Games

Ramai Perseteruan RRQ dan EVOS Usai El Clasico MPL Season 10, Xin: Kalah ya Harus Terima

Xin pun meminta agar RRQ Hoshi maupun EVOS Legends untuk tidak saling minta respect satu dengan yang lain.

Amelia Prisilia

RRQ Xin di Empetalk. (youtube/Jonathan Liandi)
RRQ Xin di Empetalk. (youtube/Jonathan Liandi)

Hitekno.com - Pertemuan perdana antara RRQ Hoshi dan EVOS Legends di MPL Season 10 menimbulkan perang dingin antar fans dari kedua tim Mobile Legends ini. Terkait hal ini, Xin lalu ikut angkat bicara.

Dalam live streaming di channel YouTube miliknya, Xin meminta agar fans antar masing-masing tim tidak saling berdebat terkait match yang telah berlalu.

Dirinya pun meminta agar RRQ Hoshi maupun EVOS Legends untuk tidak saling minta respect satu dengan yang lain. Pasalnya, menurut Xin kedua tim memiliki kebiasaan yang sama saat sedang menang maupun kalah.

"Sudah resiko guys, kalau kalah ya harus terima, jangan minta-minta respect, nggak usah. Kalian juga kalau EVOS kalah, kata-katain EVOS kan? Jadi ya udah" ungkap Xin.

Sebelumnya, usai mengalahkan RRQ Hoshi dengan poin 2-1 tanpa balas di week 3 MPL Season 10, EVOS Legends justru menuai hujatan hingga kemudian akun Instagram 4 player tim tersebut menghilang.

RRQ Hoshi di MPL Season 10. (instagram/MPL Indonesia)
RRQ Hoshi di MPL Season 10. (instagram/MPL Indonesia)

Menyusul kemudian statement dari CEO RRQ yang meminta agar hashtag VIVAROAR yang selama ini identik dengan RRQ Hoshi dan EVOS Legends untuk dihilangkan.

"Sampai kapan kita dihina terus pak? Iya ban**e, tidak ada lagi VIVAROAR, saya nggak mau ada VIVAROAR lagi," ungkap CEO RRQ tersebut dalam penggalan video yang beredar.

Pernyataan dari CEO RRQ ini langsung menuai berbagai reaksi termasuk dari VP of EVOS Performance, Aldean Tegar yang menerima keputusan Andrian Pauline untuk menghilangkan hashtag VIVAROAR.

Berita Terkait