Games

Sony Genjot Produksi PS4, Imbas Semakin Langkanya PS5

Kelangkaan PS5 masih akan terjadi di tahun 2022.

Rezza Dwi Rachmanta

PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)
PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)

Hitekno.com - Krisis chip yang melanda pasar global, berefek domino pada kelangkaan PS5. Laporan terbaru menyatakan bahwa Sony masih akan meneruskan produksi konsol PS4, sebagai imbas semakin terbatasnya produksi PS5.

Perusahaan sudah mengatakan kepada mitra perakitan bahwa mereka bakal terus memproduksi konsol sebelumnya sepanjang tahun 2022. Perlu diketahui, Sony tidak pernah secara resmi mengumumkan kapan akan berhenti membuat PS4.

Terdapat sumber yang mengklaim rencana perusahaan terkait penghentian perakitan di akhir tahun 2021. Meski begitu, rencananya langsung pudar setelah konsol terbaru mereka memiliki kendala terkait jumlah produksi.

"Strategi tersebut akan menambah sekitar satu juta unit PS4 di tahun ini untuk mengimbangi beberapa tekanan pada produksi PS5. Angka akan disesuaikan dalam menanggapi permintaan. Konsol sebelumnya menggunakan chip yang kurang canggih, lebih sederhana untuk dibuat dan memberikan alternatif yang ramah anggaran untuk PS5," kata salah seorang sumber industri kepada Bloomberg.

Sumber yang sama juga menjelaskan bahwa peningkatan produksi dengan menambahkan PS4 yang lebih murah bakal memberi Sony lebih banyak kelonggaran saat bernegoisasi dengan mitra manufaktur.

PS4/playstation.com
PS4. (Playstation.com)

Dikutip dari NDTV, PS4 termasuk salah satu konsol terlaris Sony di mana penjualannya telah menembus 116 juta unit. Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, Sony mampu menjual 10 juta unit PS5 hingga Juli 2021.

Perusahaan kemudian mengumumkan pada Oktober 2021 bahwa penjualan PS5 telah menembus 13,4 juta unit. Petinggi Sony sebenarnya sudah pernah menjelaskan mengenai potensi kelangkaan PS5 pada kuartal kedua 2021.

PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)
PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)

Direktur Finansial Sony, Hiroki Totoki, saat itu mengungkap bahwa permintaan PS5 terlampau besar, meski mereka meningkatkan jumlah produksi.

"Saya melihat permintaan belum akan turun tahun ini (2021) dan bahkan jika kami bisa memperoleh cukup chipset dan memproduksi lebih banyak PS5 tahun depan (2022), pasokan kami belum bisa memenuhi permintaan pasar," kata Hiroki Totoki.

Ungkapan petinggi Sony itu menjadi kenyataan dan sepertinya semakin parah mengingat krisis chip di pasar global juga belum terselesaikan. Penggemar sepertinya harus lebih bersabar mengingat kelangkaan PS5 diprediksi masih berlanjut di tahun 2022.

Berita Terkait