Games

Steam dan Epic Games Store Kena Blokir, Netizen Murka ke Kominfo

Tak hanya gamer, netizen ramai mengetahui pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo.

Agung Pratnyawan

Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta. [Suara.com/Dicky Prastya]
Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta. [Suara.com/Dicky Prastya]

Hitekno.com - Kelanjutan dari penerapan aturan Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE lingkup privat, Kominfo mulai memblokir beberapa layanan. Termasuk di dalamnya ada Steam dan Epic Game Store yang kena dampaknya.

Hari ini, Sabtu (30/7/2022) pagi layanan Steam dan Epic Games Store dilaporkan mulai tidak bisa diakses dari Indonesia. Hal ini sontak membuat para gamer ramai protes ke Kominfo.

Tidak hanya gamer yang murka ke Kominfo, namun netizen pun ikut ramai. Terlihat dari trending topik Twitter pagi ini, ramai kata kunci Epic Games dan hashtag #blokirkominfo.

Menurut komplain netizen di media sosial Twitter, PayPal dan sejumlah layanan lain juga kena banned Kominfo. Hal ini memicu keramaian hingga trending topik Twitter.

Tidak hanya gamer dan netizen, akun Twitter ternama pun ikut mengangkat topik pemblokiran beberapa situs karena aturan PSE lingkup privat oleh Kominfo tersebut.

Analis industri game, Daniel Ahmad ikut mengabarkan soal pemblokiran Steam, Epic Games, PayPal dan layanan lainnya. Dalam laporan sebelumnya, ia menyebut tindakan ini berdampak pada industri game.

Kris Antoni, founder Toge Productions pun ikut mengabarkan soal pemblokiran tersebut.

"As of today, Indonesian government has started blocking access to @Steam, @EpicGames, @Paypal, and other internet services that failed to register into their “Electronic Services Operator” registry before 29 July 2022" tulis Kris Antoni.

Makin ramai lagi, akun Twitter Team Secret, team Esports ikut menyampaikan kabar Steam dan Epic Games kena blokir di Indonesia.

Team Secret kabarkan Indonesia blokir Steam, Epic Games dan PayPal. (Twitter)
Team Secret kabarkan Indonesia blokir Steam, Epic Games dan PayPal. (Twitter)

Protes netizen pada pemblokirkan Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo:

Tanggapan Netizen pada pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo. (Twitter)
Tanggapan Netizen pada pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo. (Twitter)

Emosi netizen:

Tanggapan Netizen pada pemblokiran PayPal oleh Kominfo. (Twitter)
Tanggapan Netizen pada pemblokiran PayPal oleh Kominfo. (Twitter)

SIndiran netizen pada Kominfo:

Tanggapan Netizen pada pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo. (Twitter)
Tanggapan Netizen pada pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo. (Twitter)

Tanggapan netizen pada pemblokiran oleh Kominfo:

Tanggapan Netizen pada pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo. (Twitter)
Tanggapan Netizen pada pemblokiran Steam dan Epic Games Store oleh Kominfo. (Twitter)

Tak berhenti di situ, akun media sosial Kominfo juga mendapatkan serbuan netizen terkait pemblokiran ini. Nampak dalam pantauan HiTekno.com, kolom komentar postingan Instagram Kominfo dibanjiri protes netizen.

Begitu juga akun Twitter Kemkominfo ramai mendapatkan mention soal protes pemblokiran tersebut.

Dari pantauan HiTekno.com, Steam dan Epic Games Store tidak bisa diakses baik melalui aplikasi maupun situsnya. Melalui operator seluler maupun jaringan internet kabel, tidak bisa mengakses layanan tersebut.

Berita Terkait