos, dan Timor Leste.

Baca Juga: Penyesuaian 4 Item di Patch 1.7.82 Mobile Legends: Fighter Untung, MM Diperlemah

Secara mengejutkan, Timnas MLBB Indonesia kalah dari Kamboja dan Myanmar.

Padahal dalam dua edisi SEA Games sebelumnya (SEA Games 2019 dan 2021), Timnas MLBB selalu mampu menembus Grand Final.

Zeys saat di Empedtalk. (YouTube/ Jonathan Liandi)
Zeys saat di Empedtalk. (YouTube/ Jonathan Liandi)

Mereka diharapkan dapat ke babak puncak dan mengakhiri dominasi Filipina. Sayang, Sanz dkk justru pulang lebih awal di fase grup.

Baca Juga: 5 Hero Counter Estes Terbaik di Mobile Legends, Hentikan Healingnya

Dilihat dari track record sebelumnya, Timnas MLBB mencatatkan rekor terburuk dalam sejarah SEA Games.

Zeys baru-baru ini hadir di acara Empedtalk milik Emperor (Jonathan Liandi). Ia mengungkap beberapa poin penting mengapa Timnas MLBB Men gagal meraih medali.

Pertama-tama, ia merasa bertanggung jawab karena dirinya mengemban posisi pelatih kepala atau head coach.

Baca Juga: Hasil Pertandingan SEA Games 2023 MLBB Men: Filipina Dapat Emas, Malaysia "Gantikan" Indonesia

"Sebagai head coach saya harus tanggung jawab. Kita kalah, poin penting, ya, salah gue lah. Dalam waktu itu nggak bisa bikin tim yang jadi dan memang salah gue. Pertama gue mau bilang sorry dulu kepada fans Indonesia dan orang yang percaya sama gue. Sorry guys, gue minta maaf," ungkap Zeys dikutip dari channel YouTube Jonathan Liandi.

Zeys turut mengungkap beberapa kendala yaitu persiapan yang mepet, komunikasi antar pemain, hingga tekanan pada BO1.

Mantan pelatih EVOS ini merasa bahwa persiapan 2,5 minggu untuk menyatukan beberapa pemain dari tim yang berbeda sangat kurang.

Pelatih juga terbatas dalam memberikan koordinasi saat game sedang berlangsung. Sistem di SEA Games Kamboja mempunyai keterbatasan terkait mic check.

Hal itu berbeda dibanding sistem di MPL, MSC, hingga M Series.

"Pas kita tanding pun kita tak tahu mic check gimana mereka (pemain) dalam kondisi apa, mereka bahas apa. Kita nggak tahu," kata Zeys.

Tekanan BO1 juga memberikan tantangan berbeda. Zeys berpendapat bahwa BO1 mirip "koin flip".

Ini bisa dibuktikan ketika Filipina kalah 0 vs 1 atas Malaysia di fase Grup (BO1). Meski begitu, mereka mampu menggilas Malaysia di Grand Final saat memakai sistem BO5.

Terkait 3 roamer, Zeys sebenarnya mengakui bahwa Kiboy di atas rata-rata dari segi mekanik hingga hero pool.

Namun, ia harus menyesuaikan formasi sehingga Dreams akhirnya terpilih.

Selain tiga hal tersebut, Zeys mengaku bahwa lawan memberikan gameplay yang cukup mengejutkan sehingga Timnas MLBB gagal dapat medali di SEA Games 2023.

Berita Terkait
Berita Terkini

ada 12 Juli 2024, fase baru dari event spesial anniversary ke-3 "Where the Heart Belongs" akan dirilis Tears of Themis....

games | 10:38 WIB

Berhadiah hingga 3.000 dolar AS dan trofi, cek kompetisi fan art dari Zenless Zone Zero....

games | 10:30 WIB

Beragam game meramaikan Crunchyroll Game Vault....

games | 10:37 WIB

Zenless Zone Zero, game action RPG terbaru HoYoverse dengan 40 juta pra-registrasi global....

games | 11:28 WIB

Tidak hanya dengan DJ Tiesto, Zenless Zone Zero juga berkolaborasi dengan duo DJ Lucas & Steve....

games | 11:42 WIB